Donald Trump Raih FIFA Peace Prize di Acara Drawing Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Desember 2025 - 05:49 WIB
loading...
Donald Trump Raih FIFA Peace Prize di Acara Drawing Piala Dunia 2026
A
A
A
Donald Trump akhirnya dinobatkan sebagai penerima FIFA Peace Prize di acara pengundian fase grup Piala Dunia 2026. Presiden Amerika Serikat tersebut dinilai FIFA sebagai sosok yang berperan dalam berbagai upaya meredakan konflik global.
Penghargaan itu diserahkan pada malam drawing yang digelar di John F. Kennedy Center, Washington DC, Sabtu (5/12/2025) dini hari WIB. Trump menerima penghargaan tersebut sebelum proses undian dimulai.
Baca Juga: Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan langsung medali emas, sertifikat, dan trofi berlapis emas berbentuk bola yang diangkat dua tangan—desain yang mengingatkan pada Trofi Piala Dunia.
“Kita berkumpul untuk menyatukan dunia, dan itulah semangat Piala Dunia. Anda layak menerima FIFA Peace Prize perdana atas kontribusi Anda,” ujar Infantino dalam sambutannya.
FIFA menjelaskan bahwa Trump dianggap berperan dalam sejumlah upaya perdamaian internasional, termasuk memfasilitasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta mendukung proses diplomasi di berbagai konflik dunia. Dalam video resmi, FIFA juga menyoroti perannya dalam Perjanjian Abraham serta rangkaian mediasi antara negara-negara seperti Kongo–Rwanda, Kamboja–Thailand, Kosovo–Serbia, hingga Mesir–Ethiopia.
Lembaga sepakbola dunia itu turut menyebut Trump sebagai figur yang mendorong rencana perdamaian Gaza dan pihak yang terus berupaya mencari solusi bagi konflik Rusia–Ukraina.
Meski demikian, peluncuran FIFA Peace Prize—yang baru diperkenalkan bulan lalu—menuai kritik. Sejumlah pihak menilai penghargaan itu tak memiliki prosedur penilaian yang jelas dan dianggap sekadar upaya FIFA meredakan kekecewaan Trump yang sebelumnya gagal meraih Nobel Perdamaian. Kritik lain menyebut kedekatan Infantino dengan Trump sebagai alasan utama penobatan tersebut, apalagi FIFA tak mempublikasikan kandidat selain dirinya.
Sejak awal penghargaan ini diperkenalkan, nama Trump memang langsung digadang-gadang sebagai calon kuat. Infantino sendiri berkali-kali memuji Trump sebagai tokoh yang “telah berupaya menghentikan perang di berbagai belahan dunia.”
Penghargaan itu diserahkan pada malam drawing yang digelar di John F. Kennedy Center, Washington DC, Sabtu (5/12/2025) dini hari WIB. Trump menerima penghargaan tersebut sebelum proses undian dimulai.
Baca Juga: Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan langsung medali emas, sertifikat, dan trofi berlapis emas berbentuk bola yang diangkat dua tangan—desain yang mengingatkan pada Trofi Piala Dunia.
“Kita berkumpul untuk menyatukan dunia, dan itulah semangat Piala Dunia. Anda layak menerima FIFA Peace Prize perdana atas kontribusi Anda,” ujar Infantino dalam sambutannya.
FIFA menjelaskan bahwa Trump dianggap berperan dalam sejumlah upaya perdamaian internasional, termasuk memfasilitasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta mendukung proses diplomasi di berbagai konflik dunia. Dalam video resmi, FIFA juga menyoroti perannya dalam Perjanjian Abraham serta rangkaian mediasi antara negara-negara seperti Kongo–Rwanda, Kamboja–Thailand, Kosovo–Serbia, hingga Mesir–Ethiopia.
Lembaga sepakbola dunia itu turut menyebut Trump sebagai figur yang mendorong rencana perdamaian Gaza dan pihak yang terus berupaya mencari solusi bagi konflik Rusia–Ukraina.
Meski demikian, peluncuran FIFA Peace Prize—yang baru diperkenalkan bulan lalu—menuai kritik. Sejumlah pihak menilai penghargaan itu tak memiliki prosedur penilaian yang jelas dan dianggap sekadar upaya FIFA meredakan kekecewaan Trump yang sebelumnya gagal meraih Nobel Perdamaian. Kritik lain menyebut kedekatan Infantino dengan Trump sebagai alasan utama penobatan tersebut, apalagi FIFA tak mempublikasikan kandidat selain dirinya.
Sejak awal penghargaan ini diperkenalkan, nama Trump memang langsung digadang-gadang sebagai calon kuat. Infantino sendiri berkali-kali memuji Trump sebagai tokoh yang “telah berupaya menghentikan perang di berbagai belahan dunia.”
(sto)
Lihat Juga :