Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Kamis, 11 Juni 2026 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, desain menampilkan sosok pahlawan revolusi Haiti, Toussaint Louverture, yang menunggang kuda menuju medan perang. Elemen tersebut akhirnya harus dimodifikasi agar sesuai dengan regulasi.
Kontroversi serupa juga sempat muncul pada jersey Haiti yang digunakan dalam kualifikasi Piala Dunia. Sejumlah penggemar mempertanyakan pola geometris pada seragam tersebut yang dianggap menyerupai simbol veve, ikon sakral dalam tradisi Vodou Haiti.
Baca Juga: Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
Selain itu, beberapa desain menampilkan bendera Haiti dan ilustrasi para pejuang revolusi yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan negara tersebut. Desain jersey Piala Dunia 2026 sendiri dibuat untuk menghormati sejarah dan ketangguhan rakyat Haiti.
Menurut Saeta, seragam tersebut dikembangkan bersama Federasi Sepak Bola Haiti selama berbulan-bulan dan telah melalui proses pengajuan standar FIFA. "Desain ini dimaksudkan sebagai penghormatan kepada pria dan wanita yang setiap hari berkontribusi bagi masa depan Haiti, bukan sebagai pernyataan politik," tegas perusahaan asal Kolombia tersebut.
Kontroversi serupa juga sempat muncul pada jersey Haiti yang digunakan dalam kualifikasi Piala Dunia. Sejumlah penggemar mempertanyakan pola geometris pada seragam tersebut yang dianggap menyerupai simbol veve, ikon sakral dalam tradisi Vodou Haiti.
Baca Juga: Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
Selain itu, beberapa desain menampilkan bendera Haiti dan ilustrasi para pejuang revolusi yang menjadi simbol perjuangan kemerdekaan negara tersebut. Desain jersey Piala Dunia 2026 sendiri dibuat untuk menghormati sejarah dan ketangguhan rakyat Haiti.
Menurut Saeta, seragam tersebut dikembangkan bersama Federasi Sepak Bola Haiti selama berbulan-bulan dan telah melalui proses pengajuan standar FIFA. "Desain ini dimaksudkan sebagai penghormatan kepada pria dan wanita yang setiap hari berkontribusi bagi masa depan Haiti, bukan sebagai pernyataan politik," tegas perusahaan asal Kolombia tersebut.
Lihat Juga :