Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Jum'at, 12 Juni 2026 - 08:35 WIB
loading...
Korea Selatan dan Republik Ceko akan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 saat bentrok pada laga Grup A di Estadio Guadalajara, Jumat (12/6/2026) / Foto: Ilustrasi
A
A
A
GUADALAJARA - Korea Selatan dan Republik Ceko akan memulai perjuangan mereka di Piala Dunia 2026 saat bentrok pada laga Grup A di Estadio Guadalajara, Jumat (12/6/2026). Ini menjadi pertemuan pertama Korea Selatan dan Republik Ceko di ajang Piala Dunia.
Sebelumnya, kedua tim hanya pernah bertemu tiga kali dalam pertandingan persahabatan dengan hasil yang cukup berimbang, masing-masing meraih satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang. Pertemuan terakhir terjadi pada Juni 2016 di Praha, ketika Korea Selatan berhasil mengalahkan Ceko dengan skor 2-1.
Meski hanya terpaut 14 peringkat di ranking FIFA, Korea Selatan di posisi ke-25 dan Ceko di peringkat ke-39, Opta menilai Korea Selatan memiliki peluang lebih besar untuk meraih tiga poin.
Baca Juga: Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Opta memberikan peluang kemenangan sebesar 42,9 persen kepada Korea Selatan, sementara Republik Ceko memiliki probabilitas 31,1 persen. Adapun peluang hasil imbang berada di angka 26 persen.
Selain itu, Korea Selatan diprediksi memiliki peluang 70,3 persen untuk lolos ke fase gugur dan 21,5 persen untuk menjadi juara Grup A. Sementara Republik Ceko memiliki peluang 64 persen untuk lolos ke babak berikutnya dan 17,4 persen untuk finis sebagai pemuncak grup.
Meski memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, pencapaian terbaik Korea Selatan masih terjadi pada edisi 2002 saat mereka finis di posisi keempat sebagai tuan rumah bersama. Menariknya, pelatih saat ini, Hong Myung-bo, merupakan kapten tim pada perjalanan bersejarah tersebut.
Menjelang laga pembuka, performa Korea Selatan terbilang meyakinkan. Mereka tak terkalahkan sepanjang kualifikasi zona Asia dengan catatan 11 kemenangan dan lima hasil imbang dari 16 pertandingan. Son Heung-min dkk juga tampil impresif dalam laga pemanasan setelah menghancurkan Trinidad dan Tobago 5-0 serta mengalahkan El Salvador 1-0.
Baca Juga: Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Son tetap menjadi tumpuan utama Korea Selatan. Kapten berusia 33 tahun itu terlibat langsung dalam empat gol Korea Selatan pada Piala Dunia sebelumnya dan menjadi pemain paling produktif tim selama kualifikasi dengan torehan 10 gol dan empat assist.
Di sisi lain, Republik Ceko datang dengan ambisi besar setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2006. Tim berjuluk Narodni Tym lolos melalui jalur play-off setelah menyingkirkan Republik Irlandia dan Denmark lewat adu penalti.
Kekuatan utama Ceko terletak pada situasi bola mati. Selama kualifikasi Eropa, mereka mencetak 11 gol dari skema set-piece, jumlah terbanyak dibandingkan negara Eropa lainnya. Tujuh gol di antaranya berasal dari tendangan sudut, sementara tujuh gol lainnya dicetak melalui sundulan.
Nama Patrik Schick diprediksi menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Korea Selatan. Striker andalan Ceko tersebut telah mencetak enam gol dalam tujuh penampilan di turnamen besar dan menjadi pencetak gol terbanyak tim selama kualifikasi.
Dengan kualitas yang relatif seimbang dan modal positif dari laga-laga terakhir, duel Korea Selatan kontra Republik Ceko diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase awal Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, kedua tim hanya pernah bertemu tiga kali dalam pertandingan persahabatan dengan hasil yang cukup berimbang, masing-masing meraih satu kemenangan dan satu laga berakhir imbang. Pertemuan terakhir terjadi pada Juni 2016 di Praha, ketika Korea Selatan berhasil mengalahkan Ceko dengan skor 2-1.
Meski hanya terpaut 14 peringkat di ranking FIFA, Korea Selatan di posisi ke-25 dan Ceko di peringkat ke-39, Opta menilai Korea Selatan memiliki peluang lebih besar untuk meraih tiga poin.
Baca Juga: Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Opta memberikan peluang kemenangan sebesar 42,9 persen kepada Korea Selatan, sementara Republik Ceko memiliki probabilitas 31,1 persen. Adapun peluang hasil imbang berada di angka 26 persen.
Selain itu, Korea Selatan diprediksi memiliki peluang 70,3 persen untuk lolos ke fase gugur dan 21,5 persen untuk menjadi juara Grup A. Sementara Republik Ceko memiliki peluang 64 persen untuk lolos ke babak berikutnya dan 17,4 persen untuk finis sebagai pemuncak grup.
Tak Terkalahkan
Bagi Korea Selatan, turnamen kali ini menjadi penampilan ke-12 mereka di Piala Dunia, terbanyak di antara seluruh negara Asia. Bahkan, ini merupakan partisipasi ke-11 secara beruntun sejak 1986, sebuah catatan yang hanya kalah dari Brasil, Jerman, Argentina, dan Spanyol.Meski memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, pencapaian terbaik Korea Selatan masih terjadi pada edisi 2002 saat mereka finis di posisi keempat sebagai tuan rumah bersama. Menariknya, pelatih saat ini, Hong Myung-bo, merupakan kapten tim pada perjalanan bersejarah tersebut.
Menjelang laga pembuka, performa Korea Selatan terbilang meyakinkan. Mereka tak terkalahkan sepanjang kualifikasi zona Asia dengan catatan 11 kemenangan dan lima hasil imbang dari 16 pertandingan. Son Heung-min dkk juga tampil impresif dalam laga pemanasan setelah menghancurkan Trinidad dan Tobago 5-0 serta mengalahkan El Salvador 1-0.
Baca Juga: Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Son tetap menjadi tumpuan utama Korea Selatan. Kapten berusia 33 tahun itu terlibat langsung dalam empat gol Korea Selatan pada Piala Dunia sebelumnya dan menjadi pemain paling produktif tim selama kualifikasi dengan torehan 10 gol dan empat assist.
Di sisi lain, Republik Ceko datang dengan ambisi besar setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2006. Tim berjuluk Narodni Tym lolos melalui jalur play-off setelah menyingkirkan Republik Irlandia dan Denmark lewat adu penalti.
Kekuatan utama Ceko terletak pada situasi bola mati. Selama kualifikasi Eropa, mereka mencetak 11 gol dari skema set-piece, jumlah terbanyak dibandingkan negara Eropa lainnya. Tujuh gol di antaranya berasal dari tendangan sudut, sementara tujuh gol lainnya dicetak melalui sundulan.
Nama Patrik Schick diprediksi menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Korea Selatan. Striker andalan Ceko tersebut telah mencetak enam gol dalam tujuh penampilan di turnamen besar dan menjadi pencetak gol terbanyak tim selama kualifikasi.
Dengan kualitas yang relatif seimbang dan modal positif dari laga-laga terakhir, duel Korea Selatan kontra Republik Ceko diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase awal Piala Dunia 2026.
(yov)
Lihat Juga :