Resmi, Sumardji Mundur dari Kursi Manajer Timnas Indonesia
Selasa, 16 Desember 2025 - 20:39 WIB
loading...
Resmi, Sumardji Mundur dari Kursi Manajer Timnas Indonesia. Foto: SINDOnews/ Andika Rachmansyah
A
A
A
JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia . Dia akan fokus penuh sebagai BTN untuk membawa Skuad Garuda kembali berjaya.
Keputusan tersebut dibuat usai Timnas Indonesia U-22 gagal total di SEA Games 2025. Terkait sosok manajer baru, Sumardji berharap PSSI dapat menemukan sosok yang tepat dan bertanggung jawab.
“Berkaitan dengan tugas saya. Kebetulan saya juga turut mendampingi coach Indra Sjafri di SEA Games. Saya akan menyerahkan tugas dan manajer Timnas Indonesia baik senior atau U-22 SEA Games agar supaya berkaitan dengan manajer timnas kedepan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, dan tanggung jawab,” kata Sumardji dalam konferensi pers, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Indra Sjafri Resmi Didepak PSSI usai Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025
Meski mundur dari jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia senior dan U-22, Sumardji masih tetap menjabat sebagai Ketua BTN. Kali ini, dia akan fokus penuh di BTN untuk membenahi Skuad Garuda mulai dari kelompok umur hingga senior untuk bisa kembali berjaya.
“Selanjutnya saya akan fokus di BTN karena kedepan berkaitan dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan di BTN luar biasa beratnya. Kita tahu di tahun ini timnas baik senior maupun kelompok umur ini mengalami sesuatu yang memerlukan tugas ekstra, fokus dan harus betul-betul mengembalikan kejayaan timnas seperti sebelum-sebelumnya,” ujarnya.
Berkaitan dengan manajer Timnas Indonesia, Sumardji menyerahkan sepenuhnya kepada federasi. Yang pasti, dia berharap sosok terpilih memiliki kualitas yang lebih baik dari dirinya.
“Sekali lagi, saya tentu berkaitan dengan tugas saya yg sebelumnya sudah cukup lama. Kali ini saya serahkan kepada Ketum dan federasi agar supaya ada sosok yang lebih baik dari saya untuk bisa memperbaiki keadaan timnas saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sumardji menyampaikan permohonan maafnya kepada publik Tanah Air karena kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Dia akan berupaya semaksimal mungkin di BTN untuk memperbaiki situasi sulit yang sedang menghantui Timnas Indonesia.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada publik berkaitan tidak berhasilnya, tidak suksesnya di SEA Games. Kita tidak bisa lolos dan tentu ini sangat menyulitkan dan mengecewakan. Sekali lagi syg minta maaf sebesar-besarnya, saya akan berupaya di BTN untuk bisa lebih baik lagi memperbaiki situasi sekarang ini,” pungkas Sumardji.
Keputusan tersebut dibuat usai Timnas Indonesia U-22 gagal total di SEA Games 2025. Terkait sosok manajer baru, Sumardji berharap PSSI dapat menemukan sosok yang tepat dan bertanggung jawab.
“Berkaitan dengan tugas saya. Kebetulan saya juga turut mendampingi coach Indra Sjafri di SEA Games. Saya akan menyerahkan tugas dan manajer Timnas Indonesia baik senior atau U-22 SEA Games agar supaya berkaitan dengan manajer timnas kedepan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, dan tanggung jawab,” kata Sumardji dalam konferensi pers, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Indra Sjafri Resmi Didepak PSSI usai Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025
Meski mundur dari jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia senior dan U-22, Sumardji masih tetap menjabat sebagai Ketua BTN. Kali ini, dia akan fokus penuh di BTN untuk membenahi Skuad Garuda mulai dari kelompok umur hingga senior untuk bisa kembali berjaya.
“Selanjutnya saya akan fokus di BTN karena kedepan berkaitan dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan di BTN luar biasa beratnya. Kita tahu di tahun ini timnas baik senior maupun kelompok umur ini mengalami sesuatu yang memerlukan tugas ekstra, fokus dan harus betul-betul mengembalikan kejayaan timnas seperti sebelum-sebelumnya,” ujarnya.
Berkaitan dengan manajer Timnas Indonesia, Sumardji menyerahkan sepenuhnya kepada federasi. Yang pasti, dia berharap sosok terpilih memiliki kualitas yang lebih baik dari dirinya.
“Sekali lagi, saya tentu berkaitan dengan tugas saya yg sebelumnya sudah cukup lama. Kali ini saya serahkan kepada Ketum dan federasi agar supaya ada sosok yang lebih baik dari saya untuk bisa memperbaiki keadaan timnas saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sumardji menyampaikan permohonan maafnya kepada publik Tanah Air karena kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Dia akan berupaya semaksimal mungkin di BTN untuk memperbaiki situasi sulit yang sedang menghantui Timnas Indonesia.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada publik berkaitan tidak berhasilnya, tidak suksesnya di SEA Games. Kita tidak bisa lolos dan tentu ini sangat menyulitkan dan mengecewakan. Sekali lagi syg minta maaf sebesar-besarnya, saya akan berupaya di BTN untuk bisa lebih baik lagi memperbaiki situasi sekarang ini,” pungkas Sumardji.
(sto)
Lihat Juga :