Pengamat Kritik Kebijakan PSSI: Target 100 Besar, Tapi Absen di FIFA Matchday
Jum'at, 14 November 2025 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
“Ini sebenarnya bisa jadi ruang konsolidasi dan rekonsiliasi. Relasi federasi dan fans lagi panas, dan satu bulan ini adalah golden time yang disia-siakan,” tegas Bung Harpa.
Diketahui, untuk pertama kalinya dalam satu dekade, di luar masa sanksi FIFA 2015, Timnas Indonesia tidak memiliki agenda pertandingan pada periode 10–18 November 2025. PSSI menyebut absennya pelatih kepala serta fokus pada persiapan Timnas U-23 jelang SEA Games 2025 sebagai alasan utama.
Sejak pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert pada 16 Oktober lalu, federasi memang belum menunjuk nakhoda baru untuk Timnas Indonesia senior. Sebagai gantinya, Timnas Indonesia U-23 akan melakoni dua pertandingan uji coba melawan Mali U-23.
Dua laga tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada 15 dan 18 November 2025 mendatang. Dua pertandingan itu juga menjadi bagian dari persiapan Skuad Garuda untuk SEA Games yang digelar di Thailand pada Desember 2025 mendatang.
Diketahui, untuk pertama kalinya dalam satu dekade, di luar masa sanksi FIFA 2015, Timnas Indonesia tidak memiliki agenda pertandingan pada periode 10–18 November 2025. PSSI menyebut absennya pelatih kepala serta fokus pada persiapan Timnas U-23 jelang SEA Games 2025 sebagai alasan utama.
Sejak pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert pada 16 Oktober lalu, federasi memang belum menunjuk nakhoda baru untuk Timnas Indonesia senior. Sebagai gantinya, Timnas Indonesia U-23 akan melakoni dua pertandingan uji coba melawan Mali U-23.
Dua laga tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada 15 dan 18 November 2025 mendatang. Dua pertandingan itu juga menjadi bagian dari persiapan Skuad Garuda untuk SEA Games yang digelar di Thailand pada Desember 2025 mendatang.
(sto)
Lihat Juga :