Bermain Bak Prajurit Jadi Sukses Bruno Fernandes di Man United
Senin, 04 Mei 2020 - 20:02 WIB
loading...
Bermain seperti prajurit jadi rahasia sukses Bruno Fernandes di Man United. Foto : Reuters
A
A
A
MANCHESTER - Terhitung baru menjadi penggawa Manchester United, namun Bruno Fernandes langsung membetot perhatian. Aksinya tak jarang membawa kemenangan penting Setan Merah. Apa rahasia sukses pemain muda asal Portugal itu?
Fernandes secara resmi bergabung dengan United dari Sporting CP pada Januari lalu dengan nilai transfer 80 Juta Euro. Ternyata harga tinggi tersebut pantas dikeluarkan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer. Karena, lihat saja aksi Fernandes dari sembilan pertandingan, tujuh gol sudah berhasil dijaringkan di awal kariernya di Liga Primer Inggris.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di laman klub, Senin (4/5), Fernandes mengatakan jika dirinya selalu bermain tanpa kenal lelah ketika dipercaya tampil berlaga. Pun digambarkan kalau dirinya itu bak seorang prajurit.
"Karena bagi saya setiap pertandingan adalah pertempuran. Anda harus keluar ke permainan dan hanya memahami bahwa Anda perlu mengalahkan lawan."
"Anda bermain dengan penuh hormat, karena Anda harus menghormati lawan Anda, tetapi Anda harus mengalahkan mereka. Jika Anda tidak mengalahkan mereka, mereka akan mengalahkan Anda," katanya.
"Tidak masalah siapa yang ada di tim lain. Jika itu teman, karena saya punya teman bermain di Liga Primer, saya tidak peduli. Pada saat itu saya akan menjadi musuh terbesar yang bisa mereka miliki," ujarnya.
Fernandes secara resmi bergabung dengan United dari Sporting CP pada Januari lalu dengan nilai transfer 80 Juta Euro. Ternyata harga tinggi tersebut pantas dikeluarkan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer. Karena, lihat saja aksi Fernandes dari sembilan pertandingan, tujuh gol sudah berhasil dijaringkan di awal kariernya di Liga Primer Inggris.
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di laman klub, Senin (4/5), Fernandes mengatakan jika dirinya selalu bermain tanpa kenal lelah ketika dipercaya tampil berlaga. Pun digambarkan kalau dirinya itu bak seorang prajurit.
"Karena bagi saya setiap pertandingan adalah pertempuran. Anda harus keluar ke permainan dan hanya memahami bahwa Anda perlu mengalahkan lawan."
"Anda bermain dengan penuh hormat, karena Anda harus menghormati lawan Anda, tetapi Anda harus mengalahkan mereka. Jika Anda tidak mengalahkan mereka, mereka akan mengalahkan Anda," katanya.
"Tidak masalah siapa yang ada di tim lain. Jika itu teman, karena saya punya teman bermain di Liga Primer, saya tidak peduli. Pada saat itu saya akan menjadi musuh terbesar yang bisa mereka miliki," ujarnya.
Lihat Juga :