Dikritik karena Pindah ke Liga Lokal, Shayne Pattynama: Itu Merendahkan Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:29 WIB
loading...
Dikritik karena Pindah...
Dikritik karena Pindah ke Liga Lokal, Shayne Pattynama: Itu Merendahkan Indonesia
A A A
DEPOK - Pemain Timnas Indonesia , Shayne Pattynama, memberikan jawaban berkelas soal pihak yang mengkritiknya gara-gara melanjutkan karier di Super League. Shayne menyebut keputusan tersebut dibuat karena ingin mendorong perkembangan sepak bola Tanah Air.

Shayne secara mengejutkan hengkang dari klub anyar Thailand, Buriram United, dan merapat ke Persija Jakarta. Pemain 27 tahun itu menambah daftar pemain diaspora yang berkarier di Super League musim ini.

Keputusannya bergabung ke Persija Jakarta tentu menjadi kabar gembira bagi The Jakmania. Tapi disisi lain, keputusan tersebut juga menuai kritikan dari pencinta sepak bola Tanah Air. Mereka menyayangkan sang pemain tidak berkarier di luar negeri.

Shayne memahami kalau para fans menginginkan pemainnya bermain di kompetisi terbaik. Tapi, dia juga meminta kepada publik untuk menyadari bahwa kompetisi sepak bola Indonesia saat ini sedang berkembang.

“Tentu saja orang-orang selalu mengkritik. Dan saya paham itu. Orang-orang ingin kami, para pemain, bermain di liga terbaik yang memungkinkan,” kata Shayne kepada wartawan termasuk iNews Media Group, dikutip Kamis (29/1/2026).

“Tapi di sisi lain, orang juga perlu memahami bahwa kami sebagai sebuah negara sedang berkembang dalam hal sepak bola. Kami sedang membangun liga yang lebih baik. Tim nasional juga semakin berkembang,” sambungnya.

Shayne cukup menyayangkan komentar netizen yang menyebut kalau kompetisi di Tanah Air jelek. Menurutnya, itu sama saja merendahkan Indonesia. Baginya, kehadiran sejumlah pemain diaspora ke Super League bis mendorong perkembangan sepak bola Indonesia.

“Saya merasa ketika ada orang yang berkata, “Jangan ke Indonesia. Jangan main di liga ini, liganya jelek,” itu seperti merendahkan Indonesia. Menurut saya itu tidak baik, karena kami sedang bertumbuh,” terangnya.

“Banyak waktu, tenaga, dan usaha yang dicurahkan oleh federasi, oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, oleh pihak liga, dan semua pihak yang terlibat untuk membawa kompetisi ke level berikutnya. Dan jika ingin tim nasional berkembang, liganya juga harus berkembang,” tambah dia.

Lebih lanjut, Shayne ingin semua pihak bersatu untuk mendukung perkembangan sepak bola Indonesia. Dia tak ingin orang-orang beranggapan bahwa para pemain diaspora yang melanjutkan kariernya di Super League sudah ‘menyerah’ bersaing di liga luar negeri.

“Kita perlu saling membantu untuk berkembang—baik suporter, pemain, maupun semua pihak. Kalau hanya berbicara negatif dan terus mengkritik, ya kritik memang perlu, tapi harus seimbang.

Jadi menurut saya, orang-orang seharusnya tidak terlalu negatif terhadap Indonesia, karena itu sama saja merendahkan negara sendiri. Itu pendapat saya. Tapi tentu saja, setiap orang berhak memiliki opininya masing-masing,” pungkas Shayne.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
Special Bola
Piala Dunia 2026 Jadi...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo, sang Adik Beri Sinyal Pensiun dari Timnas Portugal
Erick Thohir Beberkan...
Bola Dunia
Erick Thohir Beberkan Alasan Indonesia Bersaing dengan Banyak Negara untuk Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Penyebab Gol Krusial...
Bola Dunia
Penyebab Gol Krusial Kroasia Dianulir VAR: Portugal Akhirnya Selamat dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026!
Rekomendasi
Langkah Nyata Pegadaian...
Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
Berita Terkini
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
Ronaldo Buntu, Portugal...
Ronaldo Buntu, Portugal vs Kroasia Tanpa Gol di Babak Pertama
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved