Update Tinju Dunia Setiap Kelas: Oleksandr Usyk Dapat Lawan Wajib, Benavidez Naik Level
Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:28 WIB
loading...
Update Tinju Dunia Setiap Kelas: Oleksandr Usyk Dapat Lawan Wajib, Benavidez Naik Level
A
A
A
WBC resmi memperbarui daftar penantang wajib (mandatory challengers) dan laga eliminasi usai Convention ke-63. Daftar ini langsung mengguncang peta pertarungan tinju dunia , karena banyak nama besar akan dipaksa mempertahankan sabuk melawan lawan-lawan berbahaya. Mulai dari kelas berat hingga minimuwweight, tahun 2025 menjanjikan rangkaian duel panas yang bisa mengubah peta juara dunia.
Raja kelas berat WBC, Oleksandr Usyk, mendapat izin untuk melakukan voluntary defense, sementara juara interim Agit Kabayel dijadwalkan bertarung 10 Januari di Jerman melawan Damian Knyba. WBC juga memerintahkan partai eliminasi final antara Lawrence Okolie vs Moses Itauma, duel yang bisa melahirkan ancaman baru bagi sabuk dunia.
Di kategori bridgerweight, WBC secara resmi mewajibkan Kevin Lerena mempertahankan gelarnya melawan Ryad Merhy.
Sementara di cruiserweight, drama semakin menarik: Badou Jack akan menghadapi juara “in recess” Noel Mikaelyan pada 13 Desember di California.
Pemenangnya akan diberi kesempatan satu kali voluntary defense sebelum menghadapi dua mandatory beruntun: Michal Cieslak sebagai mandatory pertama, Ryan Rozicki sebagai mandatory kedua. Selain itu, duel semifinal eliminasi antara Yamil Peralta vs Ilunga Makabu juga resmi dipastikan.
WBC menyetujui permintaan David Benavidez untuk bertarung di cruiserweight sambil mempertahankan statusnya sebagai juara dunia light heavyweight. Sementara itu, rencana eliminasi Joshua Buatsi vs Ben Whittaker dibatalkan.
Di super middleweight, terjadi perombakan besar!
Setelah Terence Crawford dilucuti gelarnya, WBC memerintahkan duel Christian Mbilli vs Hamza Sheeraz untuk memperebutkan sabuk kosong. Pemenangnya wajib menghadapi mandatory Lester Martinez. Sementara itu, Luka Plantic menunggu lawan eliminasi yang akan ditentukan pada akhir Desember.
Pada middleweight, juara dunia Carlos Adames dijadwalkan bertarung melawan penantang wajib Meirim Nursultanov. Sementara Abel Ramos telah memenangkan sabuk interim usai mengalahkan Shane Mosley Jr, dan WBC memerintahkan eliminasi Bilal Jiktov vs Yoenli Hernandez.
Di junior middleweight, raksasa kelas ini kembali hidup setelah WBC menyiapkan duel besar: Juara dunia Sebastian Fundora menghadapi Keith Thurman. Juara interim Virgil Ortiz mengajukan voluntary melawan Jaron Ennis. Bakary Samake vs Hermal Hadribeaj ditetapkan sebagai eliminasi final
Mario Barrios diizinkan menghadapi Ryan Garcia dalam voluntary defense, tetapi pemenangnya WAJIB bertarung melawan mandatory Conor Benn.
Selain itu, Souleymane Cissokho telah memenangkan laga eliminasi final dan siap menunggu giliran.
Kelas junior welterweight menghadirkan duel wajib 10 Januari:
Subriel Matías vs Dalton Smith, dengan pemenang wajib menghadapi Alberto Puello.
WBC mengizinkan Shakur Stevenson bertarung melawan Teófimo López meski berbeda berat. Laga Ricardo Nuñez vs Jadier Herrera dinaikkan statusnya menjadi pertarungan perebutan sabuk interim. O’Shaquie Foster memenangkan gelar interim junior lightweight dan tetap berstatus juara di kelas tersebut, dengan hak istimewa tertentu di lightweight.
Kelas junior lightweight mempertahankan O’Shaquie Foster sebagai juara, dan duel eliminasi Mark Magsayo vs Michael Magnesi dijadwalkan 31 Januari.
Pada featherweight, sabuk kosong akan diperebutkan oleh Bruce Carrington vs Carlos Castro setelah Stephen Fulton gagal timbang. Pemenangnya akan menghadapi juara in-recess Rey Vargas.
Di super bantamweight, sang monster Naoya Inoue dijadwalkan meladeni David Picasso pada 27 Desember. Eliminasi penting lainnya: Marlon Tapales vs Bryan Mercado. Untuk bantamweight, WBC memerintahkan final eliminasi Juan Francisco Estrada vs Tenshin Nasukawa, serta Andrew Cain vs Alejandro Gonzalez. Di super flyweight, eliminasi Tomoya Tsuboi vs Ricardo Malajika sudah diputuskan.
Pada flyweight, juara dunia Ricardo Sandoval dan interim Galal Yafai mendapat izin voluntary. Sementara Francisco Rodriguez harus menjaga berat badan dalam laga 31 Januari agar tidak dipindah ke super flyweight. Di light flyweight, WBC mendemote Carlos Cañizales menjadi champion in recess, dan mahkota kosong direbut Knockout CP Freshmart. Eric Badillo resmi jadi mandatory. Terakhir, di minimumweight, eliminasi Siyakhowa Kuse vs Joey Canoy telah dikonfirmasi.
Dengan daftar mandatory dan eliminasi yang begitu padat, 2025 digadang-gadang akan menjadi salah satu tahun paling sibuk dalam sejarah tinju profesional. Banyak sabuk bisa berpindah tangan, sementara para juara tak punya pilihan selain meladeni penantang wajib yang semakin berbahaya.
Kelas Berat: Usyk Dapat Laga Bebas, Okolie vs Itauma Dipaksa Adu Nasib
Raja kelas berat WBC, Oleksandr Usyk, mendapat izin untuk melakukan voluntary defense, sementara juara interim Agit Kabayel dijadwalkan bertarung 10 Januari di Jerman melawan Damian Knyba. WBC juga memerintahkan partai eliminasi final antara Lawrence Okolie vs Moses Itauma, duel yang bisa melahirkan ancaman baru bagi sabuk dunia.
Kelas Penjelajah: Lerena Wajib Lawan Merhy, Badou Jack Hadapi Juara “Recess”
Di kategori bridgerweight, WBC secara resmi mewajibkan Kevin Lerena mempertahankan gelarnya melawan Ryad Merhy.
Sementara di cruiserweight, drama semakin menarik: Badou Jack akan menghadapi juara “in recess” Noel Mikaelyan pada 13 Desember di California.
Pemenangnya akan diberi kesempatan satu kali voluntary defense sebelum menghadapi dua mandatory beruntun: Michal Cieslak sebagai mandatory pertama, Ryan Rozicki sebagai mandatory kedua. Selain itu, duel semifinal eliminasi antara Yamil Peralta vs Ilunga Makabu juga resmi dipastikan.
Kelas Berat Ringan dan Kelas Menengah Super: Benavidez Naik Kelas, Sabuk Super Middle Berebutan
WBC menyetujui permintaan David Benavidez untuk bertarung di cruiserweight sambil mempertahankan statusnya sebagai juara dunia light heavyweight. Sementara itu, rencana eliminasi Joshua Buatsi vs Ben Whittaker dibatalkan.
Di super middleweight, terjadi perombakan besar!
Setelah Terence Crawford dilucuti gelarnya, WBC memerintahkan duel Christian Mbilli vs Hamza Sheeraz untuk memperebutkan sabuk kosong. Pemenangnya wajib menghadapi mandatory Lester Martinez. Sementara itu, Luka Plantic menunggu lawan eliminasi yang akan ditentukan pada akhir Desember.
Kelas Menengah: Sabuk Panas, Eliminasi Menumpuk
Pada middleweight, juara dunia Carlos Adames dijadwalkan bertarung melawan penantang wajib Meirim Nursultanov. Sementara Abel Ramos telah memenangkan sabuk interim usai mengalahkan Shane Mosley Jr, dan WBC memerintahkan eliminasi Bilal Jiktov vs Yoenli Hernandez.
Di junior middleweight, raksasa kelas ini kembali hidup setelah WBC menyiapkan duel besar: Juara dunia Sebastian Fundora menghadapi Keith Thurman. Juara interim Virgil Ortiz mengajukan voluntary melawan Jaron Ennis. Bakary Samake vs Hermal Hadribeaj ditetapkan sebagai eliminasi final
Kelas Welter:
Mario Barrios diizinkan menghadapi Ryan Garcia dalam voluntary defense, tetapi pemenangnya WAJIB bertarung melawan mandatory Conor Benn.
Selain itu, Souleymane Cissokho telah memenangkan laga eliminasi final dan siap menunggu giliran.
Kelas Welter Junior: Banyak Sabuk Bisa Berpindah Tangan
Kelas junior welterweight menghadirkan duel wajib 10 Januari:
Subriel Matías vs Dalton Smith, dengan pemenang wajib menghadapi Alberto Puello.
Kelas Ringan:
WBC mengizinkan Shakur Stevenson bertarung melawan Teófimo López meski berbeda berat. Laga Ricardo Nuñez vs Jadier Herrera dinaikkan statusnya menjadi pertarungan perebutan sabuk interim. O’Shaquie Foster memenangkan gelar interim junior lightweight dan tetap berstatus juara di kelas tersebut, dengan hak istimewa tertentu di lightweight.
Kelas junior lightweight mempertahankan O’Shaquie Foster sebagai juara, dan duel eliminasi Mark Magsayo vs Michael Magnesi dijadwalkan 31 Januari.
Pada featherweight, sabuk kosong akan diperebutkan oleh Bruce Carrington vs Carlos Castro setelah Stephen Fulton gagal timbang. Pemenangnya akan menghadapi juara in-recess Rey Vargas.
Kelas Super Bantam:
Di super bantamweight, sang monster Naoya Inoue dijadwalkan meladeni David Picasso pada 27 Desember. Eliminasi penting lainnya: Marlon Tapales vs Bryan Mercado. Untuk bantamweight, WBC memerintahkan final eliminasi Juan Francisco Estrada vs Tenshin Nasukawa, serta Andrew Cain vs Alejandro Gonzalez. Di super flyweight, eliminasi Tomoya Tsuboi vs Ricardo Malajika sudah diputuskan.
Kelas Terbang:
Pada flyweight, juara dunia Ricardo Sandoval dan interim Galal Yafai mendapat izin voluntary. Sementara Francisco Rodriguez harus menjaga berat badan dalam laga 31 Januari agar tidak dipindah ke super flyweight. Di light flyweight, WBC mendemote Carlos Cañizales menjadi champion in recess, dan mahkota kosong direbut Knockout CP Freshmart. Eric Badillo resmi jadi mandatory. Terakhir, di minimumweight, eliminasi Siyakhowa Kuse vs Joey Canoy telah dikonfirmasi.
Dengan daftar mandatory dan eliminasi yang begitu padat, 2025 digadang-gadang akan menjadi salah satu tahun paling sibuk dalam sejarah tinju profesional. Banyak sabuk bisa berpindah tangan, sementara para juara tak punya pilihan selain meladeni penantang wajib yang semakin berbahaya.
(sto)
Lihat Juga :