Wamenpora Taufik: Carabao International Open 2026 Baik untuk Sport Tourism
Rabu, 04 Februari 2026 - 08:21 WIB
loading...
Wamenpora Taufik Hidayat (kanan) berfoto bersama Hendra Kurniawan, CEO Carabao, di sela-sela konferensi pers Carabao International Open 2026. Foto: SINDOnews/Cikal Bintang Raissatria
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat , menyambut positif Carabao International Open 2026. Taufik meyakini, turnamen ini berdampak baik untuk perkembangan sport tourism di Indonesia.
Carabao Billiards Indonesia menggandeng Matchroom Multisport untuk menggelar Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour. Turnamen biliar bertaraf internasional itu akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta pada 4 - 8 Februari 2026.
Turnamen biliar ini akan diikuti oleh kurang lebih 21 negara dari seluruh dunia. Para atlet-atlet top dunia seperti Jeff De Luna (Filipina), Mickey Krause (Denmark), dan Aloysius Yapp (Singapura) akan berpartisipasi.
Ajang ini akan terbagi dalam tiga kategori turnamen utama yakni Carabao International Open, Carabao Junior International Open, dan Carabao International Celebrity Billiards. Tentunya, turnamen ini membuka peluang atlet biliar Indonesia untuk menjadi juara.
"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pintu masuk untuk event besar lainnya di Indonesia ke depannya bakal bertambah lagi," kata Taufik kepada iNews Media Group di Angle Heritage, PIK 2, Jakarta pada Selasa (3/2/2026).
Taufik juga menilai, turnamen ini sebagai momentum positif untuk popularitas olahraga biliar di kalangan remaja. Terlebih, ajang ini juga mempertandingkan kategori junior.
"Mudah-mudahan dari sini menjadi salah satu fasilitas untuk atlet-atlet kita yang junior bisa melihat bahwa biliar ini bisa mendunia. Dan bisa menjadi yang terbaik di event ini," tutur Taufik.
"Nah dengan adanya event ini, mudah-mudahan anak-anak muda tertarik lagi untuk menjadi atlet biliar. Kalau pemain yang memang fun game memang banyak sekali dan itu salah satu poin untuk ajang ini," tambahnya.
Selain itu, Taufik meyakini Carabao International Open 2026 berdampak positif untuk sport tourism di Indonesia. Mantan atlet bulu tangkis itu mencontohkan Filipina sebagai negara yang sudah sukses memaksimalkan olahraga biliar.
"Dan ya kita tahu bahwa satu contoh kita ke Filipina, kita tahunya kan pemain biliarnya banyak di sana. Jadi wisata juga. Jadi terkenal di luar jadi devisa buat negara kita," tutup peraih medali emas Olimpiade Yunani 2004 itu.
Carabao Billiards Indonesia menggandeng Matchroom Multisport untuk menggelar Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour. Turnamen biliar bertaraf internasional itu akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta pada 4 - 8 Februari 2026.
Turnamen biliar ini akan diikuti oleh kurang lebih 21 negara dari seluruh dunia. Para atlet-atlet top dunia seperti Jeff De Luna (Filipina), Mickey Krause (Denmark), dan Aloysius Yapp (Singapura) akan berpartisipasi.
Ajang ini akan terbagi dalam tiga kategori turnamen utama yakni Carabao International Open, Carabao Junior International Open, dan Carabao International Celebrity Billiards. Tentunya, turnamen ini membuka peluang atlet biliar Indonesia untuk menjadi juara.
"Mudah-mudahan ini menjadi salah satu pintu masuk untuk event besar lainnya di Indonesia ke depannya bakal bertambah lagi," kata Taufik kepada iNews Media Group di Angle Heritage, PIK 2, Jakarta pada Selasa (3/2/2026).
Taufik juga menilai, turnamen ini sebagai momentum positif untuk popularitas olahraga biliar di kalangan remaja. Terlebih, ajang ini juga mempertandingkan kategori junior.
"Mudah-mudahan dari sini menjadi salah satu fasilitas untuk atlet-atlet kita yang junior bisa melihat bahwa biliar ini bisa mendunia. Dan bisa menjadi yang terbaik di event ini," tutur Taufik.
"Nah dengan adanya event ini, mudah-mudahan anak-anak muda tertarik lagi untuk menjadi atlet biliar. Kalau pemain yang memang fun game memang banyak sekali dan itu salah satu poin untuk ajang ini," tambahnya.
Selain itu, Taufik meyakini Carabao International Open 2026 berdampak positif untuk sport tourism di Indonesia. Mantan atlet bulu tangkis itu mencontohkan Filipina sebagai negara yang sudah sukses memaksimalkan olahraga biliar.
"Dan ya kita tahu bahwa satu contoh kita ke Filipina, kita tahunya kan pemain biliarnya banyak di sana. Jadi wisata juga. Jadi terkenal di luar jadi devisa buat negara kita," tutup peraih medali emas Olimpiade Yunani 2004 itu.
(sto)
Lihat Juga :