Anthony Joshua Dapat Tawaran Duel Perebutan Gelar Dunia, Ancam Laga Kontra Tyson Fury
Senin, 29 Desember 2025 - 08:58 WIB
loading...
Anthony Joshua Dapat Tawaran Duel Perebutan Gelar Dunia, Ancam Laga Kontra Tyson Fury
A
A
A
Kebangkitan Anthony Joshua di kelas berat mulai menunjukkan arah baru. Usai kemenangan sensasional atas Jake Paul, mantan juara dunia itu kini mendapat tawaran besar untuk kembali bertarung memperebutkan sabuk juara dunia—bahkan sebelum duel panas melawan rival lamanya, Tyson Fury, terwujud.
Karier Joshua sempat berada di persimpangan setelah kekalahan KO dari Daniel Dubois yang membuat banyak pihak meragukan masa depannya di dunia tinju. Namun keraguan itu seketika sirna ketika petinju Inggris tersebut mencatatkan kemenangan knockout telak atas Jake Paul pada 19 Desember lalu. Meski sempat menuai kritik karena menerima duel melawan YouTuber, performa Joshua justru membuka peluang kebangkitan besar pada 2026.
Baca Juga: Terence Crawford Bongkar Fakta Mengejutkan: Lawan Terberatnya Bukan Canelo Alvarez
Di tengah rumor duel akbar melawan Tyson Fury, promotor kawakan Frank Warren melontarkan opsi lain yang jauh lebih berisiko. Ia menyarankan Joshua untuk langsung menghadapi Fabio Wardley atau bintang muda Moses Itauma. Wardley sendiri kini menyandang status juara dunia setelah Oleksandr Usyk melepas sabuk WBO pada November lalu, membuat duel melawan Joshua otomatis bernilai perebutan gelar.
“Kalau ingin bertarung memperebutkan gelar dunia, lawannya jelas Fabio Wardley,” ujar Warren.
Menurutnya, Joshua tidak membutuhkan laga pemanasan lagi mengingat statusnya sebagai juara dunia dua kali. Ia menilai usia Joshua yang kini 36 tahun menuntut keputusan cepat dan berani jika ingin kembali ke puncak. Namun, duel melawan Wardley bukan tanpa risiko. Petinju asal Ipswich itu dikenal memiliki daya pukul mematikan dan stamina kuat hingga ronde-ronde akhir. Kekuatan tersebut terbukti saat Wardley mencetak kemenangan TKO ronde ke-11 atas Joseph Parker, meski sempat tertinggal dalam penilaian juri. Dengan selisih usia enam tahun, Wardley dinilai memiliki potensi besar untuk membuat kejutan.
Warren pun mengingatkan bahwa mengambil laga berbahaya bisa berdampak pada rencana duel melawan Tyson Fury. “Kalau AJ melawan petinju yang punya pukulan keras, maka pertarungan dengan Tyson bisa saja tak pernah terjadi,” ujarnya.
Di sisi lain, menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya tentu akan memperkuat posisi Joshua, apa pun langkah yang ia ambil selanjutnya. Kini, Anthony Joshua berada di titik krusial kariernya. Mengejar sabuk juara dunia dengan risiko besar, atau menunggu duel prestisius melawan Tyson Fury yang telah lama dinantikan publik tinju dunia. Keputusan itu akan menentukan arah kebangkitan sang mantan raja kelas berat.
Karier Joshua sempat berada di persimpangan setelah kekalahan KO dari Daniel Dubois yang membuat banyak pihak meragukan masa depannya di dunia tinju. Namun keraguan itu seketika sirna ketika petinju Inggris tersebut mencatatkan kemenangan knockout telak atas Jake Paul pada 19 Desember lalu. Meski sempat menuai kritik karena menerima duel melawan YouTuber, performa Joshua justru membuka peluang kebangkitan besar pada 2026.
Baca Juga: Terence Crawford Bongkar Fakta Mengejutkan: Lawan Terberatnya Bukan Canelo Alvarez
Di tengah rumor duel akbar melawan Tyson Fury, promotor kawakan Frank Warren melontarkan opsi lain yang jauh lebih berisiko. Ia menyarankan Joshua untuk langsung menghadapi Fabio Wardley atau bintang muda Moses Itauma. Wardley sendiri kini menyandang status juara dunia setelah Oleksandr Usyk melepas sabuk WBO pada November lalu, membuat duel melawan Joshua otomatis bernilai perebutan gelar.
“Kalau ingin bertarung memperebutkan gelar dunia, lawannya jelas Fabio Wardley,” ujar Warren.
Menurutnya, Joshua tidak membutuhkan laga pemanasan lagi mengingat statusnya sebagai juara dunia dua kali. Ia menilai usia Joshua yang kini 36 tahun menuntut keputusan cepat dan berani jika ingin kembali ke puncak. Namun, duel melawan Wardley bukan tanpa risiko. Petinju asal Ipswich itu dikenal memiliki daya pukul mematikan dan stamina kuat hingga ronde-ronde akhir. Kekuatan tersebut terbukti saat Wardley mencetak kemenangan TKO ronde ke-11 atas Joseph Parker, meski sempat tertinggal dalam penilaian juri. Dengan selisih usia enam tahun, Wardley dinilai memiliki potensi besar untuk membuat kejutan.
Warren pun mengingatkan bahwa mengambil laga berbahaya bisa berdampak pada rencana duel melawan Tyson Fury. “Kalau AJ melawan petinju yang punya pukulan keras, maka pertarungan dengan Tyson bisa saja tak pernah terjadi,” ujarnya.
Di sisi lain, menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya tentu akan memperkuat posisi Joshua, apa pun langkah yang ia ambil selanjutnya. Kini, Anthony Joshua berada di titik krusial kariernya. Mengejar sabuk juara dunia dengan risiko besar, atau menunggu duel prestisius melawan Tyson Fury yang telah lama dinantikan publik tinju dunia. Keputusan itu akan menentukan arah kebangkitan sang mantan raja kelas berat.
(sto)
Lihat Juga :