Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Senin, 23 Februari 2026 - 13:26 WIB
loading...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026? Foto: Istimewa
A
A
A
Euforia kemenangan tim hoki es putra Amerika Serikat di Olimpiade Musim Dingin 2026 menuai sorotan publik. Direktur FBI, Kash Patel, terlihat ikut dalam selebrasi di ruang ganti usai kemenangan dramatis atas Kanada.
Tim AS memastikan medali emas setelah gol penentu dari Jack Hughes di babak overtime. Kemenangan itu langsung disambut pesta meriah di ruang ganti, yang kemudian menjadi sorotan setelah Patel terlihat ikut bergabung.
Baca Juga: Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Dalam video yang beredar di media sosial, Patel tampak ikut merayakan kemenangan dengan para pemain—bahkan sempat meminum bir dan menyemprotkannya di dalam ruang ganti. Ia juga terlihat mengenakan medali emas yang disematkan salah satu pemain, sebelum ikut melompat bersama tim dalam suasana penuh kegembiraan.
Namun, momen tersebut memicu kritik di tengah situasi serius yang sedang berlangsung di Amerika Serikat. Pada waktu yang hampir bersamaan, aparat keamanan menembak mati seorang pria bersenjata yang menerobos area Mar-a-Lago, properti milik Presiden Donald Trump.
Baca Juga: Pesta Seks di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milan, 10 Ribu Kondom Ludes di Hari Valentine
Tak hanya itu, berbagai isu keamanan lain juga tengah terjadi, termasuk ancaman terhadap warga AS di luar negeri. Kondisi ini membuat sebagian pihak mempertanyakan kehadiran Patel dalam pesta tersebut.
Kritik keras datang dari Xochitl Hinojosa, mantan juru bicara Jaksa Agung Merrick Garland, yang menilai sikap Patel tidak mencerminkan urgensi situasi keamanan.
Menanggapi hal itu, Patel membela diri. Ia menyebut kehadirannya di ruang ganti sebagai bentuk penghormatan setelah diundang langsung oleh para pemain yang baru saja mencetak sejarah. Ia juga menegaskan tetap menjalankan tugasnya, termasuk mengerahkan sumber daya FBI untuk menyelidiki insiden keamanan di dalam negeri.
Sebelumnya, Patel memang berada di Italia dalam rangka kunjungan resmi, termasuk bertemu aparat penegak hukum setempat dan memantau pengamanan Olimpiade. Ia juga sempat mengunjungi pusat operasi gabungan di Milan yang bertugas menjaga keamanan atlet dan pengunjung selama ajang berlangsung.
Di tengah perdebatan yang muncul, satu hal pasti, kemenangan tim hoki AS di Milan menjadi momen bersejarah.
Tim AS memastikan medali emas setelah gol penentu dari Jack Hughes di babak overtime. Kemenangan itu langsung disambut pesta meriah di ruang ganti, yang kemudian menjadi sorotan setelah Patel terlihat ikut bergabung.
Baca Juga: Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Dalam video yang beredar di media sosial, Patel tampak ikut merayakan kemenangan dengan para pemain—bahkan sempat meminum bir dan menyemprotkannya di dalam ruang ganti. Ia juga terlihat mengenakan medali emas yang disematkan salah satu pemain, sebelum ikut melompat bersama tim dalam suasana penuh kegembiraan.
Namun, momen tersebut memicu kritik di tengah situasi serius yang sedang berlangsung di Amerika Serikat. Pada waktu yang hampir bersamaan, aparat keamanan menembak mati seorang pria bersenjata yang menerobos area Mar-a-Lago, properti milik Presiden Donald Trump.
Baca Juga: Pesta Seks di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milan, 10 Ribu Kondom Ludes di Hari Valentine
Tak hanya itu, berbagai isu keamanan lain juga tengah terjadi, termasuk ancaman terhadap warga AS di luar negeri. Kondisi ini membuat sebagian pihak mempertanyakan kehadiran Patel dalam pesta tersebut.
Kritik keras datang dari Xochitl Hinojosa, mantan juru bicara Jaksa Agung Merrick Garland, yang menilai sikap Patel tidak mencerminkan urgensi situasi keamanan.
Menanggapi hal itu, Patel membela diri. Ia menyebut kehadirannya di ruang ganti sebagai bentuk penghormatan setelah diundang langsung oleh para pemain yang baru saja mencetak sejarah. Ia juga menegaskan tetap menjalankan tugasnya, termasuk mengerahkan sumber daya FBI untuk menyelidiki insiden keamanan di dalam negeri.
Sebelumnya, Patel memang berada di Italia dalam rangka kunjungan resmi, termasuk bertemu aparat penegak hukum setempat dan memantau pengamanan Olimpiade. Ia juga sempat mengunjungi pusat operasi gabungan di Milan yang bertugas menjaga keamanan atlet dan pengunjung selama ajang berlangsung.
Di tengah perdebatan yang muncul, satu hal pasti, kemenangan tim hoki AS di Milan menjadi momen bersejarah.
(sto)
Lihat Juga :