Jakarta Jadi Tuan Rumah Intercity Evergreen 2026, Gairah Basket Veteran
Selasa, 18 November 2025 - 14:00 WIB
loading...
Jakarta Jadi Tuan Rumah Intercity Evergreen 2026, Gairah Basket Veteran
A
A
A
DKI Jakarta kembali menjadi tuan rumah ajang basket veteran Intercity Evergreen 2026 yang memasuki edisi ke-18. Pada edisi 2025, ajang olahraga itu berlangsung di Bandung.
Penanggung jawab pelaksana Intercity Evergreen 2026 adalah Lexyndo Hakim yang ditunjuk oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Intercity Evergreen, Poa Seng Goeng dan Djohan Irwan. Hal itu setelah Lexyndo Hakim aktif dan ikut mengambil peran dalam 3 (tiga) edisi Intercity Evergreen diantaranya 2025 di Bandung, 2024 di Medan, dan 2023 di Solo.
“ Alhamdulillah tentu kalau dipercaya dan diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah, Insyaallah kita siap, apalagi di DKI Jakarta, animo basket tidak hanya usia dini, dan profesional, tentu pelaksanaan pertandingan antar veteran akan memberikan gairah tersendiri, prinsipnya kita siap, mohon doanya “ ujarnya.
“ Sehubungan dengan hal tersebut, dengan amanah yang diberikan, kami langsung membentuk LOC / panitia lokal, yang dipimpin oleh saudara Jandi Mukianto, sebagai Ketua Panitia / Ketua LOC, yang akan bersama-sama jajaran panitia LOC melaksanakan Intercity Evergreen Jakarta 2026 dengan sebaik-baiknya “, tambah Lexy.
Lexy yang dalam kepanitiaan LOC menjabat sebagai Ketua SC mengatakan dirinya telah mempercayakan kepanitiaan LOC Intercity Evergreen Jakarta 2026 kepada Jandi Mukianto sebagai Ketua LOC, M. Reza Anugrah sebagai Sekretaris LOC, dan Saudari Helga T. Abraham sebagai Bendahara LOC, yang tentunya akan dibantu oleh banyak kepanitiaan lainnya di bidang masing-masing.
“Selain kami sampaikan susunan kepanitiaan resmi (LOC), kami juga luncurkan logo resmi pelaksanaan Intercity Evergreen 2026, Bismillah, Salam Olahraga!”, katanya
Logo Intercity Evergreen Jakarta 2026 merepresentasikan semangat, persatuan, hiburan dan kebersamaan melalui satu wadah perhelatan turnamen basket veteran. Gambar obor, api memiliki simbol aspirasi, kegigihan, gairah dan tekad yang tidak pernah padam, yang mana secara halus mencerminkan Monas (monumen nasional) DKI Jakarta, yang bermakna DKI Jakarta adalah identitas Ibukota, kebanggan Nasional, tuan rumah.
Bola basket yang terpampang persis di bawah obor, api sebagai pondasi kerjasama tim, kebersamaan, semangat persatuan. Adanya ilustrasi bianglala dan cakrawala kota metropolitan, memiliki makna gerakan, siklus penyelenggaraan turnamen yang terus berputar, bergantian di tiap-tiap generasi, yang mana di tahun 2026 ini terlaksana di Ibukota Negara, kota global, metropolitan, DKI Jakarta.
Untuk Perisai yang hadir dalam logo mewujudkan kekuatan bagi seluruh pihak yang terlibat, disertai jiwa dan rasa sportivitas di setiap pertandingan yang terlaksana, baik didalam, dan diluar lapangan. Kombinasi warna orange dan hitam, menjadi identitas tersendiri untuk DKI Jakarta, dengan orange-nya, dan berbalut warna hitam, simbol elegansi, kuat, menjaga keseimbangan, optimisme dan energi.
Frasa ‘ Kembali ke 18UKOTA ‘ menjadi tema pelaksanaan Intercity Evergreen 2026 yang ke-18 di DKI Jakarta.
Penanggung jawab pelaksana Intercity Evergreen 2026 adalah Lexyndo Hakim yang ditunjuk oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Intercity Evergreen, Poa Seng Goeng dan Djohan Irwan. Hal itu setelah Lexyndo Hakim aktif dan ikut mengambil peran dalam 3 (tiga) edisi Intercity Evergreen diantaranya 2025 di Bandung, 2024 di Medan, dan 2023 di Solo.
“ Alhamdulillah tentu kalau dipercaya dan diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah, Insyaallah kita siap, apalagi di DKI Jakarta, animo basket tidak hanya usia dini, dan profesional, tentu pelaksanaan pertandingan antar veteran akan memberikan gairah tersendiri, prinsipnya kita siap, mohon doanya “ ujarnya.
“ Sehubungan dengan hal tersebut, dengan amanah yang diberikan, kami langsung membentuk LOC / panitia lokal, yang dipimpin oleh saudara Jandi Mukianto, sebagai Ketua Panitia / Ketua LOC, yang akan bersama-sama jajaran panitia LOC melaksanakan Intercity Evergreen Jakarta 2026 dengan sebaik-baiknya “, tambah Lexy.
Lexy yang dalam kepanitiaan LOC menjabat sebagai Ketua SC mengatakan dirinya telah mempercayakan kepanitiaan LOC Intercity Evergreen Jakarta 2026 kepada Jandi Mukianto sebagai Ketua LOC, M. Reza Anugrah sebagai Sekretaris LOC, dan Saudari Helga T. Abraham sebagai Bendahara LOC, yang tentunya akan dibantu oleh banyak kepanitiaan lainnya di bidang masing-masing.
“Selain kami sampaikan susunan kepanitiaan resmi (LOC), kami juga luncurkan logo resmi pelaksanaan Intercity Evergreen 2026, Bismillah, Salam Olahraga!”, katanya
Logo Intercity Evergreen Jakarta 2026 merepresentasikan semangat, persatuan, hiburan dan kebersamaan melalui satu wadah perhelatan turnamen basket veteran. Gambar obor, api memiliki simbol aspirasi, kegigihan, gairah dan tekad yang tidak pernah padam, yang mana secara halus mencerminkan Monas (monumen nasional) DKI Jakarta, yang bermakna DKI Jakarta adalah identitas Ibukota, kebanggan Nasional, tuan rumah.
Bola basket yang terpampang persis di bawah obor, api sebagai pondasi kerjasama tim, kebersamaan, semangat persatuan. Adanya ilustrasi bianglala dan cakrawala kota metropolitan, memiliki makna gerakan, siklus penyelenggaraan turnamen yang terus berputar, bergantian di tiap-tiap generasi, yang mana di tahun 2026 ini terlaksana di Ibukota Negara, kota global, metropolitan, DKI Jakarta.
Untuk Perisai yang hadir dalam logo mewujudkan kekuatan bagi seluruh pihak yang terlibat, disertai jiwa dan rasa sportivitas di setiap pertandingan yang terlaksana, baik didalam, dan diluar lapangan. Kombinasi warna orange dan hitam, menjadi identitas tersendiri untuk DKI Jakarta, dengan orange-nya, dan berbalut warna hitam, simbol elegansi, kuat, menjaga keseimbangan, optimisme dan energi.
Frasa ‘ Kembali ke 18UKOTA ‘ menjadi tema pelaksanaan Intercity Evergreen 2026 yang ke-18 di DKI Jakarta.
(sto)
Lihat Juga :