Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan: Taegeuk Warriors Datang dengan Misi Balas Dendam, Garuda Siap Bertempur!
Selasa, 20 Januari 2026 - 19:09 WIB
loading...
Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan: Taegeuk Warriors Datang dengan Misi Balas Dendam, Garuda Siap Bertempur!
A
A
A
JAKARTA, - Atmosfer panas dipastikan akan menyelimuti laga Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026. Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan serius dari salah satu raksasa tidur Asia, Korea Selatan. Meski Indonesia mencatatkan rekor pertemuan yang gemilang dalam lima tahun terakhir, skuad Taegeuk Warriors kali ini datang dengan wajah berbeda, strategi baru, dan satu misi: membalas kekalahan telak mereka tahun lalu.
Jangan terlena dengan peringkat. Korea Selatan adalah mantan Runner-up Asia yang sedang dalam fase kebangkitan masif. Tahun ini, mereka membawa skuad yang mengandalkan "The Gyeonggi Connection"—sebuah strategi di mana tulang punggung timnas diambil dari klub juara liga mereka, Gyeonggi LBFS.
Baca Juga: 19 Pemain Lolos TC Timnas Futsal Putri Indonesia Proyeksi ASEAN Futsal Championship 2026
Koneksi ini dipimpin oleh Shin Jong-hoon, jenderal lapangan tengah yang dikenal memiliki visi mematikan, serta target man Kim Gun-woo yang siap menguji ketangguhan fisik pertahanan Indonesia. Chemistry otomatis antar pemain ini menjadi senjata rahasia yang wajib diwaspadai oleh M Iqbal dan kawan-kawan.
Dalam dua pertemuan terakhir (2021-2026), Indonesia menyapu bersih kemenangan dengan agregat gol meyakinkan:
• Menang 6-2 di Yogyakarta (2022).
• Menang 3-0 di CFA International China (2025).
Kemenangan clean sheet 3-0 di Tiongkok tahun lalu menjadi luka yang ingin dibayar tunai oleh Korea Selatan di Jakarta nanti.
"Saya rasa pemain sudah siap untuk pertandingan di AFC. Kami berjanji akan memberikan penampilan terbaik. Tapi kami tidak menjanjikan sebuah hasil. Yang pasti kami akan berjuang untuk logo Garuda dan negara ini," kata Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.
Menurut Hector, seluruh pemain sudah berlatih sekeras mungkin. "Apalagi ini sudah mendekati hari-hari pertandingan. Tenaga dan pikiran semua fokus untuk pertandingan," kata Hector.
Ia pun berharap mendapatkan dukungan penuh dari supporter di Tanah Air. "Kami berharap kehadian secara aktif dari pecinta futsal Indonesia. Dengan cara hadir dan mendukung secara langsung di arena pertandingan," kata Hector.
Senada dengan Hector, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyerukan agar pecinta futsal tanah air memadati stadion untuk menjadi "pemain keenam".
"Secara statistik kita unggul, tapi Korea Selatan adalah tim dengan mentalitas petarung yang tidak akan menyerah sampai peluit akhir. Mereka datang ke Jakarta bukan untuk jalan-jalan, mereka ingin membalas kekalahan di China. Saya menyerukan kepada seluruh suporter Garuda: Energi kalian adalah senjata terbesar kita untuk mengamankan poin penuh di laga krusial ini."
Jangan biarkan Garuda berjuang sendirian menghadapi fisik dan kecepatan Korea Selatan.
Tiket pertandingan fase grup telah tersedia, amankan kursi Anda sekarang dan jadilah bagian dari sejarah perjalanan Timnas Futsal Indonesia menuju panggung dunia.
Jangan terlena dengan peringkat. Korea Selatan adalah mantan Runner-up Asia yang sedang dalam fase kebangkitan masif. Tahun ini, mereka membawa skuad yang mengandalkan "The Gyeonggi Connection"—sebuah strategi di mana tulang punggung timnas diambil dari klub juara liga mereka, Gyeonggi LBFS.
Baca Juga: 19 Pemain Lolos TC Timnas Futsal Putri Indonesia Proyeksi ASEAN Futsal Championship 2026
Koneksi ini dipimpin oleh Shin Jong-hoon, jenderal lapangan tengah yang dikenal memiliki visi mematikan, serta target man Kim Gun-woo yang siap menguji ketangguhan fisik pertahanan Indonesia. Chemistry otomatis antar pemain ini menjadi senjata rahasia yang wajib diwaspadai oleh M Iqbal dan kawan-kawan.
Dalam dua pertemuan terakhir (2021-2026), Indonesia menyapu bersih kemenangan dengan agregat gol meyakinkan:
• Menang 6-2 di Yogyakarta (2022).
• Menang 3-0 di CFA International China (2025).
Kemenangan clean sheet 3-0 di Tiongkok tahun lalu menjadi luka yang ingin dibayar tunai oleh Korea Selatan di Jakarta nanti.
"Saya rasa pemain sudah siap untuk pertandingan di AFC. Kami berjanji akan memberikan penampilan terbaik. Tapi kami tidak menjanjikan sebuah hasil. Yang pasti kami akan berjuang untuk logo Garuda dan negara ini," kata Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.
Menurut Hector, seluruh pemain sudah berlatih sekeras mungkin. "Apalagi ini sudah mendekati hari-hari pertandingan. Tenaga dan pikiran semua fokus untuk pertandingan," kata Hector.
Ia pun berharap mendapatkan dukungan penuh dari supporter di Tanah Air. "Kami berharap kehadian secara aktif dari pecinta futsal Indonesia. Dengan cara hadir dan mendukung secara langsung di arena pertandingan," kata Hector.
Senada dengan Hector, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyerukan agar pecinta futsal tanah air memadati stadion untuk menjadi "pemain keenam".
"Secara statistik kita unggul, tapi Korea Selatan adalah tim dengan mentalitas petarung yang tidak akan menyerah sampai peluit akhir. Mereka datang ke Jakarta bukan untuk jalan-jalan, mereka ingin membalas kekalahan di China. Saya menyerukan kepada seluruh suporter Garuda: Energi kalian adalah senjata terbesar kita untuk mengamankan poin penuh di laga krusial ini."
Jangan biarkan Garuda berjuang sendirian menghadapi fisik dan kecepatan Korea Selatan.
Tiket pertandingan fase grup telah tersedia, amankan kursi Anda sekarang dan jadilah bagian dari sejarah perjalanan Timnas Futsal Indonesia menuju panggung dunia.
(sto)
Lihat Juga :