Dubes Afghanistan Temui FFI, Buka Kerja Sama Kembangkan Cabor Futsal
Senin, 02 Februari 2026 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi itu satu hal yang kita sepakati. Dan di luar dari itu juga kita bicara soal pertukaran-pertukaran antara Indonesia dan Afghanistan. Karena Afghanistan punya banyak pemain yang luar biasa, dan dari Pak Menteri Afghanistan ini menyampaikan harapannya pemain-pemain Afghanistan juga bisa ada yang main di klub-klub di Indonesia," jelas Michael.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk membuka peluang saling mengundang jika ada turnamen futsal di negara masing-masing. Michael berharap, kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi Indonesia dan Afghanistan.
Jadi kalau nanti ada event, ada negara Afghanistan kita diundang, atau sebaliknya kalau Indonesia bikin event futsal lagi internasional, kita juga bisa mengundang Afghanistan. Jadi itu kerja sama-kerja sama yang kita sepakat untuk kita kembangkan ke depan," tutur Michael.
Walau begitu, kata Michael, kerjasama ini mash bersifat Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman. Poin-poin kerjasama, Michael bilang, masih bisa dikembangkan ke depannya.
"Ya, jadi kesepakatan tadi adalah kita mau menuangkan ke dalam dokumen, dokumen hukum. Tentu sifatnya masih MOU, jadi mungkin belum spesifik atau mengunci, tapi kita mau menunjukkan bahwa ada komitmen yang kita akan bangun. Dan ini kolaborasi dari dua negara sahabat, Afghanistan dan Indonesia," tutupnya.
Kedua belah pihak juga sepakat untuk membuka peluang saling mengundang jika ada turnamen futsal di negara masing-masing. Michael berharap, kerjasama ini menjadi awal yang baik bagi Indonesia dan Afghanistan.
Jadi kalau nanti ada event, ada negara Afghanistan kita diundang, atau sebaliknya kalau Indonesia bikin event futsal lagi internasional, kita juga bisa mengundang Afghanistan. Jadi itu kerja sama-kerja sama yang kita sepakat untuk kita kembangkan ke depan," tutur Michael.
Walau begitu, kata Michael, kerjasama ini mash bersifat Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman. Poin-poin kerjasama, Michael bilang, masih bisa dikembangkan ke depannya.
"Ya, jadi kesepakatan tadi adalah kita mau menuangkan ke dalam dokumen, dokumen hukum. Tentu sifatnya masih MOU, jadi mungkin belum spesifik atau mengunci, tapi kita mau menunjukkan bahwa ada komitmen yang kita akan bangun. Dan ini kolaborasi dari dua negara sahabat, Afghanistan dan Indonesia," tutupnya.
(sto)
Lihat Juga :