PB Djarum Ganjar Atlet Berprestasi 2025, Total Apresiasi Capai Rp512,7 Juta
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:43 WIB
loading...
PB Djarum Ganjar Atlet Berprestasi 2025, Total Apresiasi Capai Rp512,7 Juta. Foto: SINDOnews/Susanto
A
A
A
PB Djarum memberikan apresiasi kepada para atletnya yang menorehkan prestasi sepanjang 2025, mulai dari level nasional hingga panggung dunia. Total penghargaan yang dikucurkan melalui Bakti Olahraga Djarum Foundation mencapai Rp512.700.000.
Penghargaan tersebut diberikan kepada para juara Kejurnas PBSI 2025, atlet yang menembus peringkat 15 dan 39 dunia BWF sektor ganda campuran per 31 Desember 2025, serta puluhan atlet muda kelompok usia. Sebanyak 47 atlet U-17 dan U-19 turut menerima apresiasi, termasuk Salsabila Zahra Aulia yang dinobatkan sebagai Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025.
Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, menilai deretan prestasi itu menjadi bukti keberhasilan proses regenerasi di klub. Peraih medali Olimpiade 2000 itu menyebut pembinaan usia dini yang konsisten membuat para atlet muda kini siap bersaing tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di level internasional.
“Kami melihat keberanian dan performa atlet muda terus berkembang. Ini hasil dari latihan disiplin, evaluasi rutin, dan keberanian keluar dari zona nyaman,” ujar Fung.
Pada Kejurnas PBSI 2025, atlet PB Djarum mendominasi sejumlah sektor. Di ganda taruna putri, Salsabila Zahra Aulia/Adela Nurul merebut gelar usai mengalahkan Selsi Josika/Yasinta Ristiyani Putri 21-18, 21-10. Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi tampil sebagai juara tunggal taruna putra setelah menundukkan Denis Azzany 21-17, 21-19. Gelar ganda taruna campuran juga diraih Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia lewat kemenangan rubber game atas Moses Andar Simanjuntak/Rey Azzara Yuliana. Bahkan, final sesama atlet PB Djarum terjadi di ganda dewasa campuran, ketika Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti mengalahkan Daniel Edgar Marvino/Gloria Emanuelle Widjaja.
Koordinator Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy De Pauw, menilai pencapaian tersebut menunjukkan kualitas atlet yang semakin merata di semua sektor. Menurutnya, perkembangan signifikan kini juga terlihat di nomor tunggal, tidak lagi hanya bertumpu pada sektor ganda. Ia menambahkan, dukungan tim pelatih serta sport science menjadi bagian penting dari peningkatan performa atlet.
Dari sektor ganda putri, pelatih Rudy Gunawan menyoroti perkembangan Salsabila Zahra Aulia yang dinilainya memiliki karakter pekerja keras dan mental bertanding kuat. Sepanjang 2025, Salsabila mengoleksi sejumlah gelar, termasuk di ajang Sirnas dan dua gelar Kejurnas PBSI 2025 dari nomor ganda taruna putri dan campuran.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan menargetkan prestasi lebih tinggi di level internasional,” kata Salsabila.
Penghargaan juga diberikan kepada Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi yang tampil konsisten sepanjang musim. Pada 2025, ia mengoleksi enam gelar Sirnas A serta gelar dari turnamen junior internasional. Ia menyebut apresiasi dari PB Djarum menjadi dorongan tambahan untuk menembus seleksi nasional dan bergabung ke pelatnas.
Secara rinci, penghargaan terbesar diberikan kepada pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja sebagai atlet peringkat 15 dunia ganda campuran dengan nilai Rp240 juta. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang berada di peringkat 39 dunia menerima Rp60 juta. Sementara para juara Kejurnas PBSI 2025 di sektor taruna mendapat apresiasi antara Rp20–30 juta, dan penghargaan atlet muda terbaik senilai Rp25 juta diberikan kepada Salsabila Zahra Aulia.
Melalui program tahunan ini, PB Djarum menegaskan komitmennya menjaga kesinambungan prestasi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perkembangan bulu tangkis Indonesia.
* 47 Atlet Berprestasi 2025 U-17 & U-19 senilai Rp 10.700.000
* Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nurul – Juara Ganda Taruna Putri Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp30 juta
* Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi – Juara Tunggal Taruna Putra Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp20 juta
* Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia – Juara Ganda Taruna Campuran Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp30 juta
* Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja – Atlet Peringkat 15 BWF Ganda Campuran per 31 Desember 2025 senilai Rp240 juta
* Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti – Atlet Peringkat 39 BWF Ganda Campuran per 31 Desember 2025 senilai Rp60 juta
* Salsabila Zahra Aulia – Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025 mendapat apresiasi Rp25 juta dari Cleo yang merupakan sponsor resmi PB Djarum
Penghargaan tersebut diberikan kepada para juara Kejurnas PBSI 2025, atlet yang menembus peringkat 15 dan 39 dunia BWF sektor ganda campuran per 31 Desember 2025, serta puluhan atlet muda kelompok usia. Sebanyak 47 atlet U-17 dan U-19 turut menerima apresiasi, termasuk Salsabila Zahra Aulia yang dinobatkan sebagai Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025.
Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, menilai deretan prestasi itu menjadi bukti keberhasilan proses regenerasi di klub. Peraih medali Olimpiade 2000 itu menyebut pembinaan usia dini yang konsisten membuat para atlet muda kini siap bersaing tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di level internasional.
“Kami melihat keberanian dan performa atlet muda terus berkembang. Ini hasil dari latihan disiplin, evaluasi rutin, dan keberanian keluar dari zona nyaman,” ujar Fung.
Pada Kejurnas PBSI 2025, atlet PB Djarum mendominasi sejumlah sektor. Di ganda taruna putri, Salsabila Zahra Aulia/Adela Nurul merebut gelar usai mengalahkan Selsi Josika/Yasinta Ristiyani Putri 21-18, 21-10. Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi tampil sebagai juara tunggal taruna putra setelah menundukkan Denis Azzany 21-17, 21-19. Gelar ganda taruna campuran juga diraih Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia lewat kemenangan rubber game atas Moses Andar Simanjuntak/Rey Azzara Yuliana. Bahkan, final sesama atlet PB Djarum terjadi di ganda dewasa campuran, ketika Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti mengalahkan Daniel Edgar Marvino/Gloria Emanuelle Widjaja.
Koordinator Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy De Pauw, menilai pencapaian tersebut menunjukkan kualitas atlet yang semakin merata di semua sektor. Menurutnya, perkembangan signifikan kini juga terlihat di nomor tunggal, tidak lagi hanya bertumpu pada sektor ganda. Ia menambahkan, dukungan tim pelatih serta sport science menjadi bagian penting dari peningkatan performa atlet.
Dari sektor ganda putri, pelatih Rudy Gunawan menyoroti perkembangan Salsabila Zahra Aulia yang dinilainya memiliki karakter pekerja keras dan mental bertanding kuat. Sepanjang 2025, Salsabila mengoleksi sejumlah gelar, termasuk di ajang Sirnas dan dua gelar Kejurnas PBSI 2025 dari nomor ganda taruna putri dan campuran.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang dan menargetkan prestasi lebih tinggi di level internasional,” kata Salsabila.
Penghargaan juga diberikan kepada Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi yang tampil konsisten sepanjang musim. Pada 2025, ia mengoleksi enam gelar Sirnas A serta gelar dari turnamen junior internasional. Ia menyebut apresiasi dari PB Djarum menjadi dorongan tambahan untuk menembus seleksi nasional dan bergabung ke pelatnas.
Secara rinci, penghargaan terbesar diberikan kepada pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja sebagai atlet peringkat 15 dunia ganda campuran dengan nilai Rp240 juta. Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti yang berada di peringkat 39 dunia menerima Rp60 juta. Sementara para juara Kejurnas PBSI 2025 di sektor taruna mendapat apresiasi antara Rp20–30 juta, dan penghargaan atlet muda terbaik senilai Rp25 juta diberikan kepada Salsabila Zahra Aulia.
Melalui program tahunan ini, PB Djarum menegaskan komitmennya menjaga kesinambungan prestasi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perkembangan bulu tangkis Indonesia.
* 47 Atlet Berprestasi 2025 U-17 & U-19 senilai Rp 10.700.000
* Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nurul – Juara Ganda Taruna Putri Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp30 juta
* Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi – Juara Tunggal Taruna Putra Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp20 juta
* Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia – Juara Ganda Taruna Campuran Kejurnas PBSI 2025 senilai Rp30 juta
* Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja – Atlet Peringkat 15 BWF Ganda Campuran per 31 Desember 2025 senilai Rp240 juta
* Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti – Atlet Peringkat 39 BWF Ganda Campuran per 31 Desember 2025 senilai Rp60 juta
* Salsabila Zahra Aulia – Atlet Muda PB Djarum Berprestasi Terbaik 2025 mendapat apresiasi Rp25 juta dari Cleo yang merupakan sponsor resmi PB Djarum
(sto)
Lihat Juga :