Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Selasa, 16 Juni 2026 - 20:08 WIB
loading...
Prancis akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I di Stadion New York New Jersey, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB / Foto: Al Jazeera
A
A
A
Prancis akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I di Stadion New York New Jersey, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB. Les Bleus datang dengan status unggulan.
Superkomputer Opta memberi Prancis peluang menang sebesar 64,8 persen, jauh di atas Senegal yang hanya memiliki probabilitas kemenangan 14,9 persen. Sementara peluang hasil imbang berada di angka 20,3 persen.
Tim asuhan Didier Deschamps juga mengusung misi besar. Prancis berpeluang menjadi negara ketiga dalam sejarah yang mampu mencapai tiga final Piala Dunia secara beruntun setelah Jerman Barat (1982-1990) dan Brasil (1994-2002).
Baca Juga: Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Sosok yang paling diandalkan tentu saja Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi 12 gol dalam dua Piala Dunia terakhir, jumlah terbanyak dibanding pemain lain pada periode tersebut.
Catatan itu juga menyamai rekor legenda Brasil, Pele, dan hanya terpaut empat gol dari rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose. Meski diunggulkan, Prancis tidak boleh lengah.
Senegal pernah memberikan salah satu mimpi buruk terbesar bagi Les Bleus ketika menang 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2002. Kekalahan itu menjadi awal kegagalan Prancis sebagai juara bertahan yang tersingkir di fase grup.
Baca Juga: Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Senegal sendiri datang dengan modal meyakinkan. Singa Teranga lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan dan akan menjalani penampilan ketiga secara beruntun di turnamen ini. Dipimpin pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, Sadio Mane, Senegal bertekad mengulang kejutan bersejarah yang pernah mereka ciptakan 24 tahun lalu.
Pertandingan ini pun diprediksi menjadi ujian pertama bagi ambisi besar Prancis sekaligus kesempatan bagi Senegal untuk sekali lagi membuktikan diri sebagai pembunuh raksasa di Piala Dunia.
Superkomputer Opta memberi Prancis peluang menang sebesar 64,8 persen, jauh di atas Senegal yang hanya memiliki probabilitas kemenangan 14,9 persen. Sementara peluang hasil imbang berada di angka 20,3 persen.
Tim asuhan Didier Deschamps juga mengusung misi besar. Prancis berpeluang menjadi negara ketiga dalam sejarah yang mampu mencapai tiga final Piala Dunia secara beruntun setelah Jerman Barat (1982-1990) dan Brasil (1994-2002).
Baca Juga: Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Sosok yang paling diandalkan tentu saja Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi 12 gol dalam dua Piala Dunia terakhir, jumlah terbanyak dibanding pemain lain pada periode tersebut.
Catatan itu juga menyamai rekor legenda Brasil, Pele, dan hanya terpaut empat gol dari rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose. Meski diunggulkan, Prancis tidak boleh lengah.
Senegal pernah memberikan salah satu mimpi buruk terbesar bagi Les Bleus ketika menang 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2002. Kekalahan itu menjadi awal kegagalan Prancis sebagai juara bertahan yang tersingkir di fase grup.
Baca Juga: Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Senegal sendiri datang dengan modal meyakinkan. Singa Teranga lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan dan akan menjalani penampilan ketiga secara beruntun di turnamen ini. Dipimpin pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, Sadio Mane, Senegal bertekad mengulang kejutan bersejarah yang pernah mereka ciptakan 24 tahun lalu.
Pertandingan ini pun diprediksi menjadi ujian pertama bagi ambisi besar Prancis sekaligus kesempatan bagi Senegal untuk sekali lagi membuktikan diri sebagai pembunuh raksasa di Piala Dunia.
(yov)
Lihat Juga :