Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Minggu, 21 Juni 2026 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Aturan tersebut disahkan oleh IFAB setelah kontroversi yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dan bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Regulasi baru itu bertujuan mencegah pemain menyembunyikan komentar yang dianggap merendahkan atau provokatif. Setelah mendapat rekomendasi dari VAR, wasit meninjau insiden Almiron melalui monitor di tepi lapangan sebelum akhirnya mengeluarkan kartu merah.
Namun, kasus Messi dinilai berbeda. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa seorang pemain dapat diusir apabila menutupi mulutnya saat berada dalam situasi konfrontasi dengan lawan.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Messi diketahui hanya berbicara kepada rekan setimnya usai mencetak gol kedua Argentina pada menit ke-60. Dengan demikian, tindakannya tidak masuk dalam kategori pelanggaran yang diatur dalam "Hukum Prestianni".
Jurnalis sepak bola Inggris, Henry Winter, juga menyoroti adanya penekanan pada kata "konfrontasi" dalam aturan baru tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah mendapatkan penjelasan mengenai regulasi itu sebelum turnamen dimulai.
Namun, kasus Messi dinilai berbeda. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa seorang pemain dapat diusir apabila menutupi mulutnya saat berada dalam situasi konfrontasi dengan lawan.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Messi diketahui hanya berbicara kepada rekan setimnya usai mencetak gol kedua Argentina pada menit ke-60. Dengan demikian, tindakannya tidak masuk dalam kategori pelanggaran yang diatur dalam "Hukum Prestianni".
Jurnalis sepak bola Inggris, Henry Winter, juga menyoroti adanya penekanan pada kata "konfrontasi" dalam aturan baru tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah mendapatkan penjelasan mengenai regulasi itu sebelum turnamen dimulai.
Lihat Juga :