Tyson Fury Comeback Lagi, Gypsy King Kembali Naik Ring di Tahun 2026
Senin, 05 Januari 2026 - 12:05 WIB
loading...
Tyson Fury Comeback Lagi, Gypsy King Kembali Naik Ring di Tahun 2026
A
A
A
LONDON - Tyson Fury kembali membuat dunia tinju bergemuruh. Petinju kelas berat asal Inggris itu secara resmi mengumumkan akan kembali bertarung pada 2026, meski sebelumnya sempat menyatakan pensiun usai dua kekalahan kontroversial dari Oleksandr Usyk.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (4/1/2026), Fury menyampaikan pesan singkat namun penuh makna. “2026 adalah tahunnya. Return of the Mac,” tulis Fury. “Sudah lama pergi, tapi sekarang saya kembali. Usia 37 tahun dan masih bisa memukul. Tidak ada yang lebih menyenangkan selain memukul orang dan dibayar untuk itu.”
Fury belum naik ring sejak kalah dari Usyk dalam duel perebutan tiga dari empat sabuk juara dunia pada Desember 2024. Kekalahan tersebut menjadi noda pertama dalam kariernya, sekaligus memicu kemarahan Fury terhadap keputusan juri yang ia anggap merugikan.
Baca Juga: 10 Duel Tinju Paling Ditunggu Tahun 2026: Ada Tyson Fury vs Anthony Joshua!
Riwayat “pensiun sementara” bukan hal baru bagi Fury. Ia pernah mengumumkan gantung sarung tangan usai menaklukkan Dillian Whyte pada April 2022, namun kembali bertarung di akhir tahun yang sama. Karena itu, banyak pihak sejak awal meragukan pernyataan pensiun terakhirnya.
Spekulasi comeback kian menguat dalam beberapa pekan terakhir setelah Fury rutin mengunggah video latihan selama libur akhir tahun. Kini, sinyal tersebut dipastikan menjadi kenyataan.
Kembalinya Fury kembali membuka peluang duel impian sesama petinju Inggris melawan Anthony Joshua. Pertarungan yang sempat disepakati pada 2021 itu berulang kali gagal terwujud akibat berbagai kendala, termasuk kewajiban Fury menjalani laga trilogi kontra Deontay Wilder.
Namun peluang duel tersebut kini diragukan setelah Joshua mengalami kecelakaan mobil di Nigeria yang menewaskan dua orang dekatnya dan membuat sang petinju harus menjalani pemulihan. Situasi itu diperkirakan membuat Joshua menunda aktivitas tinju kompetitif.
Jika Joshua belum siap kembali, Fury berpeluang mengejar trilogi melawan Oleksandr Usyk atau menghadapi juara WBO Fabio Wardley. Kemenangan atas salah satu dari mereka akan mengantar Fury mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat tiga kali, menyamai legenda tinju Muhammad Ali.
Di usia 37 tahun, Tyson Fury kembali berdiri di persimpangan karier. Apakah ini menjadi bab terakhir sang “Gypsy King”, atau justru awal dari satu kebangkitan lagi di panggung tinju dunia?
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (4/1/2026), Fury menyampaikan pesan singkat namun penuh makna. “2026 adalah tahunnya. Return of the Mac,” tulis Fury. “Sudah lama pergi, tapi sekarang saya kembali. Usia 37 tahun dan masih bisa memukul. Tidak ada yang lebih menyenangkan selain memukul orang dan dibayar untuk itu.”
Fury belum naik ring sejak kalah dari Usyk dalam duel perebutan tiga dari empat sabuk juara dunia pada Desember 2024. Kekalahan tersebut menjadi noda pertama dalam kariernya, sekaligus memicu kemarahan Fury terhadap keputusan juri yang ia anggap merugikan.
Baca Juga: 10 Duel Tinju Paling Ditunggu Tahun 2026: Ada Tyson Fury vs Anthony Joshua!
Riwayat “pensiun sementara” bukan hal baru bagi Fury. Ia pernah mengumumkan gantung sarung tangan usai menaklukkan Dillian Whyte pada April 2022, namun kembali bertarung di akhir tahun yang sama. Karena itu, banyak pihak sejak awal meragukan pernyataan pensiun terakhirnya.
Spekulasi comeback kian menguat dalam beberapa pekan terakhir setelah Fury rutin mengunggah video latihan selama libur akhir tahun. Kini, sinyal tersebut dipastikan menjadi kenyataan.
Kembalinya Fury kembali membuka peluang duel impian sesama petinju Inggris melawan Anthony Joshua. Pertarungan yang sempat disepakati pada 2021 itu berulang kali gagal terwujud akibat berbagai kendala, termasuk kewajiban Fury menjalani laga trilogi kontra Deontay Wilder.
Namun peluang duel tersebut kini diragukan setelah Joshua mengalami kecelakaan mobil di Nigeria yang menewaskan dua orang dekatnya dan membuat sang petinju harus menjalani pemulihan. Situasi itu diperkirakan membuat Joshua menunda aktivitas tinju kompetitif.
Jika Joshua belum siap kembali, Fury berpeluang mengejar trilogi melawan Oleksandr Usyk atau menghadapi juara WBO Fabio Wardley. Kemenangan atas salah satu dari mereka akan mengantar Fury mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat tiga kali, menyamai legenda tinju Muhammad Ali.
Di usia 37 tahun, Tyson Fury kembali berdiri di persimpangan karier. Apakah ini menjadi bab terakhir sang “Gypsy King”, atau justru awal dari satu kebangkitan lagi di panggung tinju dunia?
(sto)
Lihat Juga :