Final Liga Champions Arsenal vs PSG: Duel Tak Terkalahkan Kontra Raja Bertahan di Budapest
Kamis, 07 Mei 2026 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, PSG tampil sebagai mesin gol paling menakutkan di Eropa. Trio Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue menjadi momok bagi lawan lewat permainan cepat dan agresif.
Secara statistik, Arsenal juga menjadi satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga Champions musim ini. The Gunners meraih 11 kemenangan dan tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal.
Namun, Arteta dipastikan tak akan melupakan kegagalan musim lalu saat PSG menghukum Arsenal lewat permainan pressing agresif dan rotasi lini tengah yang sulit dihentikan. Saat itu, Dembele menjadi ancaman utama yang membuat lini belakang Arsenal kerepotan.
Kali ini, Arsenal diyakini bakal menyiapkan pendekatan berbeda. Arteta disebut bisa mengubah bentuk permainan menjadi lebih fleksibel demi meredam dominasi lini tengah PSG.
Selain duel taktik dua pelatih, perhatian juga tertuju pada lini belakang PSG. Tidak seperti musim lalu yang masih diperkuat Gianluigi Donnarumma, kini PSG mengandalkan Matvey Safonov di bawah mistar. Situasi itu dianggap bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Arsenal.
Secara statistik, Arsenal juga menjadi satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga Champions musim ini. The Gunners meraih 11 kemenangan dan tampil konsisten sejak fase grup hingga semifinal.
Namun, Arteta dipastikan tak akan melupakan kegagalan musim lalu saat PSG menghukum Arsenal lewat permainan pressing agresif dan rotasi lini tengah yang sulit dihentikan. Saat itu, Dembele menjadi ancaman utama yang membuat lini belakang Arsenal kerepotan.
Kali ini, Arsenal diyakini bakal menyiapkan pendekatan berbeda. Arteta disebut bisa mengubah bentuk permainan menjadi lebih fleksibel demi meredam dominasi lini tengah PSG.
Selain duel taktik dua pelatih, perhatian juga tertuju pada lini belakang PSG. Tidak seperti musim lalu yang masih diperkuat Gianluigi Donnarumma, kini PSG mengandalkan Matvey Safonov di bawah mistar. Situasi itu dianggap bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Arsenal.
Lihat Juga :