3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Minggu, 21 Juni 2026 - 13:32 WIB
loading...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA. Foto: One Football
A
A
A
Piala Dunia 2026 baru memasuki fase kedua penyisihan grup, namun sudah ada tiga negara yang dipastikan tersingkir lebih awal. Haiti, Turki, dan Tunisia menjadi tim pertama yang kehilangan peluang lolos ke babak 32 besar, kondisi ini tak lepas dari aturan baru FIFA.
Haiti menjadi tim pertama yang angkat koper setelah kalah 0-3 dari Brasil di Grup C. Kekalahan tersebut membuat mereka menelan dua kekalahan beruntun dan tidak mungkin lagi finis di posisi tiga besar grup. Menariknya, eliminasi Haiti dipengaruhi aturan baru FIFA yang menggunakan rekor head-to-head sebagai penentu utama jika ada tim yang memiliki poin sama, bukan selisih gol seperti pada edisi-edisi sebelumnya.
Situasi serupa dialami Turki di Grup D. Kekalahan 0-1 dari Paraguay membuat mereka dipastikan tersingkir meski masih menyisakan satu pertandingan. Secara teori, Turki masih bisa menyamai perolehan poin Australia atau Paraguay yang berada di atas mereka. Namun karena sudah kalah dalam pertemuan langsung melawan kedua tim tersebut, Turki otomatis kalah dalam perhitungan head-to-head dan tidak mungkin menyalip mereka di klasemen akhir.
Aturan baru FIFA itu menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia 2026. Dalam format 48 peserta, dua tim teratas setiap grup lolos otomatis ke babak 32 besar, sementara delapan peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju. Akan tetapi, ketika dua atau lebih tim memiliki poin sama, penentuan posisi dilakukan berdasarkan hasil pertemuan langsung, kemudian selisih gol dan jumlah gol dalam laga-laga tersebut, bukan selisih gol keseluruhan grup.
Sementara itu, Tunisia menjadi tim ketiga yang dipastikan tersingkir. Wakil Afrika Utara itu dibantai Jepang 0-4 di Monterrey setelah sebelumnya dihajar Swedia 1-5 pada laga pembuka Grup F. Dua kekalahan telak tersebut membuat Tunisia terbenam di dasar klasemen dan tidak mungkin mengejar para pesaingnya.
Haiti menjadi tim pertama yang angkat koper setelah kalah 0-3 dari Brasil di Grup C. Kekalahan tersebut membuat mereka menelan dua kekalahan beruntun dan tidak mungkin lagi finis di posisi tiga besar grup. Menariknya, eliminasi Haiti dipengaruhi aturan baru FIFA yang menggunakan rekor head-to-head sebagai penentu utama jika ada tim yang memiliki poin sama, bukan selisih gol seperti pada edisi-edisi sebelumnya.
Situasi serupa dialami Turki di Grup D. Kekalahan 0-1 dari Paraguay membuat mereka dipastikan tersingkir meski masih menyisakan satu pertandingan. Secara teori, Turki masih bisa menyamai perolehan poin Australia atau Paraguay yang berada di atas mereka. Namun karena sudah kalah dalam pertemuan langsung melawan kedua tim tersebut, Turki otomatis kalah dalam perhitungan head-to-head dan tidak mungkin menyalip mereka di klasemen akhir.
Aturan baru FIFA itu menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia 2026. Dalam format 48 peserta, dua tim teratas setiap grup lolos otomatis ke babak 32 besar, sementara delapan peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju. Akan tetapi, ketika dua atau lebih tim memiliki poin sama, penentuan posisi dilakukan berdasarkan hasil pertemuan langsung, kemudian selisih gol dan jumlah gol dalam laga-laga tersebut, bukan selisih gol keseluruhan grup.
Sementara itu, Tunisia menjadi tim ketiga yang dipastikan tersingkir. Wakil Afrika Utara itu dibantai Jepang 0-4 di Monterrey setelah sebelumnya dihajar Swedia 1-5 pada laga pembuka Grup F. Dua kekalahan telak tersebut membuat Tunisia terbenam di dasar klasemen dan tidak mungkin mengejar para pesaingnya.
Lihat Juga :