FIFA Terapkan Teknologi Offside Baru di Piala Dunia 2026, Bendera Tak Lagi Terlambat Diangkat
Rabu, 03 Juni 2026 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
Teknologi itu bekerja dengan memanfaatkan chip di dalam bola yang dapat mendeteksi sentuhan terakhir pemain. Sistem kemudian akan menghasilkan rekonstruksi tiga dimensi guna memastikan apakah bola benar-benar keluar lapangan atau tidak.
Inovasi tersebut hadir setelah beberapa kontroversi musim lalu, termasuk insiden gol Aston Villa ke gawang Brentford yang dianulir karena bola dianggap sudah keluar lapangan meski tayangan ulang tidak menunjukkan kepastian jelas.
FIFA turut memperluas penggunaan teknologi “Real-time 3D Recreation” guna membantu penilaian offside yang berkaitan dengan garis pandang kiper.
Lewat teknologi itu, VAR dan penonton televisi dapat melihat simulasi virtual dari sudut pandang penjaga gawang untuk menentukan apakah pandangannya terhalang pemain yang berada dalam posisi offside.
Sistem tersebut diharapkan membantu memperjelas keputusan-keputusan kontroversial yang selama ini sering memicu perdebatan di lapangan maupun di ruang VAR.
Inovasi tersebut hadir setelah beberapa kontroversi musim lalu, termasuk insiden gol Aston Villa ke gawang Brentford yang dianulir karena bola dianggap sudah keluar lapangan meski tayangan ulang tidak menunjukkan kepastian jelas.
FIFA turut memperluas penggunaan teknologi “Real-time 3D Recreation” guna membantu penilaian offside yang berkaitan dengan garis pandang kiper.
Lewat teknologi itu, VAR dan penonton televisi dapat melihat simulasi virtual dari sudut pandang penjaga gawang untuk menentukan apakah pandangannya terhalang pemain yang berada dalam posisi offside.
Sistem tersebut diharapkan membantu memperjelas keputusan-keputusan kontroversial yang selama ini sering memicu perdebatan di lapangan maupun di ruang VAR.
(sto)
Lihat Juga :