John Herdman Beberkan 3 Pendekatan di Timnas Indonesia: Mendengar, Mengerti, dan Bertindak
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:27 WIB
loading...
John Herdman Beberkan 3 Pendekatan di Timnas Indonesia: Mendengar, Mengerti, dan Bertindak. Foto: Repro/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman , membeberkan pendekatan awal yang akan ia terapkan setelah resmi diperkenalkan PSSI kepada publik. Dalam fase awal kepemimpinannya, Herdman menegaskan fokus utama bukan langsung pada hasil, melainkan proses yang dimulai dari assessment menyeluruh terhadap tim.
Pelatih asal Inggris itu menyebut langkah pertamanya adalah melakukan pemetaan kondisi Timnas Indonesia , baik dari sisi pemain, staf, hingga kultur sepak bola yang ada. Setelah itu, ia ingin mendengar langsung dari internal tim nasional sebelum masuk ke tahap evaluasi dan pengambilan keputusan.
“Langkah pertama saya adalah assessment. Langkah kedua, saya ingin benar-benar mendengar dari Timnas itu sendiri. Setelah itu barulah kami melakukan evaluasi dan menentukan arah ke depan,” ujar Herdman dalam konferensi pers perkenalannya di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga: John Herdman Resmi Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Herdman mengungkapkan, proses tersebut sejatinya sudah ia mulai bahkan sebelum tiba di Indonesia. Ia mengaku telah berdiskusi dan berkomunikasi dengan lebih dari 60 pemain, baik yang bermain di dalam negeri maupun luar negeri, untuk mendapatkan gambaran utuh tentang potensi Skuad Garuda.
“Dalam beberapa minggu terakhir, saya sudah berbicara dengan lebih dari 60 pemain. Bahkan kemarin proses itu masih berjalan. Ini penting untuk memahami karakter, mentalitas, dan kebutuhan tim,” katanya.
Dalam pemaparannya, Herdman merangkum filosofi kepelatihannya ke dalam tiga poin utama yang akan menjadi fondasi kerjanya di Timnas Indonesia, yakni mendengar, mengerti, dan aksi. Menurutnya, mendengar adalah kunci membangun kepercayaan, mengerti menjadi dasar menyatukan visi, dan aksi adalah wujud nyata dari perubahan.
“Tiga hal yang selalu saya pegang adalah mendengar, mengerti, dan kemudian bertindak. Tanpa mendengar, kita tidak akan benar-benar memahami. Tanpa memahami, aksi tidak akan tepat sasaran,” tegas pelatih berusia 50 tahun tersebut.
John Herdman resmi diperkenalkan PSSI dalam sebuah acara yang turut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali, anggota Exco Ratu Tisha, Sekjen Yunus Nusi, serta asisten pelatih fisik Cesar Meylan. Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun dan juga diberi tanggung jawab menangani Timnas Indonesia U-23.
Dengan agenda padat menanti sepanjang 2026, termasuk FIFA Series dan Piala AFF 2026, pendekatan bertahap yang diusung Herdman menjadi sinyal bahwa PSSI tengah membangun fondasi jangka panjang bagi masa depan Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris itu menyebut langkah pertamanya adalah melakukan pemetaan kondisi Timnas Indonesia , baik dari sisi pemain, staf, hingga kultur sepak bola yang ada. Setelah itu, ia ingin mendengar langsung dari internal tim nasional sebelum masuk ke tahap evaluasi dan pengambilan keputusan.
“Langkah pertama saya adalah assessment. Langkah kedua, saya ingin benar-benar mendengar dari Timnas itu sendiri. Setelah itu barulah kami melakukan evaluasi dan menentukan arah ke depan,” ujar Herdman dalam konferensi pers perkenalannya di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga: John Herdman Resmi Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Herdman mengungkapkan, proses tersebut sejatinya sudah ia mulai bahkan sebelum tiba di Indonesia. Ia mengaku telah berdiskusi dan berkomunikasi dengan lebih dari 60 pemain, baik yang bermain di dalam negeri maupun luar negeri, untuk mendapatkan gambaran utuh tentang potensi Skuad Garuda.
“Dalam beberapa minggu terakhir, saya sudah berbicara dengan lebih dari 60 pemain. Bahkan kemarin proses itu masih berjalan. Ini penting untuk memahami karakter, mentalitas, dan kebutuhan tim,” katanya.
Dalam pemaparannya, Herdman merangkum filosofi kepelatihannya ke dalam tiga poin utama yang akan menjadi fondasi kerjanya di Timnas Indonesia, yakni mendengar, mengerti, dan aksi. Menurutnya, mendengar adalah kunci membangun kepercayaan, mengerti menjadi dasar menyatukan visi, dan aksi adalah wujud nyata dari perubahan.
“Tiga hal yang selalu saya pegang adalah mendengar, mengerti, dan kemudian bertindak. Tanpa mendengar, kita tidak akan benar-benar memahami. Tanpa memahami, aksi tidak akan tepat sasaran,” tegas pelatih berusia 50 tahun tersebut.
John Herdman resmi diperkenalkan PSSI dalam sebuah acara yang turut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali, anggota Exco Ratu Tisha, Sekjen Yunus Nusi, serta asisten pelatih fisik Cesar Meylan. Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun dan juga diberi tanggung jawab menangani Timnas Indonesia U-23.
Dengan agenda padat menanti sepanjang 2026, termasuk FIFA Series dan Piala AFF 2026, pendekatan bertahap yang diusung Herdman menjadi sinyal bahwa PSSI tengah membangun fondasi jangka panjang bagi masa depan Timnas Indonesia.
(sto)
Lihat Juga :