Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:23 WIB
loading...
A A A
Federasi menilai pembatasan tersebut tidak memberikan kondisi yang setara bagi seluruh peserta dan berpotensi memengaruhi persiapan tim, terutama karena laga kontra Belgia dijadwalkan berlangsung pada siang hari. Namun, peraturan FIFA sebenarnya menyebutkan bahwa tim peserta pada umumnya melakukan perjalanan dari markas menuju kota pertandingan satu hari sebelum laga dan kembali setelah pertandingan selesai.

Dengan demikian, secara keseluruhan jadwal perjalanan Iran tidak jauh berbeda dengan banyak tim lainnya. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat juga melakukan perjalanan dari markasnya di California Selatan ke Seattle sehari sebelum menghadapi Australia dan berencana kembali tidak lama setelah pertandingan.

Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1

Meski demikian, situasi Iran dinilai cukup unik. Sejumlah pejabat tim dan staf pendukung dilaporkan belum memperoleh visa Amerika Serikat. Selain itu, pemain Mehdi Torabi disebut harus mendatangi Konsulat AS di Tijuana untuk mendapatkan dokumen perjalanan baru setelah pertandingan pembuka.

Berbagai pembatasan tersebut masih berlaku meskipun baru-baru ini tercapai kesepakatan sementara yang bertujuan mengakhiri konflik yang melibatkan Iran. Iran membuka kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru. Tim Melli selanjutnya akan menghadapi Belgia sebelum menutup perjuangan di Grup G dengan melawan Mesir pekan depan.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Special Bola
Pamit dari Persib Bandung...
Liga Indonesia
Pamit dari Persib Bandung demi Menit Bermain, Alfeandra Dewangga Tulis Pesan Menyentuh
Rekor Gol Piala Dunia...
Bola Dunia
Rekor Gol Piala Dunia Lionel Messi Diklaim Tidak Sah oleh Peter Schmeichel
Kisah Sedih Jeremy Doku,...
Bola Dunia
Kisah Sedih Jeremy Doku, Pemain Belgia yang Dikritik karena Ingin Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak Pertama
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved