Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
David Alaba, Stefan Posch, dan Alessandro Schöpf masih berlatih terpisah dan berpacu dengan waktu untuk pulih. Posch sendiri harus mengenakan masker khusus setelah mengalami patah rahang saat menghadapi Yordania.
Di sisi lain, Marcel Sabitzer berpeluang mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional Austria. Ia akan sejajar dengan Aleksandar Dragovic di posisi keempat daftar pemain dengan caps terbanyak sepanjang sejarah Austria, di bawah Andreas Herzog (103), David Alaba (114), dan Marko Arnautovic (134).
Untuk Argentina, Scaloni diperkirakan melakukan sejumlah rotasi. Nahuel Molina berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan menggantikan Gonzalo Montiel setelah pulih dari cedera otot ringan.
Sejarah pertemuan kedua tim terbilang minim. Argentina dan Austria baru dua kali bertemu, dan seluruhnya berlangsung dalam laga persahabatan. Pertemuan terakhir terjadi 36 tahun lalu dan berakhir imbang 1-1 di Wina.
Sementara pada pertemuan tahun 1980, Argentina menang telak 5-1 dalam laga yang diwarnai satu-satunya hat-trick internasional Diego Maradona. Argentina juga memiliki catatan cukup baik saat menghadapi wakil Eropa di fase grup Piala Dunia. Dalam delapan pertandingan terakhir, mereka hanya sekali kalah, yakni saat dibekuk Kroasia 0-3 pada Piala Dunia 2018.
Sebaliknya, Austria kerap kesulitan menghadapi tim-tim Amerika Selatan. Sejak mengalahkan Chili 1-0 pada Piala Dunia 1982, mereka hanya sekali menang dalam 10 pertandingan melawan tim dari zona CONMEBOL, yakni ketika menundukkan Uruguay dalam laga persahabatan pada November 2017.
Dengan performa yang tengah menanjak dan Lionel Messi yang memburu sejarah, Argentina tampak berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan kedua sekaligus memastikan langkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Marcel Sabitzer berpeluang mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasional Austria. Ia akan sejajar dengan Aleksandar Dragovic di posisi keempat daftar pemain dengan caps terbanyak sepanjang sejarah Austria, di bawah Andreas Herzog (103), David Alaba (114), dan Marko Arnautovic (134).
Untuk Argentina, Scaloni diperkirakan melakukan sejumlah rotasi. Nahuel Molina berpeluang kembali mengisi posisi bek kanan menggantikan Gonzalo Montiel setelah pulih dari cedera otot ringan.
Rekor Pertemuan
Sejarah pertemuan kedua tim terbilang minim. Argentina dan Austria baru dua kali bertemu, dan seluruhnya berlangsung dalam laga persahabatan. Pertemuan terakhir terjadi 36 tahun lalu dan berakhir imbang 1-1 di Wina.
Sementara pada pertemuan tahun 1980, Argentina menang telak 5-1 dalam laga yang diwarnai satu-satunya hat-trick internasional Diego Maradona. Argentina juga memiliki catatan cukup baik saat menghadapi wakil Eropa di fase grup Piala Dunia. Dalam delapan pertandingan terakhir, mereka hanya sekali kalah, yakni saat dibekuk Kroasia 0-3 pada Piala Dunia 2018.
Sebaliknya, Austria kerap kesulitan menghadapi tim-tim Amerika Selatan. Sejak mengalahkan Chili 1-0 pada Piala Dunia 1982, mereka hanya sekali menang dalam 10 pertandingan melawan tim dari zona CONMEBOL, yakni ketika menundukkan Uruguay dalam laga persahabatan pada November 2017.
Dengan performa yang tengah menanjak dan Lionel Messi yang memburu sejarah, Argentina tampak berada di jalur yang tepat untuk meraih kemenangan kedua sekaligus memastikan langkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
(yov)
Lihat Juga :