Indonesia Masters 2026: Anthony Ginting Mundur, Tunggal Putra Sisakan Alwi Farhan
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:20 WIB
loading...
Indonesia Masters 2026: Anthony Ginting Mundur, Tunggal Putra Sisakan Alwi Farhan
A
A
A
JAKARTA - Langkah tunggal putra Indonesia di Indonesia Masters 2026 kian menipis. Anthony Sinisuka Ginting dipastikan mundur dari laga babak 16 besar, membuat Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di sektor tunggal putra.
Ginting sejatinya dijadwalkan menghadapi wakil Singapura, Jason Teh, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026) sore WIB. Namun, pebulu tangkis andalan Indonesia itu tidak kunjung memasuki arena hingga panitia mengumumkan dirinya mundur dari pertandingan.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, mengungkapkan keputusan tersebut diambil pada menit-menit terakhir setelah kondisi fisik Ginting dinilai tidak memungkinkan untuk bertanding. Gangguan pada area pinggang menjadi faktor utama yang menghambat pergerakan atlet berusia 29 tahun itu di lapangan.
“Sangat disayangkan karena keadaan ini di luar prediksi. Kami sempat menahan sampai pemanasan, tetapi ternyata tidak bisa. Ini keputusan last minute setelah bicara dengan Anthony dan dokter,” ujar Indra Wijaya kepada awak media di Istora Senayan.
Indra menjelaskan, rasa nyeri di bagian pinggang atas membuat Ginting kesulitan bergerak, meski secara umum masih mampu berlari. Saat ini, tim medis masih melakukan observasi dan penanganan intensif terhadap kondisi tersebut.
Mundurnya Ginting membuat Alwi Farhan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa di babak 16 besar. Alwi dijadwalkan menghadapi wakil China, Wang Zheng Xing, dalam upaya merebut tiket ke perempat final Indonesia Masters 2026.
Sebelumnya, wakil tunggal putra Indonesia lainnya sudah lebih dulu berguguran. Moh Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan Loh Kean Yew dari Singapura, sementara Jonatan Christie memutuskan mundur bahkan sebelum turnamen bergulir.
Indonesia Masters 2026 sendiri menjadi ajang comeback bagi Anthony Ginting setelah absen cukup lama akibat cedera bahu. Ia sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan melewati babak kualifikasi dan menyingkirkan Julien Carraggi di babak 32 besar. Namun, masalah fisik kembali memaksanya menghentikan langkah lebih awal di turnamen yang pernah dua kali ia menangi pada edisi 2018 dan 2020.
Ginting sejatinya dijadwalkan menghadapi wakil Singapura, Jason Teh, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026) sore WIB. Namun, pebulu tangkis andalan Indonesia itu tidak kunjung memasuki arena hingga panitia mengumumkan dirinya mundur dari pertandingan.
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, mengungkapkan keputusan tersebut diambil pada menit-menit terakhir setelah kondisi fisik Ginting dinilai tidak memungkinkan untuk bertanding. Gangguan pada area pinggang menjadi faktor utama yang menghambat pergerakan atlet berusia 29 tahun itu di lapangan.
“Sangat disayangkan karena keadaan ini di luar prediksi. Kami sempat menahan sampai pemanasan, tetapi ternyata tidak bisa. Ini keputusan last minute setelah bicara dengan Anthony dan dokter,” ujar Indra Wijaya kepada awak media di Istora Senayan.
Indra menjelaskan, rasa nyeri di bagian pinggang atas membuat Ginting kesulitan bergerak, meski secara umum masih mampu berlari. Saat ini, tim medis masih melakukan observasi dan penanganan intensif terhadap kondisi tersebut.
Mundurnya Ginting membuat Alwi Farhan menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa di babak 16 besar. Alwi dijadwalkan menghadapi wakil China, Wang Zheng Xing, dalam upaya merebut tiket ke perempat final Indonesia Masters 2026.
Sebelumnya, wakil tunggal putra Indonesia lainnya sudah lebih dulu berguguran. Moh Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan Loh Kean Yew dari Singapura, sementara Jonatan Christie memutuskan mundur bahkan sebelum turnamen bergulir.
Indonesia Masters 2026 sendiri menjadi ajang comeback bagi Anthony Ginting setelah absen cukup lama akibat cedera bahu. Ia sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan melewati babak kualifikasi dan menyingkirkan Julien Carraggi di babak 32 besar. Namun, masalah fisik kembali memaksanya menghentikan langkah lebih awal di turnamen yang pernah dua kali ia menangi pada edisi 2018 dan 2020.
(sto)
Lihat Juga :