Atletnya Raih 2 Emas SEA Games 2025, Exist Ingin Terus Berkontribusi untuk Indonesia
Kamis, 18 Desember 2025 - 22:25 WIB
loading...
Atletnya Raih 2 Emas SEA Games 2025, Exist Ingin Terus Berkontribusi untuk Indonesia
A
A
A
Tim bulu tangkis Indonesia sukses menjadi juara umum SEA Games 2025 Thailand dengan torehan tiga medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Pencapaian emas krusial di ajang regional ini secara signifikan ditopang oleh fondasi pembinaan klub. Salah satunya adalah Exist Badminton Club. Klub yang bermarkas di Cibinong, Bogor, ini menonjol sebagai penyumbang talenta kunci.
Jurnalis senior sekaligus anggota Tim Ad Hoc PP PBSI untuk Olimpiade Paris 2024, Aries Wijaksena, mengakui kontribusi Exist. Aries mengatakan Exist membuktikan keberhasilan model tiered development (pembinaan berjenjang) dengan menyumbangkan dua medali emas individual. Medali tersebut datang dari sektor tunggal putra dan ganda putra.
“Klub swasta profesional memang memegang peran tak tergantikan dalam rantai pasok atlet nasional. Kontribusi vital ini sangat esensial dalam mendukung kontingen Indonesia secara keseluruhan,” ujar Aries.
Pahlawan emas dari Exist yang berhasil mengumandangkan Indonesia Raya di Thammasat University, Pathum Thani, Thailand, adalah Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Selain itu, binaan Exist lainnya, Sabar Karyaman Gutama, turut menyumbang emas bersama Moh Reza Pahlevi Isfahani (PB Jaya Raya) di sektor ganda putra.
Alwi mengamankan gelar prestisius tunggal putra setelah melalui laga final yang mendebarkan. Ia mengalahkan rekan senegaranya dari PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah, dalam laga All Indonesian Final yang berlangsung sengit.
Skor pertandingan mencerminkan ketegangan psikologis yang harus dilalui Alwi. Setelah kehilangan gim pertama dengan skor 13-21, produk terbaik Exist ini menunjukkan kebangkitan mental luar biasa dengan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya, 21-8 dan 21-12. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi emas kedua Alwi di SEA Games. Sebelumnya, ia menjadi tunggal putra pertama Indonesia yang meraih emas sektor beregu putra pada SEA Games Thailand 2024.
“Kemenangan ini menunjukkan keunggulan teknik dan fisik Alwi. Hal tersebut mengindikasikan program pembinaan holistik di Exist yang berfokus pada kekuatan mental dan pikiran. Kemampuan Alwi mengatasi krisis di lapangan, seperti yang pernah ia akui penting saat meraih gelar Juara Dunia Junior 2023, menjadi aset krusial yang disumbangkan klub kepada tim nasional,” kata Aries.
Menurut Aries, kemampuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tekanan turnamen besar yang menuntut daya tahan psikologis tinggi. Gelar ini membuktikan bahwa Exist mampu mengantarkan atlet dari status juara dunia junior menuju juara regional level senior hanya dalam kurun dua tahun.
“Alhamdulillah, gelar ini tidak pernah saya sangka akan datang dengan segala proses yang saya jalani sepanjang tahun ini. Sebelum tampil di SEA Games, saya mengalami momen-momen berat. Namun saya mengapresiasi diri sendiri karena tidak mudah menyerah dalam kondisi apa pun,” ujar Alwi.
“Saya masih ingin bertahan, terus belajar, dan berjuang sampai detik ini. Semua ini berkat rezeki dari Allah serta dukungan orang tua, pelatih, dan psikolog yang selalu mendampingi saya setiap hari,” imbuhnya.
Kontribusi Exist di SEA Games 2025 juga dipertegas oleh ganda putra Sabar/Reza yang sukses meraih medali emas. Pasangan ini menunjukkan keperkasaan dengan menundukkan salah satu pasangan elite dunia asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam dua gim langsung, 21-14 dan 21-17.
“Kemenangan ini memiliki signifikansi ganda. Pertama, membuktikan bahwa produk Exist memiliki kualitas kompetitif internasional yang tinggi. Kedua, di tengah ketergantungan sektor ganda putra Indonesia pada pemain senior, keberhasilan Sabar/Reza menunjukkan bahwa klub mampu menyuplai pasangan berkualitas yang siap mengisi atau bersaing di level elite Pelatnas PBSI,” ujar Aries.
“Eksistensi Exist memastikan regenerasi talenta di sektor vital bagi Indonesia terus berjalan secara stabil dan produktif,” tambahnya.
Aries menegaskan prestasi gemilang di SEA Games 2025 bukanlah kebetulan, melainkan hasil komitmen jangka panjang klub dalam membangun sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Sejak berdiri, Exist di bawah kepemimpinan Alex Tirta telah menegaskan visi membawa harum nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia. Komitmen tersebut telah dibuktikan secara historis, bahkan sebelum 2025, melalui kontribusi atlet-atlet seperti Fitriani, Chico Aura Dwi Wardoyo, Putri Kusuma Wardani, hingga Alwi Farhan yang dibina sejak awal berdirinya klub.
“Keberhasilan di SEA Games 2025 merupakan hasil nyata implementasi sistem pembinaan berjenjang yang menjadi ciri khas Exist. Sistem ini memastikan atlet berkembang secara bertahap, mulai dari usia dini (U-9) hingga junior, sehingga menciptakan aliran bakat yang stabil dan teruji,” ujar Aries.
Selain Alwi dan Sabar/Reza, kontribusi Exist bersifat komprehensif. Putri Kusuma Wardani menyumbang perunggu perorangan dan perak beregu. Meilysa Trias Puspita Sari bersama Febriana Dwipuji Kusuma meraih perak ganda putri. Sementara Felisha Pasaribu berpasangan dengan Jafar Hidayatullah menyumbang perunggu ganda campuran.
“Delapan atlet yang dikirim menunjukkan bahwa Exist merupakan salah satu klub pemasok talenta terbesar bagi tim nasional. Ini menegaskan posisi Exist sebagai elemen strategis dalam ekosistem bulu tangkis nasional. Kedalaman skuad tersebut membuktikan efisiensi model pembinaan berjenjang dan dapat menjadi inspirasi bagi klub-klub lain di Indonesia,” tandas Aries.
Keberhasilan atlet-atlet Exist di Thailand mendapat apresiasi dari internal klub. Manajer Exist Badminton Club, Hendro Santoso, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Bersyukur kepada Tuhan atas pencapaian atlet-atlet Exist di SEA Games. Prestasi mereka luar biasa dan tentu menambah semangat kami untuk bekerja lebih keras dalam pembinaan berjenjang agar terus menyumbangkan atlet ke Pelatnas,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan tujuan utama Exist sebagai pemasok utama atlet bagi PBSI. Keberhasilan meraih emas di ajang regional seperti SEA Games menunjukkan bahwa model tiered development yang diterapkan secara profesional berjalan sangat efektif.
Jurnalis senior sekaligus anggota Tim Ad Hoc PP PBSI untuk Olimpiade Paris 2024, Aries Wijaksena, mengakui kontribusi Exist. Aries mengatakan Exist membuktikan keberhasilan model tiered development (pembinaan berjenjang) dengan menyumbangkan dua medali emas individual. Medali tersebut datang dari sektor tunggal putra dan ganda putra.
“Klub swasta profesional memang memegang peran tak tergantikan dalam rantai pasok atlet nasional. Kontribusi vital ini sangat esensial dalam mendukung kontingen Indonesia secara keseluruhan,” ujar Aries.
Pahlawan emas dari Exist yang berhasil mengumandangkan Indonesia Raya di Thammasat University, Pathum Thani, Thailand, adalah Alwi Farhan di sektor tunggal putra. Selain itu, binaan Exist lainnya, Sabar Karyaman Gutama, turut menyumbang emas bersama Moh Reza Pahlevi Isfahani (PB Jaya Raya) di sektor ganda putra.
Alwi mengamankan gelar prestisius tunggal putra setelah melalui laga final yang mendebarkan. Ia mengalahkan rekan senegaranya dari PB Djarum, Moh Zaki Ubaidillah, dalam laga All Indonesian Final yang berlangsung sengit.
Skor pertandingan mencerminkan ketegangan psikologis yang harus dilalui Alwi. Setelah kehilangan gim pertama dengan skor 13-21, produk terbaik Exist ini menunjukkan kebangkitan mental luar biasa dengan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya, 21-8 dan 21-12. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi emas kedua Alwi di SEA Games. Sebelumnya, ia menjadi tunggal putra pertama Indonesia yang meraih emas sektor beregu putra pada SEA Games Thailand 2024.
“Kemenangan ini menunjukkan keunggulan teknik dan fisik Alwi. Hal tersebut mengindikasikan program pembinaan holistik di Exist yang berfokus pada kekuatan mental dan pikiran. Kemampuan Alwi mengatasi krisis di lapangan, seperti yang pernah ia akui penting saat meraih gelar Juara Dunia Junior 2023, menjadi aset krusial yang disumbangkan klub kepada tim nasional,” kata Aries.
Menurut Aries, kemampuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tekanan turnamen besar yang menuntut daya tahan psikologis tinggi. Gelar ini membuktikan bahwa Exist mampu mengantarkan atlet dari status juara dunia junior menuju juara regional level senior hanya dalam kurun dua tahun.
“Alhamdulillah, gelar ini tidak pernah saya sangka akan datang dengan segala proses yang saya jalani sepanjang tahun ini. Sebelum tampil di SEA Games, saya mengalami momen-momen berat. Namun saya mengapresiasi diri sendiri karena tidak mudah menyerah dalam kondisi apa pun,” ujar Alwi.
“Saya masih ingin bertahan, terus belajar, dan berjuang sampai detik ini. Semua ini berkat rezeki dari Allah serta dukungan orang tua, pelatih, dan psikolog yang selalu mendampingi saya setiap hari,” imbuhnya.
Kontribusi Exist di SEA Games 2025 juga dipertegas oleh ganda putra Sabar/Reza yang sukses meraih medali emas. Pasangan ini menunjukkan keperkasaan dengan menundukkan salah satu pasangan elite dunia asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam dua gim langsung, 21-14 dan 21-17.
“Kemenangan ini memiliki signifikansi ganda. Pertama, membuktikan bahwa produk Exist memiliki kualitas kompetitif internasional yang tinggi. Kedua, di tengah ketergantungan sektor ganda putra Indonesia pada pemain senior, keberhasilan Sabar/Reza menunjukkan bahwa klub mampu menyuplai pasangan berkualitas yang siap mengisi atau bersaing di level elite Pelatnas PBSI,” ujar Aries.
“Eksistensi Exist memastikan regenerasi talenta di sektor vital bagi Indonesia terus berjalan secara stabil dan produktif,” tambahnya.
Aries menegaskan prestasi gemilang di SEA Games 2025 bukanlah kebetulan, melainkan hasil komitmen jangka panjang klub dalam membangun sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Sejak berdiri, Exist di bawah kepemimpinan Alex Tirta telah menegaskan visi membawa harum nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia. Komitmen tersebut telah dibuktikan secara historis, bahkan sebelum 2025, melalui kontribusi atlet-atlet seperti Fitriani, Chico Aura Dwi Wardoyo, Putri Kusuma Wardani, hingga Alwi Farhan yang dibina sejak awal berdirinya klub.
“Keberhasilan di SEA Games 2025 merupakan hasil nyata implementasi sistem pembinaan berjenjang yang menjadi ciri khas Exist. Sistem ini memastikan atlet berkembang secara bertahap, mulai dari usia dini (U-9) hingga junior, sehingga menciptakan aliran bakat yang stabil dan teruji,” ujar Aries.
Selain Alwi dan Sabar/Reza, kontribusi Exist bersifat komprehensif. Putri Kusuma Wardani menyumbang perunggu perorangan dan perak beregu. Meilysa Trias Puspita Sari bersama Febriana Dwipuji Kusuma meraih perak ganda putri. Sementara Felisha Pasaribu berpasangan dengan Jafar Hidayatullah menyumbang perunggu ganda campuran.
“Delapan atlet yang dikirim menunjukkan bahwa Exist merupakan salah satu klub pemasok talenta terbesar bagi tim nasional. Ini menegaskan posisi Exist sebagai elemen strategis dalam ekosistem bulu tangkis nasional. Kedalaman skuad tersebut membuktikan efisiensi model pembinaan berjenjang dan dapat menjadi inspirasi bagi klub-klub lain di Indonesia,” tandas Aries.
Keberhasilan atlet-atlet Exist di Thailand mendapat apresiasi dari internal klub. Manajer Exist Badminton Club, Hendro Santoso, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Bersyukur kepada Tuhan atas pencapaian atlet-atlet Exist di SEA Games. Prestasi mereka luar biasa dan tentu menambah semangat kami untuk bekerja lebih keras dalam pembinaan berjenjang agar terus menyumbangkan atlet ke Pelatnas,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan tujuan utama Exist sebagai pemasok utama atlet bagi PBSI. Keberhasilan meraih emas di ajang regional seperti SEA Games menunjukkan bahwa model tiered development yang diterapkan secara profesional berjalan sangat efektif.
(sto)
Lihat Juga :