5 Pemain Liverpool yang Dibuang Arne Slot: Federico Chiesa hingga Wataru Endo
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:24 WIB
loading...
5 Pemain Liverpool yang Dibuang Arne Slot: Federico Chiesa hingga Wataru Endo
A
A
A
Kebijakan Arne Slot dalam meramu skuad Liverpool kembali menuai sorotan. Di tengah tekanan hasil dan konsistensi tim, muncul fakta bahwa ada lima pemain yang nyaris tak mendapat kepercayaan sang pelatih sepanjang musim 2025/2026, khususnya di ajang Premier League dan Liga Champions.
Kelima pemain tersebut adalah Federico Chiesa, Wataru Endo, Rio Ngumoha, Trey Nyoni, dan Calvin Ramsay. Meski masih rutin masuk daftar skuad, kontribusi mereka di lapangan nyaris tak terlihat. Total, hanya satu kali starter yang dibagi di antara mereka dalam dua kompetisi elite tersebut.
Baca Juga: Xabi Alonso Mencapai Kesepakatan Prinsip Latih Liverpool?
Data menunjukkan ketimpangan mencolok. Dari 89 kali masuk daftar pertandingan, kelima pemain ini hanya mencatatkan 32 penampilan dengan total 398 menit bermain. Sebagai perbandingan, Virgil van Dijk mencatat lebih dari 500 menit hanya di Liga Champions.
Chiesa menjadi satu-satunya yang sempat dipercaya sebagai starter, itu pun karena Liverpool kehabisan opsi di lini depan. Endo lebih sering duduk di bangku cadangan, sementara Ngumoha dan Nyoni hanya dimainkan sebagai opsi terakhir saat tim dalam kondisi terdesak. Ramsay bahkan belum sekali pun tampil di liga musim ini.
Situasi ini memperkuat kesan bahwa kelima pemain tersebut hanya menjadi “opsi darurat”. Ngumoha memang sempat mencuri perhatian lewat gol penentu kemenangan dramatis di St James’ Park, namun momen itu tak cukup mengubah statusnya di mata Slot. Ia tetap jarang dimainkan dan hanya masuk ketika semua alternatif serangan telah habis.
Endo pun bernasib serupa. Perannya sebagai pemain penutup untuk mengamankan keunggulan jarang terpakai karena Liverpool justru sering gagal mempertahankan keunggulan. Dua kesempatan terakhirnya berakhir dengan kebobolan di menit akhir.
Slot secara terbuka mengakui lebih menyukai skuad ramping, berkisar 20–21 pemain. Filosofi ini membuatnya enggan memberi menit kepada pemain yang dianggap belum sepenuhnya masuk rencana utama. Namun, pendekatan tersebut mulai dipertanyakan ketika badai cedera dan penurunan performa menghantam tim.
Ironisnya, Liverpool juga memilih tidak mencari pengganti sepadan usai kepergian pemain penting, yang membuat pemain seperti Ngumoha secara logika seharusnya mendapat ruang lebih besar.
Dengan kondisi saat ini, peluang kelima pemain tersebut bertahan di Anfield musim depan terbilang kecil. Opsi peminjaman atau penjualan permanen diyakini akan menjadi solusi yang diambil manajemen pada bursa transfer mendatang.
Bagi Arne Slot, tantangannya jelas: bertahan dengan inti pemain yang sama dan berisiko kelelahan, atau mulai mempercayai pemain-pemain yang selama ini ia pinggirkan. Jika tidak, sejarah kehabisan energi di fase akhir musim bisa kembali terulang di Anfield.
1. Federico Chiesa: 291 menit
2. Wataru Endo: 223 menit
3. Rio Ngumoha: 76 menit
4. Trey Nyoni: 2 menit
5. Calvin Ramsay: 0 menit
Kelima pemain tersebut adalah Federico Chiesa, Wataru Endo, Rio Ngumoha, Trey Nyoni, dan Calvin Ramsay. Meski masih rutin masuk daftar skuad, kontribusi mereka di lapangan nyaris tak terlihat. Total, hanya satu kali starter yang dibagi di antara mereka dalam dua kompetisi elite tersebut.
Baca Juga: Xabi Alonso Mencapai Kesepakatan Prinsip Latih Liverpool?
Data menunjukkan ketimpangan mencolok. Dari 89 kali masuk daftar pertandingan, kelima pemain ini hanya mencatatkan 32 penampilan dengan total 398 menit bermain. Sebagai perbandingan, Virgil van Dijk mencatat lebih dari 500 menit hanya di Liga Champions.
Chiesa menjadi satu-satunya yang sempat dipercaya sebagai starter, itu pun karena Liverpool kehabisan opsi di lini depan. Endo lebih sering duduk di bangku cadangan, sementara Ngumoha dan Nyoni hanya dimainkan sebagai opsi terakhir saat tim dalam kondisi terdesak. Ramsay bahkan belum sekali pun tampil di liga musim ini.
Situasi ini memperkuat kesan bahwa kelima pemain tersebut hanya menjadi “opsi darurat”. Ngumoha memang sempat mencuri perhatian lewat gol penentu kemenangan dramatis di St James’ Park, namun momen itu tak cukup mengubah statusnya di mata Slot. Ia tetap jarang dimainkan dan hanya masuk ketika semua alternatif serangan telah habis.
Endo pun bernasib serupa. Perannya sebagai pemain penutup untuk mengamankan keunggulan jarang terpakai karena Liverpool justru sering gagal mempertahankan keunggulan. Dua kesempatan terakhirnya berakhir dengan kebobolan di menit akhir.
Slot secara terbuka mengakui lebih menyukai skuad ramping, berkisar 20–21 pemain. Filosofi ini membuatnya enggan memberi menit kepada pemain yang dianggap belum sepenuhnya masuk rencana utama. Namun, pendekatan tersebut mulai dipertanyakan ketika badai cedera dan penurunan performa menghantam tim.
Ironisnya, Liverpool juga memilih tidak mencari pengganti sepadan usai kepergian pemain penting, yang membuat pemain seperti Ngumoha secara logika seharusnya mendapat ruang lebih besar.
Dengan kondisi saat ini, peluang kelima pemain tersebut bertahan di Anfield musim depan terbilang kecil. Opsi peminjaman atau penjualan permanen diyakini akan menjadi solusi yang diambil manajemen pada bursa transfer mendatang.
Bagi Arne Slot, tantangannya jelas: bertahan dengan inti pemain yang sama dan berisiko kelelahan, atau mulai mempercayai pemain-pemain yang selama ini ia pinggirkan. Jika tidak, sejarah kehabisan energi di fase akhir musim bisa kembali terulang di Anfield.
1. Federico Chiesa: 291 menit
2. Wataru Endo: 223 menit
3. Rio Ngumoha: 76 menit
4. Trey Nyoni: 2 menit
5. Calvin Ramsay: 0 menit
(sto)
Lihat Juga :