Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:31 WIB
loading...
Kontroversi Piala Dunia...
Di tengah berbagai kontroversi menjelang Piala Dunia 2026, Presiden FIFA Gianni Infantino memilih meredam kekhawatiran dengan satu pesan sederhana:
A A A
JAKARTA - Di tengah berbagai kontroversi menjelang Piala Dunia 2026 , Presiden FIFA Gianni Infantino memilih meredam kekhawatiran dengan satu pesan sederhana: "Santai saja."

Padahal, masalah yang muncul tidak bisa dibilang sepele. Wasit terbaik Afrika asal Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat setelah menjalani interogasi selama 11 jam. Striker Irak Aymen Hussein juga sempat ditahan berjam-jam di bandara.

Sementara itu, Iran dipaksa memindahkan markas tim ke Meksiko karena berbagai pembatasan visa dan perjalanan. Namun ketika ditanya soal kasus-kasus tersebut, Infantino tidak mengkritik pemerintah AS.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?

Infantino hanya menyebut kejadian yang menimpa Artan sebagai "sangat disayangkan" dan menegaskan bahwa FIFA tidak bisa mengendalikan semua hal. Sikap itu memicu kritik.

FIFA pernah mencabut status tuan rumah Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2023 karena penolakan terhadap Israel. Kini, ketika negara peserta menghadapi hambatan masuk ke AS, FIFA justru mengaku tidak berdaya. Infantino bahkan membela Presiden Donald Trump.

"Saya tidak menyesali apa pun. Saya memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Trump. Saya sangat senang akan hal itu. Tanpa keterlibatan dan partisipasinya, saya pikir mustahil untuk menyelenggarakan Piala Dunia di Amerika Serikat," kata Infantino dikutip dari BBC, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?

Menurutnya, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat hampir mustahil tanpa dukungan penuh dari Trump dan pemerintahannya. Kontroversi lain datang dari harga tiket.

FIFA menghadapi tuduhan menaikkan harga secara artifisial dan menyesatkan penggemar. Sejumlah jaksa agung negara bagian AS telah membuka penyelidikan, tetapi Infantino menepisnya sebagai keluhan dari segelintir orang dan menegaskan harga yang diterapkan sudah sesuai dengan pasar Amerika Utara.

Bagi banyak penggemar yang kesulitan membeli tiket, serta mereka yang mengalami hambatan masuk ke AS, penjelasan itu tentu tidak memberikan banyak ketenangan. Pada akhirnya, kritik terbesar bukan sekadar soal visa atau tiket.

Banyak pihak menilai FIFA telah kehilangan pengaruhnya terhadap turnamen terbesar mereka sendiri. Dan ketika diberi kesempatan untuk menekan pemerintah tuan rumah demi kepentingan peserta dan penggemar, Infantino justru memilih mempertahankan hubungan baik dengan Trump.

Bagi Omar Artan dan mereka yang terdampak kebijakan imigrasi AS, mungkin FIFA tidak hanya perlu berkata "santai saja". Mungkin FIFA seharusnya memperjuangkan lebih banyak hal.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Special Bola
Jadwal 32 Besar Piala...
Bola Dunia
Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Ada Brasil vs Jepang hingga Argentina vs Cape Verde
Klasemen Sementara Peringkat...
Bola Dunia
Klasemen Sementara Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026: Uruguay Gugur, Paraguay dan Senegal Lolos 32 Besar!
Timnas Indonesia U-17...
Bola Dunia
Timnas Indonesia U-17 Resmi Umumkan 25 Pemain untuk Hadapi Malaysia di Garuda Championship Series 2026
Rekomendasi
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Berita Terkini
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Cape Verde Tantang Argentina...
Cape Verde Tantang Argentina di Babak 32 Besar, Akankah Kejutan Berlanjut?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved