JKT Fit Block Party 2026 Sukses Ubah Jalanan Jadi Panggung Sportainment
Kamis, 29 Januari 2026 - 16:17 WIB
loading...
Selama hampir empat jam, jalanan populer ini ditutup total dan diambil alih oleh Move for More yang bekerja sama dengan berbagai komunitas lari Jakarta / Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ruas Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, mendadak berubah wajah pada Minggu (25/1/2026). Tak ada deru mesin kendaraan maupun klakson yang biasa memenuhi kawasan tersebut. Sebagai gantinya, sorak-sorai komunitas, dentuman musik, dan langkah kaki ratusan peserta memenuhi aspal dalam gelaran JKT Fit Block Party 2026 (JFBP).
Selama hampir empat jam, jalanan populer ini ditutup total dan diambil alih oleh Move for More yang bekerja sama dengan berbagai komunitas lari Jakarta. JFBP hadir sebagai bukti nyata bahwa olahraga dapat dikemas secara segar, inklusif, dan menyatu dengan gaya hidup urban masyarakat ibu kota.
Ajang ini bukan sekadar pesta olahraga jalanan biasa, melainkan rangkaian pembuka menuju perhelatan yang lebih besar. "JFBP di Cikajang hanyalah pemanasan. Energi yang kita bangun di jalanan ini akan kita bawa ke panggung yang jauh lebih besar di Indonesia Fit Festival pada 9-10 Mei 2026 nanti," ujar Randitia Putrabagus, Event Director sekaligus perwakilan dari Move for More.
Menurut Randitia, visi besarnya adalah menciptakan ekosistem di mana komunitas, pelaku hobi, hingga sportpreneur dapat bertemu dalam satu frekuensi yang sama. Salah satu sorotan utama acara ini adalah Sprint Race Cikajang, sebuah ajang relay race 4x350 meter.
Sebanyak 24 tim komunitas lari terbaik Jakarta saling beradu cepat memperebutkan total hadiah senilai Rp40 juta dengan dukungan dari Nike dan Total Care Men. Namun, JFBP tidak hanya soal kompetisi fisik.
Inovasi unik muncul lewat "The Catrun", sebuah peragaan busana activewear lokal yang digelar tepat di atas lintasan lari. Berkolaborasi dengan Luxcrime, lintasan lari ini berubah menjadi runway bagi brand-brand seperti Scratchline Running, GOF, Tiento, GUMI, Duraking, Anya Active, hingga Manta Liberta. Sinergi ini berhasil memadukan fashion, performa atletik, dan ekspresi diri dalam satu bingkai.
Sejak matahari terbit, warga Jakarta sudah memadati area untuk mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari sunrise yoga (memulai pagi dengan ketenangan), Strength Conditioning Class (latihan intensif dengan alat gym profesional), dan Re-Rack Market (pasar pakaian olahraga preloved berkualitas yang mendukung keberlanjutan).
Kebutuhan nutrisi dan hidrasi peserta pun terjaga berkat dukungan dari Aqua, Mizone, dan Entrasol yang memastikan energi tetap stabil hingga akhir acara. "Move for More adalah inisiator gerakan gaya hidup sehat yang fokus pada event olahraga kreatif. Kami percaya bahwa olahraga harus menyenangkan, inklusif, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pop modern," tutup Randitia.
Dengan suksesnya JFBP, Jakarta kini menatap antusias menuju Indonesia Fit Festival 2026 sebagai puncak selebrasi kesehatan di tanah air.
Selama hampir empat jam, jalanan populer ini ditutup total dan diambil alih oleh Move for More yang bekerja sama dengan berbagai komunitas lari Jakarta. JFBP hadir sebagai bukti nyata bahwa olahraga dapat dikemas secara segar, inklusif, dan menyatu dengan gaya hidup urban masyarakat ibu kota.
Ajang ini bukan sekadar pesta olahraga jalanan biasa, melainkan rangkaian pembuka menuju perhelatan yang lebih besar. "JFBP di Cikajang hanyalah pemanasan. Energi yang kita bangun di jalanan ini akan kita bawa ke panggung yang jauh lebih besar di Indonesia Fit Festival pada 9-10 Mei 2026 nanti," ujar Randitia Putrabagus, Event Director sekaligus perwakilan dari Move for More.
Menurut Randitia, visi besarnya adalah menciptakan ekosistem di mana komunitas, pelaku hobi, hingga sportpreneur dapat bertemu dalam satu frekuensi yang sama. Salah satu sorotan utama acara ini adalah Sprint Race Cikajang, sebuah ajang relay race 4x350 meter.
Sebanyak 24 tim komunitas lari terbaik Jakarta saling beradu cepat memperebutkan total hadiah senilai Rp40 juta dengan dukungan dari Nike dan Total Care Men. Namun, JFBP tidak hanya soal kompetisi fisik.
Inovasi unik muncul lewat "The Catrun", sebuah peragaan busana activewear lokal yang digelar tepat di atas lintasan lari. Berkolaborasi dengan Luxcrime, lintasan lari ini berubah menjadi runway bagi brand-brand seperti Scratchline Running, GOF, Tiento, GUMI, Duraking, Anya Active, hingga Manta Liberta. Sinergi ini berhasil memadukan fashion, performa atletik, dan ekspresi diri dalam satu bingkai.
Sejak matahari terbit, warga Jakarta sudah memadati area untuk mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari sunrise yoga (memulai pagi dengan ketenangan), Strength Conditioning Class (latihan intensif dengan alat gym profesional), dan Re-Rack Market (pasar pakaian olahraga preloved berkualitas yang mendukung keberlanjutan).
Kebutuhan nutrisi dan hidrasi peserta pun terjaga berkat dukungan dari Aqua, Mizone, dan Entrasol yang memastikan energi tetap stabil hingga akhir acara. "Move for More adalah inisiator gerakan gaya hidup sehat yang fokus pada event olahraga kreatif. Kami percaya bahwa olahraga harus menyenangkan, inklusif, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pop modern," tutup Randitia.
Dengan suksesnya JFBP, Jakarta kini menatap antusias menuju Indonesia Fit Festival 2026 sebagai puncak selebrasi kesehatan di tanah air.
(yov)
Lihat Juga :