Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:37 WIB
loading...
Pembalap Honda Veda Ega dan Mario Aji menyapa wartawan di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Foto: SINDOnews/Susanto
A
A
A
Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama akhirnya kembali ke Tanah Air usai menuntaskan balapan Moto3 Hungaria 2026. Momen pulang kampung kali ini terasa spesial karena Veda bisa kembali berkumpul bersama keluarga di Yogyakarta setelah tiga musim berkarier di lintasan balap internasional.
Veda pulang ke Indonesia pada Selasa (9/6/2026) bersama rekan senegaranya, Mario Suryo Aji, yang juga tengah menjalani masa jeda kompetisi Moto2 2026.
Pembalap Honda Team Asia tersebut mengaku rindu suasana rumah dan makanan khas Indonesia setelah lama menetap di luar negeri demi menjalani karier balap.
“Ini lebaran yang ketiga enggak pulang. Senang bisa balik dan ngerasain masakan Indonesia lagi. Kemarin makan coto dan ya senang,” ujar Veda.
Meski mendapat waktu libur, Veda tidak bisa berlama-lama menikmati suasana kampung halaman. Pembalap asal Gunungkidul itu hanya memiliki waktu sekitar sepekan sebelum kembali menjalani persiapan balapan dan mengurus visa untuk melanjutkan sisa musim Moto3 2026.
Di tengah kepulangannya, Veda juga menjadikan momen tersebut sebagai suntikan motivasi untuk bekerja lebih keras demi bersaing di level dunia.
“Pastinya saya harus lebih keras lagi latihan,” katanya.
Karier Veda sendiri berkembang melalui program pembinaan Astra Honda Racing Team (AHRT), yang membawanya hingga tampil di ajang Grand Prix bersama Honda Team Asia. Ia pun memberi pesan kepada para pembalap muda Indonesia agar terus berjuang mengejar mimpi tampil di kejuaraan dunia.
“Latihan terus, terus berusaha keras. Jalannya sudah ada dan didukung Astra sampai bisa ke Grand Prix,” ucap Veda.
Sementara itu, kepulangan Mario Suryo Aji ke Indonesia terjadi di tengah proses pemulihan cedera yang dialaminya pada musim ini. Rider Moto2 tersebut baru saja menjalani operasi akibat retak tulang servikal ketujuh (C7) setelah mengalami kecelakaan saat seri Moto2 Spanyol di Sirkuit Jerez.
Cedera itu membuat Mario harus menepi dalam tiga seri terakhir Moto2 2026. Padahal sebelumnya, pembalap asal Madiun tersebut sempat menunjukkan perkembangan positif, termasuk finis posisi ke-13 di Moto2 Brasil.
Mario mengungkapkan cedera sebenarnya sudah dirasakan sejak balapan di Jerez. Namun, kondisinya baru terdeteksi lebih serius setelah ia tetap memaksakan tampil pada seri berikutnya di Le Mans, Prancis.
“Masalahnya sebenarnya sudah ada dari Jerez dan baru ketahuan setelah Le Mans, jadi memang perlu tindakan operasi,” kata Mario.
Menariknya, Mario juga mendapat perhatian dari pembalap MotoGP Maverick Vinales. Rider KTM Tech3 itu disebut aktif menanyakan kondisi Mario setelah operasi.
“Iya, dia salah satu pembalap yang menanyai kabar saya setelah operasi. Kami juga sering ngobrol saat latihan di Spanyol. Menurut saya dia salah satu pembalap MotoGP paling humble,” ujar Mario.
Veda pulang ke Indonesia pada Selasa (9/6/2026) bersama rekan senegaranya, Mario Suryo Aji, yang juga tengah menjalani masa jeda kompetisi Moto2 2026.
Pembalap Honda Team Asia tersebut mengaku rindu suasana rumah dan makanan khas Indonesia setelah lama menetap di luar negeri demi menjalani karier balap.
“Ini lebaran yang ketiga enggak pulang. Senang bisa balik dan ngerasain masakan Indonesia lagi. Kemarin makan coto dan ya senang,” ujar Veda.
Meski mendapat waktu libur, Veda tidak bisa berlama-lama menikmati suasana kampung halaman. Pembalap asal Gunungkidul itu hanya memiliki waktu sekitar sepekan sebelum kembali menjalani persiapan balapan dan mengurus visa untuk melanjutkan sisa musim Moto3 2026.
Di tengah kepulangannya, Veda juga menjadikan momen tersebut sebagai suntikan motivasi untuk bekerja lebih keras demi bersaing di level dunia.
“Pastinya saya harus lebih keras lagi latihan,” katanya.
Karier Veda sendiri berkembang melalui program pembinaan Astra Honda Racing Team (AHRT), yang membawanya hingga tampil di ajang Grand Prix bersama Honda Team Asia. Ia pun memberi pesan kepada para pembalap muda Indonesia agar terus berjuang mengejar mimpi tampil di kejuaraan dunia.
“Latihan terus, terus berusaha keras. Jalannya sudah ada dan didukung Astra sampai bisa ke Grand Prix,” ucap Veda.
Sementara itu, kepulangan Mario Suryo Aji ke Indonesia terjadi di tengah proses pemulihan cedera yang dialaminya pada musim ini. Rider Moto2 tersebut baru saja menjalani operasi akibat retak tulang servikal ketujuh (C7) setelah mengalami kecelakaan saat seri Moto2 Spanyol di Sirkuit Jerez.
Cedera itu membuat Mario harus menepi dalam tiga seri terakhir Moto2 2026. Padahal sebelumnya, pembalap asal Madiun tersebut sempat menunjukkan perkembangan positif, termasuk finis posisi ke-13 di Moto2 Brasil.
Mario mengungkapkan cedera sebenarnya sudah dirasakan sejak balapan di Jerez. Namun, kondisinya baru terdeteksi lebih serius setelah ia tetap memaksakan tampil pada seri berikutnya di Le Mans, Prancis.
“Masalahnya sebenarnya sudah ada dari Jerez dan baru ketahuan setelah Le Mans, jadi memang perlu tindakan operasi,” kata Mario.
Menariknya, Mario juga mendapat perhatian dari pembalap MotoGP Maverick Vinales. Rider KTM Tech3 itu disebut aktif menanyakan kondisi Mario setelah operasi.
“Iya, dia salah satu pembalap yang menanyai kabar saya setelah operasi. Kami juga sering ngobrol saat latihan di Spanyol. Menurut saya dia salah satu pembalap MotoGP paling humble,” ujar Mario.
(sto)
Lihat Juga :