SPA Vol. 3: Mendefinisikan Ulang Olah Raga Street Fight di Indonesia
Minggu, 08 Februari 2026 - 14:25 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Kegemaran masyarakat untuk melakukan olahraga fisik kini sudah menjadi bagian dari hidup yang ditandai dengan banyak cabang olahraga beladiri yang ada di Indonesia termasuk olahraga street fight.
Berlatar hal itu, Saiya Camp kembali menggelar ajang street fight dengan kemasan berbeda. Mengusung konsep sportainment dan menggandeng komunitas otomotif, Saiya Camp akan menghelat “Saiya Punya Acara (SPA) Vol. 3” di Thamrin 10 Food & Creative Park, Jakarta, pada Sabtu (7/2) malam.
SPA Vol. 3 mengusung visi besar untuk mendefinisikan ulang konsep "Street Fight" menjadi sebuah tontonan profesional yang terstruktur, aman, dan menghibur.
Diinisiasi oleh atlet profesional Rahman Husin, acara ini bukan sekadar ajang tanding, melainkan sebuah ekosistem yang membangun gaya hidup positif bagi komunitas otomotif dan pegiat Combat Sport di Indonesia.
Tak sekadar pertarungan adu fisik, SPA Vol. 3 dirancang sebagai tontonan profesional yang terstruktur, aman, dan menghibur. Inisiatif ini lahir dari tangan atlet MMA profesional Rahman Husin, yang ingin mendefinisikan ulang street fight sebagai wadah positif bagi pegiat combat sport sekaligus komunitas otomotif.
“Kami ingin mengubah stigma. Daripada kebut-kebutan atau tawuran, komunitas motor kami rangkul dan beri ruang untuk bertanding secara sportif,” ujar Rahman Husin.
“Ini bukan cuma soal kalah atau menang, tapi tentang persahabatan dan kebanggaan bertarung secara benar,” lanjutnya.
Antusias publik terhadap street fight menjadi alasan utama Saiya Camp menaikkan standar kompetisi. SPA Vol. 3 menghadirkan Elite Fight Card yang terdiri dari 26 pertandingan, dengan pembagian level yang jelas dan terukur.
Rinciannya, 20 partai amatir difokuskan sebagai ajang pembinaan, 1 partai entertainment sebagai laga hiburan, serta 5 partai profesional yang menjadi laga utama. Struktur ini dirancang untuk memberi jalur karier nyata bagi petarung dari level akar rumput menuju panggung profesional.
Untuk menjaga objektivitas dan legalitas, seluruh pertandingan berada di bawah supervisi Asosiasi Olahraga Kombat Indonesia (AOKI). Dewan juri dan wasit yang bertugas merupakan tenaga berlisensi resmi.
Berbeda dari street fight ilegal yang kerap menuai kontroversi, Saiya Camp menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama. Seluruh laga digelar di ring Muay Thai standar nasional berukuran 6x6 meter, dilengkapi matras pengaman setebal 5 cm.
Tim medis dan personel keamanan disiagakan penuh untuk memastikan keselamatan atlet serta kenyamanan penonton. Saiya Camp juga menerapkan struktur liga transparan dengan pembagian kelas berat kompetitif, mulai dari 51 kg hingga 85 kg. Dengan sistem ini, perjalanan petarung dari level amatir ke profesional dapat terukur dan berkelanjutan.
Salah satu poin pembeda SPA Vol. 3 adalah komitmen terhadap kesejahteraan atlet. Rahman Husin menegaskan bahwa seluruh petarung tetap mendapatkan bayaran, termasuk di level amatir.
“Para petarung tetap dibayar. Untuk pemenang, kami siapkan jalur naik level agar karier mereka berlanjut,” ujar Rahman.
Langkah ini diharapkan dapat memotivasi atlet untuk berlatih secara serius dan bertanding dengan menjunjung sportivitas, sekaligus menutup ruang bagi praktik street fight liar yang membahayakan.
Kolaborasi dengan komunitas otomotif menjadikan acara ini sebagai ruang interaksi lintas minat, sekaligus platform strategis bagi sponsor untuk menjangkau audiens Jabodetabek serta para influencer di sektor olahraga dan otomotif.
Saiya Camp merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan atlet combat sports dan penguatan solidaritas komunitas. Di bawah kepemimpinan Rahman Husin, Saiya Camp terus mendorong terciptanya ruang tanding profesional yang inklusif dan berstandar tinggi.
Rahman Husin sendiri memiliki rekam jejak impresif, dengan catatan 20 kemenangan, 5 kekalahan di Muay Thai, serta rekor tak terkalahkan 4-0 di MMA. Melalui SPA Vol. 3, ia membawa visi besar untuk mencetak generasi baru atlet combat sports Indonesia yang mampu bersaing di level nasional hingga global.
Sebagai informasi, SAIYA CAMP adalah organisasi yang didedikasikan sebagai pusat pengembangan atlet dan solidaritas komunitas, SAIYA CAMP berdiri di bawah kepemimpinan Rahman Husin.
Dengan rekor impresif di dunia Muay Thai (20-5-0) dan rekor tak terkalahkan di MMA (4-0-0), Rahman Husin membawa visi untuk menciptakan ruang tanding profesional yang inklusif, sekaligus mencetak generasi baru atlet combat sports Indonesia yang berdaya saing global.
Berlatar hal itu, Saiya Camp kembali menggelar ajang street fight dengan kemasan berbeda. Mengusung konsep sportainment dan menggandeng komunitas otomotif, Saiya Camp akan menghelat “Saiya Punya Acara (SPA) Vol. 3” di Thamrin 10 Food & Creative Park, Jakarta, pada Sabtu (7/2) malam.
SPA Vol. 3 mengusung visi besar untuk mendefinisikan ulang konsep "Street Fight" menjadi sebuah tontonan profesional yang terstruktur, aman, dan menghibur.
Diinisiasi oleh atlet profesional Rahman Husin, acara ini bukan sekadar ajang tanding, melainkan sebuah ekosistem yang membangun gaya hidup positif bagi komunitas otomotif dan pegiat Combat Sport di Indonesia.
Tak sekadar pertarungan adu fisik, SPA Vol. 3 dirancang sebagai tontonan profesional yang terstruktur, aman, dan menghibur. Inisiatif ini lahir dari tangan atlet MMA profesional Rahman Husin, yang ingin mendefinisikan ulang street fight sebagai wadah positif bagi pegiat combat sport sekaligus komunitas otomotif.
“Kami ingin mengubah stigma. Daripada kebut-kebutan atau tawuran, komunitas motor kami rangkul dan beri ruang untuk bertanding secara sportif,” ujar Rahman Husin.
“Ini bukan cuma soal kalah atau menang, tapi tentang persahabatan dan kebanggaan bertarung secara benar,” lanjutnya.
Antusias publik terhadap street fight menjadi alasan utama Saiya Camp menaikkan standar kompetisi. SPA Vol. 3 menghadirkan Elite Fight Card yang terdiri dari 26 pertandingan, dengan pembagian level yang jelas dan terukur.
Rinciannya, 20 partai amatir difokuskan sebagai ajang pembinaan, 1 partai entertainment sebagai laga hiburan, serta 5 partai profesional yang menjadi laga utama. Struktur ini dirancang untuk memberi jalur karier nyata bagi petarung dari level akar rumput menuju panggung profesional.
Untuk menjaga objektivitas dan legalitas, seluruh pertandingan berada di bawah supervisi Asosiasi Olahraga Kombat Indonesia (AOKI). Dewan juri dan wasit yang bertugas merupakan tenaga berlisensi resmi.
Berbeda dari street fight ilegal yang kerap menuai kontroversi, Saiya Camp menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama. Seluruh laga digelar di ring Muay Thai standar nasional berukuran 6x6 meter, dilengkapi matras pengaman setebal 5 cm.
Tim medis dan personel keamanan disiagakan penuh untuk memastikan keselamatan atlet serta kenyamanan penonton. Saiya Camp juga menerapkan struktur liga transparan dengan pembagian kelas berat kompetitif, mulai dari 51 kg hingga 85 kg. Dengan sistem ini, perjalanan petarung dari level amatir ke profesional dapat terukur dan berkelanjutan.
Salah satu poin pembeda SPA Vol. 3 adalah komitmen terhadap kesejahteraan atlet. Rahman Husin menegaskan bahwa seluruh petarung tetap mendapatkan bayaran, termasuk di level amatir.
“Para petarung tetap dibayar. Untuk pemenang, kami siapkan jalur naik level agar karier mereka berlanjut,” ujar Rahman.
Langkah ini diharapkan dapat memotivasi atlet untuk berlatih secara serius dan bertanding dengan menjunjung sportivitas, sekaligus menutup ruang bagi praktik street fight liar yang membahayakan.
Kolaborasi dengan komunitas otomotif menjadikan acara ini sebagai ruang interaksi lintas minat, sekaligus platform strategis bagi sponsor untuk menjangkau audiens Jabodetabek serta para influencer di sektor olahraga dan otomotif.
Saiya Camp merupakan organisasi yang berfokus pada pengembangan atlet combat sports dan penguatan solidaritas komunitas. Di bawah kepemimpinan Rahman Husin, Saiya Camp terus mendorong terciptanya ruang tanding profesional yang inklusif dan berstandar tinggi.
Rahman Husin sendiri memiliki rekam jejak impresif, dengan catatan 20 kemenangan, 5 kekalahan di Muay Thai, serta rekor tak terkalahkan 4-0 di MMA. Melalui SPA Vol. 3, ia membawa visi besar untuk mencetak generasi baru atlet combat sports Indonesia yang mampu bersaing di level nasional hingga global.
Sebagai informasi, SAIYA CAMP adalah organisasi yang didedikasikan sebagai pusat pengembangan atlet dan solidaritas komunitas, SAIYA CAMP berdiri di bawah kepemimpinan Rahman Husin.
Dengan rekor impresif di dunia Muay Thai (20-5-0) dan rekor tak terkalahkan di MMA (4-0-0), Rahman Husin membawa visi untuk menciptakan ruang tanding profesional yang inklusif, sekaligus mencetak generasi baru atlet combat sports Indonesia yang berdaya saing global.
(unt)
Lihat Juga :