Ajang Gowes Maybank Cycling Series Il Festino 2025 Hadirkan Aksi Sosial hingga Mitigasi Bencana
Jum'at, 21 November 2025 - 14:24 WIB
loading...
Ajang Gowes Maybank Cycling Series Il Festino 2025 Hadirkan Aksi Sosial hingga Mitigasi Bencana. Foto: SINDOnews/Istimewa
A
A
A
Tren sport tourism dan gaya hidup sehat terus tumbuh di Indonesia. Menangkap minat tersebut, Maybank Indonesia menghadirkan rangkaian kegiatan sosial bertajuk “Gowes Ke-BIKE-an” dalam penyelenggaraan Maybank Cycling Series Il Festino 2025, yang akan berlangsung pada 30 November di Yogyakarta.
Ajang bersepeda berstandar internasional ini tidak hanya menawarkan tantangan fisik melalui dua kategori—Gran Fondo (137 kilometer) dan Medio Fondo (87 kilometer)—tetapi juga mengajak peserta berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan. Rute yang dilalui para pesepeda akan menampilkan lanskap khas Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu tujuan sport tourism terpopuler di Tanah Air.
Project Director Maybank Cycling Series Il Festino 2025, Widya Permana, mengatakan bahwa gelaran tahun ini berupaya memperkuat peran olahraga sebagai medium edukasi dan pemberdayaan.
“Kami ingin memperluas makna gaya hidup aktif agar tak berhenti pada aspek kesehatan, tetapi juga membawa dampak bagi lingkungan dan komunitas lokal,” ujarnya.
Melalui “Gowes Ke-BIKE-an”, Maybank Indonesia merancang sejumlah kegiatan sosial yang berfokus pada dampak terukur di wilayah Yogyakarta. Program tersebut mencakup:
• Pemberdayaan komunitas lokal.
Acara ini bekerja sama dengan pelaku UMKM untuk memastikan perputaran manfaat ekonomi selama penyelenggaraan. Selain itu, akan digelar Bike for Life Workshop bagi anak-anak dan remaja untuk mendorong gaya hidup sehat melalui bersepeda.
• Kelestarian lingkungan.
Panitia menyiapkan program Waste Management dan penanaman pohon guna menekan jejak karbon acara sekaligus meningkatkan kepedulian peserta dan warga sekitar terhadap isu lingkungan.
• Kesiapsiagaan bencana.
Melihat karakter geografis Yogyakarta, terutama Kabupaten Bantul, yang rentan gempa dan longsor, Maybank Indonesia mengadakan Disaster Management Program di sekolah-sekolah setempat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi risiko bencana.
Ajang ini telah disertifikasi oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), anggota Union Cycliste Internationale (UCI), sehingga menjadikannya salah satu kegiatan bersepeda dengan standar penyelenggaraan tinggi di Indonesia.
Widya menambahkan bahwa seluruh rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Maybank Group dalam strategi M25+. “Kami ingin kehadiran kami tidak hanya diukur dari layanan finansial, tetapi juga dari kontribusi berkelanjutan bagi banyak aspek kehidupan,” katanya.
Maybank Indonesia menyebut gelaran ini sebagai upaya menghadirkan pengalaman bersepeda kelas dunia yang sekaligus meninggalkan manfaat bagi masyarakat Yogyakarta dan generasi mendatang.
Ajang bersepeda berstandar internasional ini tidak hanya menawarkan tantangan fisik melalui dua kategori—Gran Fondo (137 kilometer) dan Medio Fondo (87 kilometer)—tetapi juga mengajak peserta berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan. Rute yang dilalui para pesepeda akan menampilkan lanskap khas Yogyakarta yang selama ini menjadi salah satu tujuan sport tourism terpopuler di Tanah Air.
Project Director Maybank Cycling Series Il Festino 2025, Widya Permana, mengatakan bahwa gelaran tahun ini berupaya memperkuat peran olahraga sebagai medium edukasi dan pemberdayaan.
“Kami ingin memperluas makna gaya hidup aktif agar tak berhenti pada aspek kesehatan, tetapi juga membawa dampak bagi lingkungan dan komunitas lokal,” ujarnya.
Program Sosial di Balik Kayuhan
Melalui “Gowes Ke-BIKE-an”, Maybank Indonesia merancang sejumlah kegiatan sosial yang berfokus pada dampak terukur di wilayah Yogyakarta. Program tersebut mencakup:
• Pemberdayaan komunitas lokal.
Acara ini bekerja sama dengan pelaku UMKM untuk memastikan perputaran manfaat ekonomi selama penyelenggaraan. Selain itu, akan digelar Bike for Life Workshop bagi anak-anak dan remaja untuk mendorong gaya hidup sehat melalui bersepeda.
• Kelestarian lingkungan.
Panitia menyiapkan program Waste Management dan penanaman pohon guna menekan jejak karbon acara sekaligus meningkatkan kepedulian peserta dan warga sekitar terhadap isu lingkungan.
• Kesiapsiagaan bencana.
Melihat karakter geografis Yogyakarta, terutama Kabupaten Bantul, yang rentan gempa dan longsor, Maybank Indonesia mengadakan Disaster Management Program di sekolah-sekolah setempat. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi risiko bencana.
Komitmen Keberlanjutan
Ajang ini telah disertifikasi oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), anggota Union Cycliste Internationale (UCI), sehingga menjadikannya salah satu kegiatan bersepeda dengan standar penyelenggaraan tinggi di Indonesia.
Widya menambahkan bahwa seluruh rangkaian program tersebut menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Maybank Group dalam strategi M25+. “Kami ingin kehadiran kami tidak hanya diukur dari layanan finansial, tetapi juga dari kontribusi berkelanjutan bagi banyak aspek kehidupan,” katanya.
Maybank Indonesia menyebut gelaran ini sebagai upaya menghadirkan pengalaman bersepeda kelas dunia yang sekaligus meninggalkan manfaat bagi masyarakat Yogyakarta dan generasi mendatang.
(sto)
Lihat Juga :