Cetak Sejarah di Honduras, Indonesia Sabet Perak di IFA7 World Championship 2026
Senin, 01 Juni 2026 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, sepak bola tujuh pemain memiliki potensi pertumbuhan yang sangat fleksibel karena tidak memerlukan infrastruktur lapangan seluas sepak bola konvensional 11 lawan 11.
Ini bisa memberikan panggung setara bagi anak muda di pelosok daerah, memaksimalkan lapangan ukuran sedang untuk kompetisi lokal, serta membangun kedalaman skuad demi membidik trofi emas di edisi berikutnya.
"Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka," tegas Bambang.
Menutup keterangannya, pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pelatih, pemain, ofisial, serta jutaan masyarakat Indonesia yang terus mengalirkan doa dari tanah air. Raihan perak IFA7 World Championship 2026 ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi kokoh bahwa di masa depan, Garuda siap terbang lebih tinggi untuk menggenggam takhta juara dunia.
Ini bisa memberikan panggung setara bagi anak muda di pelosok daerah, memaksimalkan lapangan ukuran sedang untuk kompetisi lokal, serta membangun kedalaman skuad demi membidik trofi emas di edisi berikutnya.
"Kami akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anak bangsa dari seluruh pelosok Republik Indonesia untuk menunjukkan bakat terbaik mereka," tegas Bambang.
Menutup keterangannya, pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pelatih, pemain, ofisial, serta jutaan masyarakat Indonesia yang terus mengalirkan doa dari tanah air. Raihan perak IFA7 World Championship 2026 ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi kokoh bahwa di masa depan, Garuda siap terbang lebih tinggi untuk menggenggam takhta juara dunia.
(yov)
Lihat Juga :