Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Senin, 22 Juni 2026 - 16:43 WIB
loading...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia. Foto: Instagram/@rosansoeslani
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia ( PB PABSI ), Rosan Perkasa Roeslani, menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang dan skema pendanaan multiyears.
Menurut Rosan, kebijakan yang juga didorong Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tersebut menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih berkelanjutan. Ia menilai prestasi di level internasional tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang yang didukung program terencana dan konsisten.
“Prestasi olahraga dibangun melalui proses bertahun-tahun. Karena itu, kepastian program dan dukungan yang berkelanjutan menjadi faktor penting untuk melahirkan atlet-atlet berkelas dunia,” ujar Rosan.
PB PABSI sendiri telah menerapkan konsep pembinaan jangka panjang sejak 2015 melalui sistem pelatnas terpusat yang berjalan secara berkesinambungan tanpa pemulangan atlet. Program tersebut mencakup pembinaan dari kelompok usia muda hingga level senior dengan pendekatan yang menyeluruh.
“Atlet mulai dibina sejak usia 14 hingga 15 tahun. Tidak hanya dari sisi latihan, tetapi juga aspek gizi, pembinaan mental, serta dukungan sport science yang dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Rosan menilai model pembinaan tersebut telah membuahkan hasil nyata. Cabang olahraga angkat besi Indonesia berhasil meraih berbagai prestasi bergengsi, mulai dari medali emas Olimpiade 2024, gelar juara dunia, rekor dunia, hingga pencapaian bersejarah di Asian Games.
Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencetak lebih banyak juara dunia di masa mendatang.
Menurut Rosan, kebijakan yang juga didorong Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tersebut menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem pembinaan yang lebih berkelanjutan. Ia menilai prestasi di level internasional tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang yang didukung program terencana dan konsisten.
“Prestasi olahraga dibangun melalui proses bertahun-tahun. Karena itu, kepastian program dan dukungan yang berkelanjutan menjadi faktor penting untuk melahirkan atlet-atlet berkelas dunia,” ujar Rosan.
PB PABSI sendiri telah menerapkan konsep pembinaan jangka panjang sejak 2015 melalui sistem pelatnas terpusat yang berjalan secara berkesinambungan tanpa pemulangan atlet. Program tersebut mencakup pembinaan dari kelompok usia muda hingga level senior dengan pendekatan yang menyeluruh.
“Atlet mulai dibina sejak usia 14 hingga 15 tahun. Tidak hanya dari sisi latihan, tetapi juga aspek gizi, pembinaan mental, serta dukungan sport science yang dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Rosan menilai model pembinaan tersebut telah membuahkan hasil nyata. Cabang olahraga angkat besi Indonesia berhasil meraih berbagai prestasi bergengsi, mulai dari medali emas Olimpiade 2024, gelar juara dunia, rekor dunia, hingga pencapaian bersejarah di Asian Games.
Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencetak lebih banyak juara dunia di masa mendatang.
Lihat Juga :