7 Pencetak Gol Terbanyak di Awal Musim Sejak Tahun 2000: Messi Tak Terbendung
Rabu, 19 November 2025 - 10:05 WIB
loading...
7 Pencetak Gol Terbanyak di Awal Musim Sejak Tahun 2000: Messi Tak Terbendung
A
A
A
Era sepak bola modern telah melahirkan para penyerang dengan kemampuan mencetak gol yang luar biasa. Namun jika bicara soal start paling produktif di awal musim sejak tahun 2000, grafik yang dirilis Transfermarkt menunjukkan satu nama yang masih sulit disaingi: Lionel Messi .
Musim 2011/12 menjadi salah satu puncak performa Messi. Dalam kurun waktu 1 Agustus hingga 18 November, ia mencatat 40 kontribusi gol, torehan yang tak mampu didekati pemain mana pun selama lebih dari dua dekade terakhir.
Cristiano Ronaldo menjadi pesaing terdekat. Pada musim 2013/14, ia mencatat 36 kontribusi gol, menempati posisi kedua dalam daftar. Sementara itu, fenomena baru sepak bola dunia, Erling Haaland, langsung masuk tiga besar lewat start brutal pada musim 2025/26 dengan 35 kontribusi gol.
Baca Juga: 10 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Argentina Favorit, Portugal Bawa Ambisi Besar
Dominasi Messi dan Ronaldo masih terlihat jelas, namun nama Haaland semakin menegaskan tempatnya di jajaran predator paling mengerikan dalam sepak bola modern.
Data ini menunjukkan bagaimana tren sepak bola terus berubah: pemain makin cepat panas di awal musim, jadwal makin padat, dan fokus klub pada efisiensi serangan semakin meningkat. Haaland, Lewandowski, hingga Mbappé menjadi bagian dari era baru para “mesin gol” yang produktivitasnya bisa menyaingi generasi sebelumnya.
Namun sejauh ini, catatan Messi di musim 2011/12 tetap menjadi standar tertinggi—rekor yang belum tersentuh selama lebih dari 13 tahun.
1. Lionel Messi (2011/2012) 40 gol
2. Ronaldo (2013/2014) 36 gol
3. Erling Haaland (2025/26) 35 gol
4. Robert Lewandowski (2012/13 dan 2015/16) – 34 Gol
5. Harry Kane (2023/24 & 2024/25) – 33 & 29 Gol
6. Pierre-Emerick Aubameyang (2015/16) – 32 Gol
7. Raheem Sterling (2019/20) – 30 Gol
Musim 2011/12 menjadi salah satu puncak performa Messi. Dalam kurun waktu 1 Agustus hingga 18 November, ia mencatat 40 kontribusi gol, torehan yang tak mampu didekati pemain mana pun selama lebih dari dua dekade terakhir.
Cristiano Ronaldo menjadi pesaing terdekat. Pada musim 2013/14, ia mencatat 36 kontribusi gol, menempati posisi kedua dalam daftar. Sementara itu, fenomena baru sepak bola dunia, Erling Haaland, langsung masuk tiga besar lewat start brutal pada musim 2025/26 dengan 35 kontribusi gol.
Baca Juga: 10 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Argentina Favorit, Portugal Bawa Ambisi Besar
Dominasi Messi dan Ronaldo masih terlihat jelas, namun nama Haaland semakin menegaskan tempatnya di jajaran predator paling mengerikan dalam sepak bola modern.
Data ini menunjukkan bagaimana tren sepak bola terus berubah: pemain makin cepat panas di awal musim, jadwal makin padat, dan fokus klub pada efisiensi serangan semakin meningkat. Haaland, Lewandowski, hingga Mbappé menjadi bagian dari era baru para “mesin gol” yang produktivitasnya bisa menyaingi generasi sebelumnya.
Namun sejauh ini, catatan Messi di musim 2011/12 tetap menjadi standar tertinggi—rekor yang belum tersentuh selama lebih dari 13 tahun.
1. Lionel Messi (2011/2012) 40 gol
2. Ronaldo (2013/2014) 36 gol
3. Erling Haaland (2025/26) 35 gol
4. Robert Lewandowski (2012/13 dan 2015/16) – 34 Gol
5. Harry Kane (2023/24 & 2024/25) – 33 & 29 Gol
6. Pierre-Emerick Aubameyang (2015/16) – 32 Gol
7. Raheem Sterling (2019/20) – 30 Gol
(sto)
Lihat Juga :