Kilas Balik Ramadhan MIND ID: Dari Dukung Atletik hingga Evaluasi Hilirasiasi Industri Nasional
Jum'at, 20 Maret 2026 - 09:53 WIB
loading...
Kilas Balik Ramadhan MIND ID: Dari Dukung Atletik hingga Evaluasi Hilirasiasi Industri Nasional
A
A
A
Komitmen MIND ID dalam mendukung kemajuan nasional tak hanya terlihat di sektor industri, tetapi juga olahraga. Setelah berperan dalam pembinaan atlet bersama PB PASI, holding BUMN pertambangan ini kini menyoroti pentingnya daya tahan (resiliensi) industri melalui forum reflektif Ramadan.
Selama beberapa tahun terakhir, MIND ID aktif mendukung cabang atletik nasional. Hasilnya mulai terlihat, salah satunya lewat prestasi Lalu Muhammad Zohri yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia. Dukungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya membangun karakter tangguh—nilai yang juga relevan dalam penguatan sektor industri.
Baca Juga: Dukungan BUMN Ini Bawa Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Internasional
Memasuki Ramadan 2026, MIND ID menggelar forum “KILAS Balik Ramadan” sebagai ruang evaluasi perjalanan hilirisasi sekaligus mengukur ketahanan industri pertambangan nasional ke depan. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan arah strategi berbasis data dan prioritas bersama.
“KILAS menjadi ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi capaian program strategis dan memastikan setiap tantangan yang dihadapi mampu terselesaikan dengan langkah strategis yang disepakati bersama,” kata Division Head Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika.
![Kilas Balik Ramadhan MIND ID: Dari Dukung Atletik hingga Evaluasi Hilirasiasi Industri Nasional]()
Dalam dua tahun terakhir, program hilirisasi menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah mencatat realisasi investasi mencapai ratusan triliun rupiah sepanjang 2025, menandakan transformasi industri dari sekadar pengekspor bahan mentah menuju produsen bernilai tambah.
Sejumlah proyek strategis yang dikembangkan MIND ID turut memperkuat rantai industri nasional, mulai dari pengolahan bauksit hingga aluminium, smelter tembaga dan logam mulia di Gresik, hingga proyek hilirisasi nikel di Sulawesi. Infrastruktur logistik batu bara juga terus diperluas guna mendukung efisiensi distribusi.
Namun, seperti halnya dunia olahraga yang penuh tantangan, sektor industri juga menghadapi dinamika global. Fluktuasi harga komoditas, perubahan rantai pasok, hingga ketegangan geopolitik menjadi ujian tersendiri bagi keberlanjutan program hilirisasi.
Di sisi lain, Indonesia memiliki modal kuat berupa sumber daya alam melimpah. Cadangan nikel yang besar, serta potensi bauksit dan batu bara, menjadi fondasi untuk membangun industri yang lebih mandiri dan kompetitif di tingkat global.
Melalui forum ini, MIND ID menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fondasi industri. Evaluasi tidak hanya berfokus pada besarnya investasi, tetapi juga pada ketahanan struktur industri dalam menghadapi tekanan global.
Semangat yang sama seperti dalam pembinaan atlet—disiplin, konsistensi, dan daya juang—dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan hilirisasi. Dengan pendekatan tersebut, MIND ID berharap dapat terus berkontribusi bagi perekonomian nasional sekaligus mendukung Indonesia tampil kuat, baik di panggung industri maupun olahraga dunia.
Selama beberapa tahun terakhir, MIND ID aktif mendukung cabang atletik nasional. Hasilnya mulai terlihat, salah satunya lewat prestasi Lalu Muhammad Zohri yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia. Dukungan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya membangun karakter tangguh—nilai yang juga relevan dalam penguatan sektor industri.
Baca Juga: Dukungan BUMN Ini Bawa Atletik Indonesia Ukir Prestasi di Kancah Internasional
Memasuki Ramadan 2026, MIND ID menggelar forum “KILAS Balik Ramadan” sebagai ruang evaluasi perjalanan hilirisasi sekaligus mengukur ketahanan industri pertambangan nasional ke depan. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyamakan arah strategi berbasis data dan prioritas bersama.
“KILAS menjadi ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi capaian program strategis dan memastikan setiap tantangan yang dihadapi mampu terselesaikan dengan langkah strategis yang disepakati bersama,” kata Division Head Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika.

Dalam dua tahun terakhir, program hilirisasi menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah mencatat realisasi investasi mencapai ratusan triliun rupiah sepanjang 2025, menandakan transformasi industri dari sekadar pengekspor bahan mentah menuju produsen bernilai tambah.
Sejumlah proyek strategis yang dikembangkan MIND ID turut memperkuat rantai industri nasional, mulai dari pengolahan bauksit hingga aluminium, smelter tembaga dan logam mulia di Gresik, hingga proyek hilirisasi nikel di Sulawesi. Infrastruktur logistik batu bara juga terus diperluas guna mendukung efisiensi distribusi.
Namun, seperti halnya dunia olahraga yang penuh tantangan, sektor industri juga menghadapi dinamika global. Fluktuasi harga komoditas, perubahan rantai pasok, hingga ketegangan geopolitik menjadi ujian tersendiri bagi keberlanjutan program hilirisasi.
Di sisi lain, Indonesia memiliki modal kuat berupa sumber daya alam melimpah. Cadangan nikel yang besar, serta potensi bauksit dan batu bara, menjadi fondasi untuk membangun industri yang lebih mandiri dan kompetitif di tingkat global.
Melalui forum ini, MIND ID menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fondasi industri. Evaluasi tidak hanya berfokus pada besarnya investasi, tetapi juga pada ketahanan struktur industri dalam menghadapi tekanan global.
Semangat yang sama seperti dalam pembinaan atlet—disiplin, konsistensi, dan daya juang—dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan hilirisasi. Dengan pendekatan tersebut, MIND ID berharap dapat terus berkontribusi bagi perekonomian nasional sekaligus mendukung Indonesia tampil kuat, baik di panggung industri maupun olahraga dunia.
(sto)
Lihat Juga :