FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Laga Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
Rabu, 18 Maret 2026 - 07:49 WIB
loading...
FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Laga Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko
A
A
A
FIFA memastikan tidak akan mengubah jadwal pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 , termasuk menolak permintaan Iran yang ingin memindahkan laga mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Keputusan ini sekaligus memupus harapan Timnas Iran yang sebelumnya mengajukan relokasi pertandingan karena kekhawatiran keamanan di tengah konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang pecah sejak akhir Februari.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menegaskan seluruh pertandingan akan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah diumumkan. Mereka juga menyebut terus berkomunikasi dengan seluruh federasi peserta, termasuk Iran, terkait persiapan turnamen.
“FIFA secara rutin berkomunikasi dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026,” demikian pernyataan organisasi tersebut. “FIFA menantikan seluruh tim peserta bertanding sesuai jadwal pertandingan yang telah diumumkan pada 6 Desember 2025.”
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Man City, Vinicius Jadi Penentu
Situasi memanas setelah Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan bertanding di AS, namun meragukan faktor keamanan bagi tim tersebut. Pernyataan itu memicu respons keras dari pihak Iran.
Ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, bahkan menegaskan timnya tidak akan datang ke Amerika Serikat jika keamanan tidak bisa dijamin. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat bernegosiasi dengan FIFA agar laga Iran dipindahkan ke Meksiko.
Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Meksiko turut mengkritik pemerintah AS terkait proses visa dan dukungan logistik yang dinilai tidak memadai bagi delegasi Iran.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Sesuai jadwal, Iran akan memainkan laga fase grup di wilayah Amerika Serikat, menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta melawan Mesir di Seattle.
Dengan keputusan FIFA ini, ketegangan politik berpotensi tetap membayangi keikutsertaan Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Keputusan ini sekaligus memupus harapan Timnas Iran yang sebelumnya mengajukan relokasi pertandingan karena kekhawatiran keamanan di tengah konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang pecah sejak akhir Februari.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menegaskan seluruh pertandingan akan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah diumumkan. Mereka juga menyebut terus berkomunikasi dengan seluruh federasi peserta, termasuk Iran, terkait persiapan turnamen.
“FIFA secara rutin berkomunikasi dengan semua asosiasi anggota yang berpartisipasi, termasuk Iran, untuk membahas perencanaan Piala Dunia FIFA 2026,” demikian pernyataan organisasi tersebut. “FIFA menantikan seluruh tim peserta bertanding sesuai jadwal pertandingan yang telah diumumkan pada 6 Desember 2025.”
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Man City, Vinicius Jadi Penentu
Situasi memanas setelah Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan bertanding di AS, namun meragukan faktor keamanan bagi tim tersebut. Pernyataan itu memicu respons keras dari pihak Iran.
Ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, bahkan menegaskan timnya tidak akan datang ke Amerika Serikat jika keamanan tidak bisa dijamin. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat bernegosiasi dengan FIFA agar laga Iran dipindahkan ke Meksiko.
Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Meksiko turut mengkritik pemerintah AS terkait proses visa dan dukungan logistik yang dinilai tidak memadai bagi delegasi Iran.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Sesuai jadwal, Iran akan memainkan laga fase grup di wilayah Amerika Serikat, menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles, serta melawan Mesir di Seattle.
Dengan keputusan FIFA ini, ketegangan politik berpotensi tetap membayangi keikutsertaan Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
(sto)
Lihat Juga :