East x West Combat Sports Festival Gelar Perebutan Sabuk Kick Boxing Putri
Senin, 15 Desember 2025 - 05:12 WIB
loading...
Yang paling dinantikan adalah momen bersejarah, yakni perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama dari KBI Pro. Duel ini akan mempertemukan petarung dari kubu East, ZB, melawan andalan West, Amalina / Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Semangat persatuan bangsa berpadu dengan ketegangan di atas ring dalam gelaran akbar East x West Combat Sports Festival. Lebih dari sekadar ajang adu jotos, festival ini membawa misi kemanusiaan, yakni seluruh hasil penjualan tiket didonasikan sepenuhnya untuk membantu korban bencana di wilayah Aceh – Sumatera.
Festival yang digagas oleh Melanesian Clan dan The Faithers ini terinspirasi dari rivalitas legendaris East vs West dalam dunia hip-hop. Namun, di sini, rivalitas tersebut diangkat untuk memajukan potensi olahraga combat dari seluruh penjuru Indonesia.
Promotor Kevin Valentino Rouw dari Melanesian Clan menjelaskan konsep unik ini dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (14/12/2025) kemarin. "Kami mengangkat rivalitas Barat dan Timur ini bukan untuk memisahkan, tetapi mencoba mengangkat potensi olahraga combat yang ada di seluruh tanah air agar lebih konsentrasi dan fokus," ujar Kevin.
Mengusung semangat persatuan, East x West Combat Sports Festival menegaskan bahwa di atas panggung, Timur atau Barat, Besar atau Kecil, semua berdiri setara. Ajang ini menjadi ruang yang menyatukan komunitas, atlet, musik, dan penonton dalam satu nilai yang sama: Respect.
Panggung utama festival ini akan menampilkan pertarungan yang sudah lama memanas antara Yunus Martin Wamaer dan Bokir Sasmita. Namun, yang paling dinantikan adalah momen bersejarah, yakni perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama dari KBI Pro.
Duel ini akan mempertemukan petarung dari kubu East, ZB, melawan andalan West, Amalina. "Duel bersejarah ini menandai semakin terbukanya ruang bagi atlet perempuan untuk tampil dan bersaing di level tertinggi dalam combat sports," papar Kevin, menyoroti terobosan yang juga mencakup penampilan featured performance lainnya.
2. West: Riyanto, Barqy Priambodo, Kong Paul, Suryadi Tambunan, Dennis Abdurrachim, Fajar Arlions, Rendy Singgih, Endi Junior, dan Amalina.
Dukungan penuh juga datang dari The Faithers. Zidan Khadafi perwakilan KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto dari The Faithers menyatakan komitmen mereka. "The Faithers komit untuk terus support combat sport melalui media yang kami punya dan publikasi, karena exposure atlet kita tahu di industri olahraga sangat menunjang motivasi untuk mereka berprestasi dan berkembang," ucap Zidan.
Festival yang digagas oleh Melanesian Clan dan The Faithers ini terinspirasi dari rivalitas legendaris East vs West dalam dunia hip-hop. Namun, di sini, rivalitas tersebut diangkat untuk memajukan potensi olahraga combat dari seluruh penjuru Indonesia.
Promotor Kevin Valentino Rouw dari Melanesian Clan menjelaskan konsep unik ini dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (14/12/2025) kemarin. "Kami mengangkat rivalitas Barat dan Timur ini bukan untuk memisahkan, tetapi mencoba mengangkat potensi olahraga combat yang ada di seluruh tanah air agar lebih konsentrasi dan fokus," ujar Kevin.
Mengusung semangat persatuan, East x West Combat Sports Festival menegaskan bahwa di atas panggung, Timur atau Barat, Besar atau Kecil, semua berdiri setara. Ajang ini menjadi ruang yang menyatukan komunitas, atlet, musik, dan penonton dalam satu nilai yang sama: Respect.
Panggung utama festival ini akan menampilkan pertarungan yang sudah lama memanas antara Yunus Martin Wamaer dan Bokir Sasmita. Namun, yang paling dinantikan adalah momen bersejarah, yakni perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama dari KBI Pro.
Duel ini akan mempertemukan petarung dari kubu East, ZB, melawan andalan West, Amalina. "Duel bersejarah ini menandai semakin terbukanya ruang bagi atlet perempuan untuk tampil dan bersaing di level tertinggi dalam combat sports," papar Kevin, menyoroti terobosan yang juga mencakup penampilan featured performance lainnya.
Berikut Daftar Petarung yang Dibagi 2:
1. East: Ardi Lumihi, Rio Ludji, Axel Rahakratat, Brayen, Pazzcal Tanoy, Ahmad Sopiyan, Hendrikus, Stevi, dan ZB.2. West: Riyanto, Barqy Priambodo, Kong Paul, Suryadi Tambunan, Dennis Abdurrachim, Fajar Arlions, Rendy Singgih, Endi Junior, dan Amalina.
Dukungan penuh juga datang dari The Faithers. Zidan Khadafi perwakilan KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto dari The Faithers menyatakan komitmen mereka. "The Faithers komit untuk terus support combat sport melalui media yang kami punya dan publikasi, karena exposure atlet kita tahu di industri olahraga sangat menunjang motivasi untuk mereka berprestasi dan berkembang," ucap Zidan.
(yov)
Lihat Juga :