Bangun Era Baru Ekosistem Olahraga, Kemenpora Dorong Sport Tourism dan Sport Industry Gerakkan Ekonomi Tanah Air

Sabtu, 15 November 2025 - 06:49 WIB
loading...
Bangun Era Baru Ekosistem...
Bangun Era Baru Ekosistem Olahraga, Kemenpora Dorong Sport Tourism dan Sport Industry Gerakkan Ekonomi Tanah Air
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora RI ) saat ini sedang fokus membangun ekosistem olahraga Indonesia menuju era baru, sebagai perwujudan dari Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di bawah komando Menpora Erick Thohir , Kemenpora kini tidak hanya bicara mengenai raihan prestasi, tetapi juga memaksimalkan kekuatan sport tourism atau wisata olahraga dan sport industri atau industri olahraga sebagai sumber pendapatan bagi negara, yang akan menggerakkan roda perekonomian dan mensejahterakan kehidupan masyarakat.

Demi menjadikan wisata olahraga dan industri olahraga sebagai sektor unggulan maka Kemenpora berkolaborasi dengan berbagai stakeholders. Tujuannya tentu menguatkan sektor ini sehingga berdampak langsung pada peningkatan lapangan kerja, pengembangan ekonomi kreatif, penguatan pembangunan infrastruktur, dan menjadi jalur diplomasi bangsa yang membuat nama Indonesia semakin mendunia.

Baca Juga: Expert Forum Industri Olahraga, Pemerintah Dorong Mandalika Jadi Kawasan Olahraga Unggulan

Ketika event olahraga terlebih berskala internasional digelar maka para pesertadan penikmat olahraga dari berbagai negara akan datang dengan beragam kebutuhan yang harus dipeenuhi mulai dari kebutuhan transportasi, akomodasi, dan fasilitas penunjang lainnya yang membuat UMKM bergeliat. Disinilah perputaran ekonomi itu terjadi.

Langkah strategis Kemenpora ini mendapat apresiasi dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif periode 2015-2019, Triawan Munaf. Pihaknya melihat potensi sport industry dan sport tourism sebagai kekuatan ekonomi baru.

“Di era saat ini, sport tourism bukan hanya menyajikan atraksi atau tontonan bagi para penikmat olahraga, tetapi juga berpotensi menghadirkan daya tarik wisata baru yang menonjolkan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal. Juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat dan membawa pemasukan bagi negara," ujarnya.

"Bayangkan bagaimana tanggapan dunia ketika kita berhasil menjadi tuan rumah dari sebuah ajang olahraga internasional. Sorotan mata dunia akan tertuju pada kebesaran negara kita. Semua wisatawan dari berbagai penjuru dunia ingin datang dan merasakan keramahan negara kita. Di situ pula lapangan pekerjaan terbuka dan sektor ekonomi kreatif berkembang. Kuncinya adalah kolaborasi, inovasi dan profesionalisme dalam mengelola potensi wisata olahraga yang kita miliki," urainya menambahkan.

“Pengembangan sport industry juga layak mendapatkan perhatian dan menjadi fokus utama negara kita, karena ini akan menumbuhkan sektor manufaktur perlengkapan olahraga, manajemen event, media dan berbagai jenis usaha berbasis kreativitas yang membuat eksosistem olahraga akan berjalan berkelanjutan," pungkas Triawan.

Apa yang disampaikan Triawan Munaf memang terbukti dengan kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah di tahun ke empat ajang olahraga kelas dunia, MotoGP 2025 Mandalika yang selesai digelar Oktober lalu. Kolaborasi yang solid antar lembaga membuat gema MotoGP menciptakan rekor baru yaitu tiket nonton MotoGP yang ludes terjual dan menghadirkan 140.324 penonton.

Perputaran uang senilai Rp 4,8 triliun juga menjadi bukti bahwa dengan pengelolaan maksimal, sport tourism bisa menjadi kunci peningkatan kondisi perekonomian masyarakat setempat.

Dirut InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan sekedar ajang olahraga otomotif berskala dunia, melainkan juga platform strategis mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke panggung global. Antusiasme publik terhadap ajang balap tahun ini terlihat dari tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100 persen, bahkan melebihi kapasitas yang tersedia.

Untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok. Tercatat sebanyak 44 penerbangan tambahan beroperasi, terdiri atas Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6). Kenaikan jumlah penerbangan ini menegaskan peran MotoGP sebagai penggerak utama mobilitas wisatawan sekaligus katalis pertumbuhan sektor pariwisata di NTB.

"Ini saya rasa momen yang bersejarah ya karena kita pecah telur, pecah rekor, 140 ribu pengunjung. Ini ada peningkatan 15 persen dari tahun sebelumnya. Kami lihat dari sisi bandara, hotel, pengunjung, dan UMKM, peningkatan tenaga kerja lokal ini luar biasa. Ajang ini juga membuktikan bahwa kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia dapat terintegrasi dalam pengalaman olahraga global, memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sportainment yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," ujar Maya Watono.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Taklimat Presiden, Semangat...
Taklimat Presiden, Semangat Sumpah Pemuda Energi Baru Prestasi Olahraga Indonesia di Tengah Konflik Global
Menpora Apresiasi Youth...
Menpora Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Jadi Ajang Pembinaan Bakat dan Pengembangan Sport Tourism
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Lantik Gustri...
Menpora Lantik Gustri Oktaviandi Jadi Dirut LPUK, Tekankan Pengelolaan Aset Secara Profesional
Kolaborasi Kemenpora...
Kolaborasi Kemenpora dan Nestle MILO Dorong Ekosistem Olahraga Indonesia
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Special Bola
Komentar Pertama Igor...
Liga Indonesia
Komentar Pertama Igor Tolic Usai Persib Bandung Kedatangan 3 Pemain Baru
Hasil Timnas Swiss vs...
Bola Dunia
Hasil Timnas Swiss vs Aljazair di 32 Besar Piala Dunia 2026: Menang 2-0, Rossocrociati Rebut Tiket 16 Besar!
Piala Dunia 2026 Jadi...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo, sang Adik Beri Sinyal Pensiun dari Timnas Portugal
Rekomendasi
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Berita Terkini
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Infografis
Jokowi Satukan Air dan...
Jokowi Satukan Air dan Tanah dari 34 Gubernur di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved