UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Jum'at, 12 Juni 2026 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
Menatap laga final, Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi, menilai peluang kedua tim untuk menjadi juara sama besar. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk meningkatkan kualitas pertahanan dan menjaga disiplin sepanjang pertandingan.
![UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026]()
“Kami sudah pernah menghadapi mereka di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Saat itu, kami cukup beruntung bisa meraih kemenangan karena mereka sangat menyulitkan di sepanjang laga. Jadi, menurut saya kali ini peluang menjadi juara bagi kedua tim 50-50 dan buat tim kami yang terpenting adalah perlu bermain lebih disiplin dan fokus dalam bertahan,” kata Wellyanto.
Sementara itu, kejutan terjadi di semifinal kategori putra ketika Institut Perbanas berhasil menghentikan langkah tuan rumah UPH. Sempat tertinggal pada dua kuarter pertama, Perbanas bangkit pada paruh kedua pertandingan sebelum menutup laga dengan kemenangan 59-50.
Pada semifinal lainnya, UKSW memastikan tempat di final setelah mengalahkan Universitas Surabaya dengan skor 63-55.
Shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim, mengungkapkan semangat untuk tidak mengecewakan para pendukung menjadi motivasi utama timnya saat berhasil membalikkan keadaan melawan UPH.
“Di pertandingan melawan UPH sempat ketinggalan di awal, tetapi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan di quarter ketiga. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan sehingga kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan. Senang sekali kami bisa menang di semifinal, tetapi masih ada satu pertandingan tersisa yang perlu dimainkan dan kami harus menjadi juara,” ujar Zaky.

“Kami sudah pernah menghadapi mereka di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Saat itu, kami cukup beruntung bisa meraih kemenangan karena mereka sangat menyulitkan di sepanjang laga. Jadi, menurut saya kali ini peluang menjadi juara bagi kedua tim 50-50 dan buat tim kami yang terpenting adalah perlu bermain lebih disiplin dan fokus dalam bertahan,” kata Wellyanto.
Sementara itu, kejutan terjadi di semifinal kategori putra ketika Institut Perbanas berhasil menghentikan langkah tuan rumah UPH. Sempat tertinggal pada dua kuarter pertama, Perbanas bangkit pada paruh kedua pertandingan sebelum menutup laga dengan kemenangan 59-50.
Pada semifinal lainnya, UKSW memastikan tempat di final setelah mengalahkan Universitas Surabaya dengan skor 63-55.
Shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim, mengungkapkan semangat untuk tidak mengecewakan para pendukung menjadi motivasi utama timnya saat berhasil membalikkan keadaan melawan UPH.
“Di pertandingan melawan UPH sempat ketinggalan di awal, tetapi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan di quarter ketiga. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan sehingga kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan. Senang sekali kami bisa menang di semifinal, tetapi masih ada satu pertandingan tersisa yang perlu dimainkan dan kami harus menjadi juara,” ujar Zaky.
Lihat Juga :