Klaim Jake Paul Menang 2 Ronde Lawan Anthony Joshua Terbukti Hoaks? Ini Fakta dari CompuBox
Jum'at, 26 Desember 2025 - 11:01 WIB
loading...
Jake Paul kembali menjadi sorotan usai kekalahan KO ronde keenamnya dari mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, di Kaseya Center, Miami (19/12/2025) / Foto: worldboxingnews
A
A
A
JAKARTA - Jake Paul kembali menjadi sorotan usai kekalahan KO ronde keenamnya dari mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua , di Kaseya Center, Miami (19/12/2025). Meski harus ditandu keluar dengan rahang patah, petinju berjuluk The Problem Child tetap meluncurkan klaim kontroversial yang memicu perdebatan di dunia tinju.
Berbicara dalam Podcast Impaulsive, Paul bersikeras bahwa pertarungan tersebut jauh lebih kompetitif daripada yang terlihat. Ia mengklaim sempat mengimbangi kekuatan sang raksasa Inggris di awal laga.
"Saya memenangkan dua ronde, lalu dia memenangkan dua ronde, barulah saya terjatuh. Saya tampil bagus. Kardio saya oke, hanya saja tekanan mental dari pria sebesar itu sangat terasa. Saya bahkan sempat membuatnya goyah," ujar Paul sesumbar dikutip dari World News Boxing, Jumat (26/12/2025).
Baca Juga: Rahang Hancur, Dompet Makmur! Jake Paul Pamer Bonus Rp1,5 Triliun di Jet Pribadinya
Namun, klaim Paul tersebut langsung terbantahkan oleh data statistik resmi dari CompuBox. Berdasarkan angka yang dirilis, tidak ada satu pun ronde di mana Paul mendaratkan pukulan lebih banyak daripada Joshua. Secara keseluruhan, Anthony Joshua mendominasi total serangan dengan akurasi yang jauh lebih tinggi.
Total Pukulan Masuk: Joshua (48 dari 146) vs Paul (16 dari 56)
Pukulan Keras (Power Punches): Joshua (34 dari 79) vs Paul (9 dari 22)
Awal Laga (Ronde 1-4): Joshua mendaratkan 17 pukulan, sementara Paul hanya 11.
Meskipun Paul mencoba bergerak melingkar untuk menghindari kontak, Joshua tetap mampu mendaratkan pukulan bersih di setiap ronde tanpa kecuali.
Baca Juga: Tak Kapok! Meski Rahang Patah, Jake Paul Malah Tantang Monster Francis Ngannou
Skor tersebut mencakup ronde kelima yang dominan (10-7) setelah Joshua menjatuhkan Paul sebanyak dua kali, serta tambahan knockdown di ronde keenam sebelum akhirnya rahang Paul patah dan laga dihentikan. Di balik klaimnya yang berani, Paul akhirnya mengakui perbedaan kelas yang sangat mencolok saat berhadapan dengan petinju kelas berat papan atas dunia.
"Saya melihat di mana saya bisa berbuat lebih baik. Saya sedikit kecewa, tetapi saya juga tahu betapa hebatnya dia," pungkas Paul.
Berbicara dalam Podcast Impaulsive, Paul bersikeras bahwa pertarungan tersebut jauh lebih kompetitif daripada yang terlihat. Ia mengklaim sempat mengimbangi kekuatan sang raksasa Inggris di awal laga.
"Saya memenangkan dua ronde, lalu dia memenangkan dua ronde, barulah saya terjatuh. Saya tampil bagus. Kardio saya oke, hanya saja tekanan mental dari pria sebesar itu sangat terasa. Saya bahkan sempat membuatnya goyah," ujar Paul sesumbar dikutip dari World News Boxing, Jumat (26/12/2025).
Baca Juga: Rahang Hancur, Dompet Makmur! Jake Paul Pamer Bonus Rp1,5 Triliun di Jet Pribadinya
Namun, klaim Paul tersebut langsung terbantahkan oleh data statistik resmi dari CompuBox. Berdasarkan angka yang dirilis, tidak ada satu pun ronde di mana Paul mendaratkan pukulan lebih banyak daripada Joshua. Secara keseluruhan, Anthony Joshua mendominasi total serangan dengan akurasi yang jauh lebih tinggi.
Berikut rincian statistiknya:
Total Pukulan Masuk: Joshua (48 dari 146) vs Paul (16 dari 56)
Pukulan Keras (Power Punches): Joshua (34 dari 79) vs Paul (9 dari 22)
Awal Laga (Ronde 1-4): Joshua mendaratkan 17 pukulan, sementara Paul hanya 11.
Meskipun Paul mencoba bergerak melingkar untuk menghindari kontak, Joshua tetap mampu mendaratkan pukulan bersih di setiap ronde tanpa kecuali.
Baca Juga: Tak Kapok! Meski Rahang Patah, Jake Paul Malah Tantang Monster Francis Ngannou
Dominasi Mutlak di Kartu Skor Juri
Ketimpangan performa ini juga tercermin jelas dalam kartu skor resmi ketiga juri: David Sutherland, Michael Tate, dan Steve Weisfeld. Pada saat wasit menghentikan pertandingan di ronde keenam, ketiganya memberikan skor identik 50-43 untuk keunggulan mutlak Anthony Joshua.Skor tersebut mencakup ronde kelima yang dominan (10-7) setelah Joshua menjatuhkan Paul sebanyak dua kali, serta tambahan knockdown di ronde keenam sebelum akhirnya rahang Paul patah dan laga dihentikan. Di balik klaimnya yang berani, Paul akhirnya mengakui perbedaan kelas yang sangat mencolok saat berhadapan dengan petinju kelas berat papan atas dunia.
"Saya melihat di mana saya bisa berbuat lebih baik. Saya sedikit kecewa, tetapi saya juga tahu betapa hebatnya dia," pungkas Paul.
(yov)
Lihat Juga :