MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Senin, 22 Juni 2026 - 23:17 WIB
loading...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus. Foto: SINDOnews/HO/Istimewa
A
A
A
KUDUS - Sebanyak 12 tim terbaik dari 12 kota di Indonesia siap bersaing dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 yang akan berlangsung pada 23-28 Juni di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Turnamen ini menjadi puncak rangkaian kompetisi musim 2026 dengan mempertemukan para pemain terbaik hasil seleksi dan pembinaan sepanjang musim untuk memperebutkan gelar juara All-Stars.
Kejuaraan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti tim dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, serta Samarinda dan Banjarmasin yang mendapat dukungan penuh dari Bayan Peduli.
Baca Juga: 3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan MLSC All-Stars menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pemain menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi. Selain menguji kemampuan teknik dan taktik, para peserta juga dituntut menunjukkan kesiapan mental serta karakter bertanding saat menghadapi lawan dengan kualitas yang relatif setara.
“MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 merupakan puncak komitmen kami dalam membangun ekosistem sepak bola putri usia dini di Indonesia. Setelah menyaring ribuan talenta dari berbagai kota, kami membawa para calon srikandi terbaik ke panggung All-Stars di Kudus dengan satu tujuan besar, yakni mematangkan mental juara dan mempersiapkan mereka menjadi fondasi masa depan Tim Nasional Putri Indonesia,” ujar Teddy di Supersoccer Arena, Kudus, Senin (22/6).
Berbeda dengan edisi sebelumnya yang menggunakan format 7 lawan 7, MLSC All-Stars 2026 kini menerapkan format 9 lawan 9 untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi tahap pembiasaan menuju jenjang yang lebih profesional. Durasi pertandingan juga diperpanjang menjadi 2x20 menit dengan waktu istirahat 10 menit. Sementara ukuran lapangan tetap 50 x 35 meter dengan ukuran gawang 2 x 5 meter.
Penyelenggara juga menambah kuota pemain setiap tim dari sebelumnya 14 menjadi 16 pemain, termasuk pemain cadangan. Masing-masing tim akan didampingi empat ofisial yang terdiri dari tiga pelatih dan satu safe guardian. Adapun aturan pemain non-MLSC (guest star) tetap sama seperti tahun lalu, yakni maksimal dua pemain per tim dengan syarat kelahiran maksimal tahun 2012 dan masih duduk di bangku kelas 6 SD.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menjelaskan proses seleksi dan pembentukan tim All-Stars melibatkan tim pemandu bakat serta pelatih dari berbagai daerah untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga. Kehadiran guest star pilihan tim talent scouting juga diharapkan mampu meningkatkan atmosfer kompetitif sekaligus mempercepat perkembangan para peserta.
“Tim pemandu bakat kami melihat persaingan yang jauh lebih merata dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. All-Star tahun ini juga menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional yang membuka jalan bagi pemain terbaik menuju turnamen berskala internasional. Namun yang paling penting, ini adalah momen bagi mereka untuk menikmati permainan, menciptakan sejarah, dan membangun kenangan indah sebagai langkah awal menuju puncak karier. Tugas pelatih bukan memaksa mereka menang, tetapi membantu mereka berkembang hingga mencapai potensi terbaik di masa depan,” kata Jacksen.
Pembagian Grup
Undian fase grup MLSC All-Stars 2026 telah dilakukan pada Minggu (21/6). Hasilnya:
Grup A: Surabaya, Jakarta, Malang, Samarinda
Grup B: Solo, Yogyakarta, Semarang, Banjarmasin
Grup C: Kudus, Bandung, Tangerang, Bekasi
Fase grup akan berlangsung pada 23-25 Juni menggunakan sistem setengah kompetisi. Setiap kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan nol poin.
Juara dan runner-up masing-masing grup akan lolos ke perempat final bersama dua tim peringkat ketiga terbaik. Babak perempat final digelar pada 26 Juni, sedangkan semifinal dan final berlangsung hingga 28 Juni dengan sistem gugur. Jika pertandingan berakhir imbang di fase knockout, pemenang akan ditentukan melalui adu penalti.
Libatkan Lebih dari 25 Ribu Peserta
Business Unit Head Dairy PT Global Dairy Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, menyebut MLSC All-Stars 2026 menjadi penanda berakhirnya satu musim kompetisi yang melibatkan 25.727 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan para pemain tampil di Kudus menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus potensi sepak bola putri usia dini yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Kami mengapresiasi semangat, kerja keras, dan perjuangan seluruh peserta dari 12 kota yang telah mengikuti rangkaian MilkLife Soccer Challenge 2026. Perjalanan hingga mencapai All-Stars tentu bukan hal mudah dan menjadi bukti dedikasi mereka dalam mengembangkan kemampuan di bidang sepak bola. Tunjukkan sportivitas, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk terus berkembang di setiap pertandingan. Jadikan pengalaman ini sebagai momentum untuk belajar, berprestasi, dan menginspirasi lebih banyak anak perempuan Indonesia agar berani mengejar mimpinya melalui sepak bola. Saatnya #BeraniCetakGol,” ujar Didiet.
MLSC merupakan bagian dari ekosistem pengembangan sepak bola putri Indonesia yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui program Women’s Soccer Trilogy 2026. Selain MLSC All-Stars (23-28 Juni), rangkaian tersebut juga mencakup HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15 & U-18 (5-12 Juli) dan Srikandi Merdeka Cup U-16 (14-23 Agustus) persembahan Caffino.
Masyarakat dapat memantau jadwal pertandingan, hasil, klasemen, hingga daftar pencetak gol melalui situs resmi MilkLife Soccer Challenge, serta menyaksikan seluruh pertandingan MLSC All-Stars 2026 secara langsung melalui kanal YouTube resmi MilkLife Soccer Challenge.
Kejuaraan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti tim dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, serta Samarinda dan Banjarmasin yang mendapat dukungan penuh dari Bayan Peduli.
Baca Juga: 3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan MLSC All-Stars menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pemain menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi. Selain menguji kemampuan teknik dan taktik, para peserta juga dituntut menunjukkan kesiapan mental serta karakter bertanding saat menghadapi lawan dengan kualitas yang relatif setara.
“MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 merupakan puncak komitmen kami dalam membangun ekosistem sepak bola putri usia dini di Indonesia. Setelah menyaring ribuan talenta dari berbagai kota, kami membawa para calon srikandi terbaik ke panggung All-Stars di Kudus dengan satu tujuan besar, yakni mematangkan mental juara dan mempersiapkan mereka menjadi fondasi masa depan Tim Nasional Putri Indonesia,” ujar Teddy di Supersoccer Arena, Kudus, Senin (22/6).
Berbeda dengan edisi sebelumnya yang menggunakan format 7 lawan 7, MLSC All-Stars 2026 kini menerapkan format 9 lawan 9 untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi tahap pembiasaan menuju jenjang yang lebih profesional. Durasi pertandingan juga diperpanjang menjadi 2x20 menit dengan waktu istirahat 10 menit. Sementara ukuran lapangan tetap 50 x 35 meter dengan ukuran gawang 2 x 5 meter.
Penyelenggara juga menambah kuota pemain setiap tim dari sebelumnya 14 menjadi 16 pemain, termasuk pemain cadangan. Masing-masing tim akan didampingi empat ofisial yang terdiri dari tiga pelatih dan satu safe guardian. Adapun aturan pemain non-MLSC (guest star) tetap sama seperti tahun lalu, yakni maksimal dua pemain per tim dengan syarat kelahiran maksimal tahun 2012 dan masih duduk di bangku kelas 6 SD.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menjelaskan proses seleksi dan pembentukan tim All-Stars melibatkan tim pemandu bakat serta pelatih dari berbagai daerah untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga. Kehadiran guest star pilihan tim talent scouting juga diharapkan mampu meningkatkan atmosfer kompetitif sekaligus mempercepat perkembangan para peserta.
“Tim pemandu bakat kami melihat persaingan yang jauh lebih merata dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. All-Star tahun ini juga menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional yang membuka jalan bagi pemain terbaik menuju turnamen berskala internasional. Namun yang paling penting, ini adalah momen bagi mereka untuk menikmati permainan, menciptakan sejarah, dan membangun kenangan indah sebagai langkah awal menuju puncak karier. Tugas pelatih bukan memaksa mereka menang, tetapi membantu mereka berkembang hingga mencapai potensi terbaik di masa depan,” kata Jacksen.
Pembagian Grup
Undian fase grup MLSC All-Stars 2026 telah dilakukan pada Minggu (21/6). Hasilnya:
Grup A: Surabaya, Jakarta, Malang, Samarinda
Grup B: Solo, Yogyakarta, Semarang, Banjarmasin
Grup C: Kudus, Bandung, Tangerang, Bekasi
Fase grup akan berlangsung pada 23-25 Juni menggunakan sistem setengah kompetisi. Setiap kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan nol poin.
Juara dan runner-up masing-masing grup akan lolos ke perempat final bersama dua tim peringkat ketiga terbaik. Babak perempat final digelar pada 26 Juni, sedangkan semifinal dan final berlangsung hingga 28 Juni dengan sistem gugur. Jika pertandingan berakhir imbang di fase knockout, pemenang akan ditentukan melalui adu penalti.
Libatkan Lebih dari 25 Ribu Peserta
Business Unit Head Dairy PT Global Dairy Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, menyebut MLSC All-Stars 2026 menjadi penanda berakhirnya satu musim kompetisi yang melibatkan 25.727 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan para pemain tampil di Kudus menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus potensi sepak bola putri usia dini yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Kami mengapresiasi semangat, kerja keras, dan perjuangan seluruh peserta dari 12 kota yang telah mengikuti rangkaian MilkLife Soccer Challenge 2026. Perjalanan hingga mencapai All-Stars tentu bukan hal mudah dan menjadi bukti dedikasi mereka dalam mengembangkan kemampuan di bidang sepak bola. Tunjukkan sportivitas, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk terus berkembang di setiap pertandingan. Jadikan pengalaman ini sebagai momentum untuk belajar, berprestasi, dan menginspirasi lebih banyak anak perempuan Indonesia agar berani mengejar mimpinya melalui sepak bola. Saatnya #BeraniCetakGol,” ujar Didiet.
MLSC merupakan bagian dari ekosistem pengembangan sepak bola putri Indonesia yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui program Women’s Soccer Trilogy 2026. Selain MLSC All-Stars (23-28 Juni), rangkaian tersebut juga mencakup HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15 & U-18 (5-12 Juli) dan Srikandi Merdeka Cup U-16 (14-23 Agustus) persembahan Caffino.
Masyarakat dapat memantau jadwal pertandingan, hasil, klasemen, hingga daftar pencetak gol melalui situs resmi MilkLife Soccer Challenge, serta menyaksikan seluruh pertandingan MLSC All-Stars 2026 secara langsung melalui kanal YouTube resmi MilkLife Soccer Challenge.
(sto)
Lihat Juga :