UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Senin, 01 Juni 2026 - 00:54 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk The Nationals pasti pressure akan lebih tinggi karena mempertemukan tim-tim kampus terbaik, jadi lawannya bakal kuat dan memiliki gameplay masing-masing khas mereka, jadi perlu fokus dan persiapan yang lebih. Kita juga nggak boleh over confidence, jadi yang terbaik lah untuk persiapan di The Nationals nanti terutama dari segi mental dan konsistensi,” kata Keira.
Sementara itu, final sektor putra dikuasai UPH sejak awal laga. Tuan rumah tampil solid dan disiplin hingga mampu unggul 21-14 pada kuarter pertama. Keunggulan itu terus dipertahankan hingga halftime dengan skor 35-24.
Selepas jeda, BINUS berupaya bangkit dengan bermain lebih agresif. Namun, pertahanan rapi UPH membuat mereka tetap mampu menjaga selisih poin. UPH akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 67-55 dan memastikan diri menjadi juara regional Jakarta.
Kapten tim putra UPH, Aaron Nathanael, menyebut konsistensi permainan dan kultur tim menjadi kunci keberhasilan mereka di final.
“Kunci kemenangan malam ini kita konsisten, play in our level. Menurut saya Eagles punya kultur budaya yang berbeda, menurut saya kultur di UPH ini kita dituntut harus sempurna di dalam maupun luar lapangan. Untuk persiapan menuju nasional pastinya kita akan latihan sangat keras karena akan berhadapan dengan tim yang bagus-bagus,” ujar Aaron.
Wakil Rektor 4 UPH, Andry Panjaitan, mengapresiasi tingginya antusiasme selama penyelenggaraan Campus League 2026. Ia menilai kompetisi tersebut menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk berkembang, baik di dalam maupun luar lapangan.
Sementara itu, final sektor putra dikuasai UPH sejak awal laga. Tuan rumah tampil solid dan disiplin hingga mampu unggul 21-14 pada kuarter pertama. Keunggulan itu terus dipertahankan hingga halftime dengan skor 35-24.
Selepas jeda, BINUS berupaya bangkit dengan bermain lebih agresif. Namun, pertahanan rapi UPH membuat mereka tetap mampu menjaga selisih poin. UPH akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 67-55 dan memastikan diri menjadi juara regional Jakarta.
Kapten tim putra UPH, Aaron Nathanael, menyebut konsistensi permainan dan kultur tim menjadi kunci keberhasilan mereka di final.
“Kunci kemenangan malam ini kita konsisten, play in our level. Menurut saya Eagles punya kultur budaya yang berbeda, menurut saya kultur di UPH ini kita dituntut harus sempurna di dalam maupun luar lapangan. Untuk persiapan menuju nasional pastinya kita akan latihan sangat keras karena akan berhadapan dengan tim yang bagus-bagus,” ujar Aaron.
Wakil Rektor 4 UPH, Andry Panjaitan, mengapresiasi tingginya antusiasme selama penyelenggaraan Campus League 2026. Ia menilai kompetisi tersebut menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk berkembang, baik di dalam maupun luar lapangan.
Lihat Juga :