Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:04 WIB
loading...
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 3 Negara dengan 4 Zona Waktu demi Menonton Piala Dunia 2026?
A A A
Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ujian bagi para pemain dan pelatih, tetapi juga bagi Presiden FIFA, Gianni Infantino. Orang nomor satu di sepak bola dunia itu menjalani jadwal yang nyaris mustahil dengan target menghadiri hingga dua pertandingan setiap hari selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sejak laga pembuka di Mexico City, Infantino langsung terbang ke Guadalajara untuk menyaksikan kemenangan Korea Selatan atas Republik Ceko. Sehari kemudian, ia sudah berada di Los Angeles saat Amerika Serikat menghadapi Paraguay. Perjalanan berlanjut ke San Francisco dan Vancouver dalam satu hari untuk menyaksikan dua pertandingan berbeda. Menurut laporan The Guardian, FIFA mengonfirmasi bahwa Infantino berupaya hadir di dua laga setiap hari selama memungkinkan.

Mobilitas ekstrem tersebut didukung oleh jet pribadi yang disediakan Qatar Airways sebagai bagian dari kerja sama sponsor FIFA. Fasilitas itu menjadi kebutuhan penting mengingat Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara dan empat zona waktu berbeda. Jarak antarkota tuan rumah bahkan bisa mencapai sekitar 2.800 mil atau lebih dari 4.500 kilometer.
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?

Situasi ini sangat berbeda dengan Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Infantino hampir bisa menghadiri seluruh 64 pertandingan karena jarak stadion terjauh hanya sekitar 46 mil. Kini, ia harus berpindah-pindah benua mini setiap hari demi menjaga kehadirannya di berbagai venue turnamen terbesar sepanjang sejarah FIFA.

Namun jadwal superpadat tersebut juga memunculkan sorotan terhadap dampak lingkungan. Lembaga New Weather Institute memperkirakan Piala Dunia 2026 dapat menghasilkan sekitar 9 juta ton emisi karbon dioksida ekuivalen, dengan mayoritas berasal dari perjalanan udara. Angka itu disebut lebih dari empat kali lipat rata-rata emisi Piala Dunia yang digelar antara 2010 hingga 2022. Di tengah maraton perjalanan Infantino, kritik soal jejak karbon turnamen pun semakin menguat.

Jika para penggemar di media sosial bercanda bahwa Infantino memiliki kemampuan "teleportasi", jadwalnya sejauh ini memang membuat lelucon tersebut terasa masuk akal. Dari Mexico City, Guadalajara, Los Angeles, San Francisco hingga Vancouver hanya dalam hitungan hari, Presiden FIFA tampaknya bertekad menjadi saksi langsung sebanyak mungkin momen penting di Piala Dunia 2026.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Special Bola
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Argentina Menang 3-1 atas Yordania, Austria Tahan Aljazair 3-3!
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Kongo Menang 3-1 vs Uzbekistan, Korsel Tersingkir!
Timnas Portugal Disebut...
Bola Dunia
Timnas Portugal Disebut Enggan Menang Lawan Kolombia agar Masuk Bracket Mudah di Fase Gugur Piala Dunia 2026
Rekomendasi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Berita Terkini
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved