Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026 - 06:56 WIB
loading...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
A
A
A
JAKARTA - Keikutsertaan Frans Putros bersama Timnas Irak di Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Persib Bandung, tetapi juga berpotensi menghadirkan pemasukan besar bagi klub asal Jawa Barat tersebut.
Persib diperkirakan bisa memperoleh dana kompensasi dari FIFA melalui program FIFA Club Benefits Programme, yakni skema penghargaan untuk klub-klub yang melepas pemainnya tampil di putaran final Piala Dunia.
Program tersebut memang dirancang FIFA sebagai bentuk apresiasi kepada klub yang berperan dalam pengembangan pemain hingga mencapai level tim nasional.
“FIFA Club Benefit Programme memberikan kompensasi kepada klub mana pun yang melepas pemain yang terpilih untuk mewakili negaranya di Piala Dunia,” tulis FIFA dalam penjelasan resminya.
Besaran kompensasi dihitung sejak pemain bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional hingga negaranya menyelesaikan kiprah di turnamen. Dengan demikian, masa keterlibatan Putros bersama Irak sudah masuk hitungan sejak menjalani training camp di Spanyol pada 23 Mei 2026.
Bek berusia 32 tahun itu menyusul skuad Irak setelah menyelesaikan musim bersama Persib di Super League 2025/2026. Putros bahkan sudah tampil saat Irak menjalani laga uji coba kontra Andorra pada 29 Mei lalu.
Irak sendiri dijadwalkan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 menghadapi Norwegia pada 16 Juni sebelum melawan Senegal pada partai terakhir fase grup, 26 Juni mendatang.
Apabila Irak hanya bertahan sampai fase grup, Putros diperkirakan akan berada di skuad timnas selama sekitar 30 hari. Berdasarkan skema FIFA dengan nilai kompensasi mencapai 10.950 dolar AS per hari, total dana yang dihasilkan bisa mencapai sekitar 328.500 dolar AS atau setara Rp 5,8 miliar.
Namun nominal tersebut tidak sepenuhnya menjadi milik Persib. FIFA juga membagikan kompensasi kepada klub-klub yang pernah dibela pemain dalam periode dua tahun sebelum turnamen berlangsung.
Sebelum bergabung dengan Persib, Putros diketahui memperkuat klub Thailand, Port FC. Karena itu, klub tersebut juga berhak menerima bagian dari dana kompensasi FIFA.
“Program ini tidak hanya memberikan kompensasi kepada klub tempat pemain terdaftar saat Piala Dunia berlangsung, tetapi juga kepada klub lain tempat pemain tersebut berkarier selama fase kualifikasi dalam rentang dua tahun sebelum turnamen,” tulis FIFA.
Jika pembagian dilakukan secara proporsional berdasarkan periode registrasi pemain, Persib dan Port FC diperkirakan masing-masing bisa mengantongi sekitar Rp 2,9 miliar. Nilai tersebut masih berpotensi bertambah apabila Irak mampu melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Persib diperkirakan bisa memperoleh dana kompensasi dari FIFA melalui program FIFA Club Benefits Programme, yakni skema penghargaan untuk klub-klub yang melepas pemainnya tampil di putaran final Piala Dunia.
Program tersebut memang dirancang FIFA sebagai bentuk apresiasi kepada klub yang berperan dalam pengembangan pemain hingga mencapai level tim nasional.
“FIFA Club Benefit Programme memberikan kompensasi kepada klub mana pun yang melepas pemain yang terpilih untuk mewakili negaranya di Piala Dunia,” tulis FIFA dalam penjelasan resminya.
Besaran kompensasi dihitung sejak pemain bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional hingga negaranya menyelesaikan kiprah di turnamen. Dengan demikian, masa keterlibatan Putros bersama Irak sudah masuk hitungan sejak menjalani training camp di Spanyol pada 23 Mei 2026.
Bek berusia 32 tahun itu menyusul skuad Irak setelah menyelesaikan musim bersama Persib di Super League 2025/2026. Putros bahkan sudah tampil saat Irak menjalani laga uji coba kontra Andorra pada 29 Mei lalu.
Irak sendiri dijadwalkan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 menghadapi Norwegia pada 16 Juni sebelum melawan Senegal pada partai terakhir fase grup, 26 Juni mendatang.
Apabila Irak hanya bertahan sampai fase grup, Putros diperkirakan akan berada di skuad timnas selama sekitar 30 hari. Berdasarkan skema FIFA dengan nilai kompensasi mencapai 10.950 dolar AS per hari, total dana yang dihasilkan bisa mencapai sekitar 328.500 dolar AS atau setara Rp 5,8 miliar.
Namun nominal tersebut tidak sepenuhnya menjadi milik Persib. FIFA juga membagikan kompensasi kepada klub-klub yang pernah dibela pemain dalam periode dua tahun sebelum turnamen berlangsung.
Sebelum bergabung dengan Persib, Putros diketahui memperkuat klub Thailand, Port FC. Karena itu, klub tersebut juga berhak menerima bagian dari dana kompensasi FIFA.
“Program ini tidak hanya memberikan kompensasi kepada klub tempat pemain terdaftar saat Piala Dunia berlangsung, tetapi juga kepada klub lain tempat pemain tersebut berkarier selama fase kualifikasi dalam rentang dua tahun sebelum turnamen,” tulis FIFA.
Jika pembagian dilakukan secara proporsional berdasarkan periode registrasi pemain, Persib dan Port FC diperkirakan masing-masing bisa mengantongi sekitar Rp 2,9 miliar. Nilai tersebut masih berpotensi bertambah apabila Irak mampu melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.
(sto)
Lihat Juga :