Marc Marquez Sebut Dominasinya di MotoGP 2025 Mustahil Terulang
Rabu, 24 Desember 2025 - 13:14 WIB
loading...
Marc Marquez mengakui dirinya masih merasa tidak percaya dengan dominasi luar biasa yang ia tunjukkan sepanjang musim MotoGP 2025 / Foto: Motor Valley
A
A
A
Marc Marquez mengakui dirinya masih merasa tidak percaya dengan dominasi luar biasa yang ia tunjukkan sepanjang musim MotoGP 2025. Meski target utamanya adalah kembali ke puncak, The Baby Alien menilai cara dirinya meraih gelar juara musim ini berada di luar nalar.
Sejak resmi bergabung dengan tim Ducati Lenovo, Marquez memang sudah diprediksi akan menjadi penantang kuat. Namun, performa pembalap berusia 32 tahun itu justru melampaui segala ekspektasi, dengan mengubah peta persaingan menjadi kendali tunggal di tangannya.
Sepanjang musim 2025, Marquez mencatatkan statistik yang mencengangkan. Ia berhasil mengoleksi 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint.
Baca Juga: Arbi Aditama dan Astra Honda Juara Asia ARRC AP250
Keunggulan poin yang masif membuatnya berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 saat kompetisi masih menyisakan lima seri balapan, sebuah pencapaian langka di era kompetisi yang sangat ketat saat ini. "Jujur saja, saya tidak pernah membayangkan tahun yang begitu luar biasa," ungkap Marquez sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (24/12/2025).
"Target saya memang bersaing memperebutkan gelar juara dunia, dan saya sudah mengatakannya sejak awal. Namun, bukan dengan cara seperti ini, mengunci gelar saat masih tersisa lima balapan," sambungnya.
Meski kini kembali menjadi kandidat terkuat untuk musim MotoGP 2026, Marquez tetap membumi. Ia menilai format kompetisi saat ini, yang melibatkan banyak balapan Sprint, membuat dominasi serupa akan sangat sulit dilakukan kembali.
Baca Juga: Pembalap Muda Awhin Sanjaya Meninggal Dunia di Final Sumatera Cup Prix 2025
"Saat ini, saya pikir hampir mustahil untuk mengulangi hal yang sama. Dengan adanya balapan Sprint dan Grand Prix, ada begitu banyak poin yang diperebutkan setiap akhir pekan. Menjaga konsistensi itu tidak mudah," papar pemilik delapan gelar juara dunia tersebut.
Walau sempat melakukan beberapa kesalahan kecil di lintasan, Marquez menegaskan bahwa soliditas tim Ducati Lenovo menjadi kunci utama kesuksesannya. "Kami menjalani musim yang sangat solid. Meski ada beberapa kesalahan, kami mampu memenangkan banyak balapan," pungkasnya.
Sejak resmi bergabung dengan tim Ducati Lenovo, Marquez memang sudah diprediksi akan menjadi penantang kuat. Namun, performa pembalap berusia 32 tahun itu justru melampaui segala ekspektasi, dengan mengubah peta persaingan menjadi kendali tunggal di tangannya.
Sepanjang musim 2025, Marquez mencatatkan statistik yang mencengangkan. Ia berhasil mengoleksi 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint.
Baca Juga: Arbi Aditama dan Astra Honda Juara Asia ARRC AP250
Keunggulan poin yang masif membuatnya berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 saat kompetisi masih menyisakan lima seri balapan, sebuah pencapaian langka di era kompetisi yang sangat ketat saat ini. "Jujur saja, saya tidak pernah membayangkan tahun yang begitu luar biasa," ungkap Marquez sebagaimana dikutip dari Crash, Rabu (24/12/2025).
"Target saya memang bersaing memperebutkan gelar juara dunia, dan saya sudah mengatakannya sejak awal. Namun, bukan dengan cara seperti ini, mengunci gelar saat masih tersisa lima balapan," sambungnya.
Meski kini kembali menjadi kandidat terkuat untuk musim MotoGP 2026, Marquez tetap membumi. Ia menilai format kompetisi saat ini, yang melibatkan banyak balapan Sprint, membuat dominasi serupa akan sangat sulit dilakukan kembali.
Baca Juga: Pembalap Muda Awhin Sanjaya Meninggal Dunia di Final Sumatera Cup Prix 2025
"Saat ini, saya pikir hampir mustahil untuk mengulangi hal yang sama. Dengan adanya balapan Sprint dan Grand Prix, ada begitu banyak poin yang diperebutkan setiap akhir pekan. Menjaga konsistensi itu tidak mudah," papar pemilik delapan gelar juara dunia tersebut.
Walau sempat melakukan beberapa kesalahan kecil di lintasan, Marquez menegaskan bahwa soliditas tim Ducati Lenovo menjadi kunci utama kesuksesannya. "Kami menjalani musim yang sangat solid. Meski ada beberapa kesalahan, kami mampu memenangkan banyak balapan," pungkasnya.
(yov)
Lihat Juga :