Purwokerto Jadi Pembuka MilkLife Festival SenengMinton 2026, Tanamkan Cinta Bulu Tangkis Sejak Dini
Kamis, 30 April 2026 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
“Prestasi bulu tangkis Indonesia harus diteruskan oleh generasi berikutnya. Maka pengenalan sejak dini seperti ini sangat penting untuk menjaga regenerasi atlet,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kompetisi menggunakan sistem individu dengan penilaian berdasarkan catatan waktu tercepat. Peserta kelas 3 menghadapi lima tantangan, yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target, dan Zig Zag Run. Sementara untuk kelas 1 dan 2, tanpa tantangan Service to Target.
Setiap sekolah mengirimkan perwakilan dengan komposisi berbeda di tiap jenjang kelas, sehingga total ratusan siswa turut meramaikan ajang ini.
Semangat Jadi yang Tercepat
Antusiasme peserta terlihat dari penampilan Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang mencatatkan waktu tercepat 01:00.73 di kategori putri. Prestasi ini meningkat dibanding tahun sebelumnya saat ia finis di posisi ketiga.
Gita mengaku semakin termotivasi berlatih setelah mendapatkan raket dari ajang sebelumnya.
“Aku memang suka bulu tangkis sejak dulu. Setelah dapat raket waktu juara tiga tahun lalu, aku jadi lebih semangat latihan. Sekarang bisa juara, aku ingin lebih serius lagi,” ujarnya.
Dukungan sekolah juga menjadi faktor penting. Guru olahraga SDIT Harapan Bunda Purwokerto, Gito Sugeng Ridhono, menyebut pihaknya активно mengenalkan bulu tangkis melalui kegiatan ekstrakurikuler, bahkan menyediakan fasilitas lapangan sendiri.
“Ajang ini sangat membantu siswa mengenal dasar-dasar bulu tangkis. Harapannya bakat mereka bisa terlihat dan dikembangkan lebih lanjut,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, kompetisi menggunakan sistem individu dengan penilaian berdasarkan catatan waktu tercepat. Peserta kelas 3 menghadapi lima tantangan, yakni Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing The Shuttlecock, Service to Target, dan Zig Zag Run. Sementara untuk kelas 1 dan 2, tanpa tantangan Service to Target.
Setiap sekolah mengirimkan perwakilan dengan komposisi berbeda di tiap jenjang kelas, sehingga total ratusan siswa turut meramaikan ajang ini.
Semangat Jadi yang Tercepat
Antusiasme peserta terlihat dari penampilan Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang mencatatkan waktu tercepat 01:00.73 di kategori putri. Prestasi ini meningkat dibanding tahun sebelumnya saat ia finis di posisi ketiga.
Gita mengaku semakin termotivasi berlatih setelah mendapatkan raket dari ajang sebelumnya.
“Aku memang suka bulu tangkis sejak dulu. Setelah dapat raket waktu juara tiga tahun lalu, aku jadi lebih semangat latihan. Sekarang bisa juara, aku ingin lebih serius lagi,” ujarnya.
Dukungan sekolah juga menjadi faktor penting. Guru olahraga SDIT Harapan Bunda Purwokerto, Gito Sugeng Ridhono, menyebut pihaknya активно mengenalkan bulu tangkis melalui kegiatan ekstrakurikuler, bahkan menyediakan fasilitas lapangan sendiri.
“Ajang ini sangat membantu siswa mengenal dasar-dasar bulu tangkis. Harapannya bakat mereka bisa terlihat dan dikembangkan lebih lanjut,” katanya.
Lihat Juga :