Mayweather Pilih Lawan Mike Zambidis, Rencana Duel Pacquiao dan Mike Tyson Gagal?
Jum'at, 24 April 2026 - 08:03 WIB
loading...
Mayweather Pilih Lawan Mike Zambidis, Rencana Duel Pacquiao dan Mike Tyson Gagal?
A
A
A
Legenda tinju Floyd Mayweather Jr. akhirnya memastikan langkah berikutnya di ring. Petinju asal Amerika Serikat itu akan menghadapi Mike Zambidis dalam laga ekshibisi yang dijadwalkan berlangsung di Athena, Yunani, pada 27 Juni 2026.
Keputusan ini sekaligus memupus dua wacana besar yang sebelumnya sempat mencuat: pertarungan melawan Mike Tyson serta rematch kontra Manny Pacquiao.
Nama Tyson sempat ramai diperbincangkan sebagai calon lawan Mayweather. Namun, rencana tersebut tak pernah berkembang serius. Tidak ada promosi berkelanjutan, konfirmasi resmi, maupun kepastian jadwal hingga akhirnya isu itu meredup begitu saja.
Faktor usia Tyson dan minimnya progres negosiasi membuat duel itu kini dianggap batal secara de facto.
Sementara itu, peluang duel ulang dengan Pacquiao sebenarnya belum sepenuhnya tertutup. Bahkan, kubu Pacquiao dikabarkan sudah mengamankan tanggal 19 September 2026 di Las Vegas.
Beberapa hambatan kontrak juga disebut telah diselesaikan, termasuk soal status laga (profesional atau ekshibisi). Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Mayweather.
Situasi ini membuat pertarungan besar tersebut masih sebatas rencana di atas kertas.
Dengan memilih Zambidis, Mayweather mengambil jalur yang relatif minim risiko. Rekor sempurna 50-0 miliknya tetap aman karena laga ini bersifat ekshibisi, bukan pertarungan profesional.
Di sisi lain, keputusan ini juga memberi waktu tambahan bagi Mayweather untuk menimbang langkah berikutnya, terutama terkait negosiasi dengan kubu Pacquiao.
Satu hal yang mencuat dalam dinamika ini adalah soal kendali. Sepanjang kariernya, Mayweather dikenal selalu memegang penuh kontrol—mulai dari lawan, jadwal, hingga promosi.
Namun dalam negosiasi dengan Pacquiao, peran promotor dari pihak lawan disebut lebih dominan. Ini menjadi faktor yang bisa menentukan apakah duel ulang itu benar-benar terjadi atau kembali batal.
Untuk saat ini, arah karier Mayweather sudah jelas dalam jangka pendek: naik ring melawan Zambidis di Yunani. Namun untuk pertarungan besar berikutnya, semuanya masih terbuka.
Apakah ia kembali mengambil alih kendali penuh, atau justru memberi jalan bagi duel melawan Pacquiao? Jawabannya akan menentukan bab selanjutnya dari karier sang legenda.
Keputusan ini sekaligus memupus dua wacana besar yang sebelumnya sempat mencuat: pertarungan melawan Mike Tyson serta rematch kontra Manny Pacquiao.
Nama Tyson sempat ramai diperbincangkan sebagai calon lawan Mayweather. Namun, rencana tersebut tak pernah berkembang serius. Tidak ada promosi berkelanjutan, konfirmasi resmi, maupun kepastian jadwal hingga akhirnya isu itu meredup begitu saja.
Faktor usia Tyson dan minimnya progres negosiasi membuat duel itu kini dianggap batal secara de facto.
Sementara itu, peluang duel ulang dengan Pacquiao sebenarnya belum sepenuhnya tertutup. Bahkan, kubu Pacquiao dikabarkan sudah mengamankan tanggal 19 September 2026 di Las Vegas.
Beberapa hambatan kontrak juga disebut telah diselesaikan, termasuk soal status laga (profesional atau ekshibisi). Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Mayweather.
Situasi ini membuat pertarungan besar tersebut masih sebatas rencana di atas kertas.
Dengan memilih Zambidis, Mayweather mengambil jalur yang relatif minim risiko. Rekor sempurna 50-0 miliknya tetap aman karena laga ini bersifat ekshibisi, bukan pertarungan profesional.
Di sisi lain, keputusan ini juga memberi waktu tambahan bagi Mayweather untuk menimbang langkah berikutnya, terutama terkait negosiasi dengan kubu Pacquiao.
Satu hal yang mencuat dalam dinamika ini adalah soal kendali. Sepanjang kariernya, Mayweather dikenal selalu memegang penuh kontrol—mulai dari lawan, jadwal, hingga promosi.
Namun dalam negosiasi dengan Pacquiao, peran promotor dari pihak lawan disebut lebih dominan. Ini menjadi faktor yang bisa menentukan apakah duel ulang itu benar-benar terjadi atau kembali batal.
Untuk saat ini, arah karier Mayweather sudah jelas dalam jangka pendek: naik ring melawan Zambidis di Yunani. Namun untuk pertarungan besar berikutnya, semuanya masih terbuka.
Apakah ia kembali mengambil alih kendali penuh, atau justru memberi jalan bagi duel melawan Pacquiao? Jawabannya akan menentukan bab selanjutnya dari karier sang legenda.
(sto)
Lihat Juga :