Veda Ega Dapat Standing Ovation usai Tampil Impresif di Moto3 Spanyol 2026
Senin, 27 April 2026 - 06:41 WIB
loading...
Veda Ega Dapat Standing Ovation usai Tampil Impresif di Moto3 Spanyol 2026
A
A
A
Penampilan gemilang Veda Ega Pratama di seri Moto3 Spanyol 2026 berujung apresiasi tinggi. Pembalap muda Indonesia itu mendapat sambutan meriah hingga standing ovation dari tim Idemitsu Honda Team Asia setelah finis di posisi keenam, Minggu (26/4/2026).
Balapan di Sirkuit Jerez berlangsung ketat sejak lap awal. Veda yang memulai lomba dari posisi ke-17 langsung menunjukkan progres cepat. Ia perlahan merangsek ke depan, sempat masuk 12 besar di lap kedua, lalu terus memperbaiki posisi di tengah persaingan sengit.
Aksi agresifnya terlihat saat memasuki pertengahan lomba. Pembalap asal Gunungkidul itu mampu menembus delapan besar, bahkan sempat menyodok hingga posisi lima sebelum akhirnya mengunci finis di peringkat keenam. Pencapaian tersebut terasa spesial karena ia sukses naik 11 posisi dalam satu balapan.
Baca Juga: Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Spanyol 2026
Di garis finis, kemenangan menjadi milik Maximo Quiles, sementara Veda mencuri perhatian lewat konsistensi dan keberaniannya melakukan manuver. Tambahan poin dari seri ini juga mendongkrak posisinya ke papan atas klasemen sementara.
Usai lomba, suasana paddock tim Honda Asia dipenuhi tepuk tangan untuk Veda. Penampilannya dinilai sebagai salah satu yang paling impresif pada balapan tersebut.
Sorotan tak hanya datang dari tim. Penggemar balap, termasuk dari Malaysia, ikut memberikan reaksi positif. Banyak yang menilai gaya balap Veda lebih berani dan agresif, terutama saat menyalip di tikungan krusial. Bahkan, muncul penilaian bahwa performanya sudah layak untuk naik kelas ke Moto2 di masa depan.
Perbandingan dengan pembalap lain seperti Hakim Danish juga ramai dibahas. Veda dinilai unggul dalam konsistensi dan keberanian mengambil risiko, dua aspek penting di kelas Moto3 yang dikenal sangat kompetitif.
Dengan performa yang terus menanjak, nama Veda kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta Asia yang berpotensi melangkah lebih jauh di level balap dunia.
Balapan di Sirkuit Jerez berlangsung ketat sejak lap awal. Veda yang memulai lomba dari posisi ke-17 langsung menunjukkan progres cepat. Ia perlahan merangsek ke depan, sempat masuk 12 besar di lap kedua, lalu terus memperbaiki posisi di tengah persaingan sengit.
Aksi agresifnya terlihat saat memasuki pertengahan lomba. Pembalap asal Gunungkidul itu mampu menembus delapan besar, bahkan sempat menyodok hingga posisi lima sebelum akhirnya mengunci finis di peringkat keenam. Pencapaian tersebut terasa spesial karena ia sukses naik 11 posisi dalam satu balapan.
Baca Juga: Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Spanyol 2026
Di garis finis, kemenangan menjadi milik Maximo Quiles, sementara Veda mencuri perhatian lewat konsistensi dan keberaniannya melakukan manuver. Tambahan poin dari seri ini juga mendongkrak posisinya ke papan atas klasemen sementara.
Usai lomba, suasana paddock tim Honda Asia dipenuhi tepuk tangan untuk Veda. Penampilannya dinilai sebagai salah satu yang paling impresif pada balapan tersebut.
Sorotan tak hanya datang dari tim. Penggemar balap, termasuk dari Malaysia, ikut memberikan reaksi positif. Banyak yang menilai gaya balap Veda lebih berani dan agresif, terutama saat menyalip di tikungan krusial. Bahkan, muncul penilaian bahwa performanya sudah layak untuk naik kelas ke Moto2 di masa depan.
Perbandingan dengan pembalap lain seperti Hakim Danish juga ramai dibahas. Veda dinilai unggul dalam konsistensi dan keberanian mengambil risiko, dua aspek penting di kelas Moto3 yang dikenal sangat kompetitif.
Dengan performa yang terus menanjak, nama Veda kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta Asia yang berpotensi melangkah lebih jauh di level balap dunia.
(sto)
Lihat Juga :