Joshua: Tyson Fury Mengejutkan Saya!
Selasa, 05 Mei 2020 - 06:04 WIB
loading...
Sepak terjang Tyson Fury membuat Anthony Joshua terkejut/Foto/sportscool.com/thesun.co.uk
A
A
A
LONDON - Sepak terjang Tyson Fury membuat Anthony Joshua terkejut. Joshua semula tidak berpikir Fury akan menjadi juara kelas berat WBC yang tidak pernah kalah pada tahun 2020. Di mata Joshua, banyak waktu yang dibutuhkan Fury untuk berkembang dalam kariernya.
Joshua menilai kisah Fury membuktikan bahwa beberapa petinju membutuhkan lebih banyak waktu untuk memaksimalkan potensi mereka dibanding yang lain. Fury membuat Wladimir Klitschko kehilangan gelar IBF, IBO, WBA dan WBO pada November 2015, dan hebatnya, dia juga mempertontonkan penampilan yang impresif di pertarungan terakhirnya melawan Deontay Wilder.
Fury tidak hanya mengalahkan Wilder untuk memenangkan gelar WBC, juga membuat petinju Amerika Serikat itu kewalahan dengan tekanan dan fisik dalam pertandingan ulang 22 Februari di MGM Grand Garden Arena di Las Vegas.
Fury yang berusia 31 tahun (30-0-1, 21 KO) menjatuhkan Wilder (42-1-1, 41 KO) di ronde ketiga dan kelima, dan menghentikannya di ronde ketujuh, ketika asisten pelatih Wilder, Mark Breland, melempar handuk.
"Dia telah mengejutkan saya, tetapi saya percaya bahwa setiap petarung membutuhkan waktu untuk berkembang," kata Joshua kepada Chris Mannix dalam podcast tinju Sports Illustrated seperti dilansir boxingscene.
"Dan profesionalisme Tyson Fury sekarang seperti apa... 11 tahun, berlangsung 12 tahun. Dia butuh banyak waktu untuk berkembang, Anda tahu, dan dia akhirnya sampai pada tahap di mana menemukan sederetan rasa percaya diri."
"Selamat untuknya. Jadi, saya hanya merefleksikan itu. Itulah sebabnya, ketika saya mempelajari orang ini, Tyson Fury, dan melihat karier saya, maka saya berkata, 'Whoa! Saya sudah melakukan apa yang perlu dia lakukan selama 10 tahun hanya dalam tiga tahun. Bayangkan di mana saya berada dalam 10 tahun."
Joshua menilai kisah Fury membuktikan bahwa beberapa petinju membutuhkan lebih banyak waktu untuk memaksimalkan potensi mereka dibanding yang lain. Fury membuat Wladimir Klitschko kehilangan gelar IBF, IBO, WBA dan WBO pada November 2015, dan hebatnya, dia juga mempertontonkan penampilan yang impresif di pertarungan terakhirnya melawan Deontay Wilder.
Fury tidak hanya mengalahkan Wilder untuk memenangkan gelar WBC, juga membuat petinju Amerika Serikat itu kewalahan dengan tekanan dan fisik dalam pertandingan ulang 22 Februari di MGM Grand Garden Arena di Las Vegas.
Fury yang berusia 31 tahun (30-0-1, 21 KO) menjatuhkan Wilder (42-1-1, 41 KO) di ronde ketiga dan kelima, dan menghentikannya di ronde ketujuh, ketika asisten pelatih Wilder, Mark Breland, melempar handuk.
"Dia telah mengejutkan saya, tetapi saya percaya bahwa setiap petarung membutuhkan waktu untuk berkembang," kata Joshua kepada Chris Mannix dalam podcast tinju Sports Illustrated seperti dilansir boxingscene.
"Dan profesionalisme Tyson Fury sekarang seperti apa... 11 tahun, berlangsung 12 tahun. Dia butuh banyak waktu untuk berkembang, Anda tahu, dan dia akhirnya sampai pada tahap di mana menemukan sederetan rasa percaya diri."
"Selamat untuknya. Jadi, saya hanya merefleksikan itu. Itulah sebabnya, ketika saya mempelajari orang ini, Tyson Fury, dan melihat karier saya, maka saya berkata, 'Whoa! Saya sudah melakukan apa yang perlu dia lakukan selama 10 tahun hanya dalam tiga tahun. Bayangkan di mana saya berada dalam 10 tahun."
Lihat Juga :